<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Rumah Digusur, Penghuni Coba Bunuh Diri</title><description>Eksekusi sebuah rumah di Bogor Jawa Barat berakhir ricuh. Pemilik rumah terlibat baku hantam dengan petugas Sat Pol PP.</description><link>https://news.okezone.com/read/2011/12/21/338/545343/rumah-digusur-penghuni-coba-bunuh-diri</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2011/12/21/338/545343/rumah-digusur-penghuni-coba-bunuh-diri"/><item><title>Rumah Digusur, Penghuni Coba Bunuh Diri</title><link>https://news.okezone.com/read/2011/12/21/338/545343/rumah-digusur-penghuni-coba-bunuh-diri</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2011/12/21/338/545343/rumah-digusur-penghuni-coba-bunuh-diri</guid><pubDate>Rabu 21 Desember 2011 13:51 WIB</pubDate><dc:creator>Endang Gunawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2011/12/21/338/545343/iXVq0G6BkT.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (foto:Ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2011/12/21/338/545343/iXVq0G6BkT.jpg</image><title>Ilustrasi (foto:Ist)</title></images><description>BOGOR- Eksekusi sebuah rumah di Bogor Jawa Barat berakhir ricuh. Pemilik rumah terlibat baku hantam dengan petugas Sat Pol PP. Seorang anggota keluarga pemilik rumah, bahkan nekat berniat bunuh diri&amp;nbsp; minum cairan pemutih untuk menggagalkan pembongkaran. Kejadian berawal saat keluarga Nuriyah, pemilik rumah seluas 3.000 meter di kawasan pemakaman Gunung Gadung Bogor ini protes terhadap ratusan Petugas Satpol PP yang akan melakukan eksekusi pembongkaran rumah yang telah di tempatinya selama dua tahun tersebut. Aksi protes keluarga ini terus berlanjut hingga terlibat kericuhan dan aksi saling pukul dengan petugas, Rabu (21/12/2011).Beberapa anggota keluarga terus melakukan perlawanan saat petugas mengeluarkan barang barang dari dalam rumah. Seorang anggota keluarga juga nekat melakukan aksinya dengan meminum cairan pemutih hingga harus dilarikan ke Rumah Sakit. Sementara akibat dari aksi perlawanan tersebut beberapa anggota keluarga pemilik rumah terpaksa diamankan petugas. Nuriyah, pemilik rumah mengaku menolak eksekusi karena merasa telah secara sah membeli lahan dan memiliki rumah tersebut dari seseorang yang mengaku sebagai pemilik lahan di kawasan pemakaman tersebut. Sementara itu pemerintah Kota Bogor mengaku pembongkaran tersebut dilakukan karena rumah yang ditempati tidak memiliki izin dan berada di lahan pemakaman milik pemerintah Kota Bogor. Setelah melakukan upaya paksa akhirnya petugas berhasil merobohkan rumah tersebut.</description><content:encoded>BOGOR- Eksekusi sebuah rumah di Bogor Jawa Barat berakhir ricuh. Pemilik rumah terlibat baku hantam dengan petugas Sat Pol PP. Seorang anggota keluarga pemilik rumah, bahkan nekat berniat bunuh diri&amp;nbsp; minum cairan pemutih untuk menggagalkan pembongkaran. Kejadian berawal saat keluarga Nuriyah, pemilik rumah seluas 3.000 meter di kawasan pemakaman Gunung Gadung Bogor ini protes terhadap ratusan Petugas Satpol PP yang akan melakukan eksekusi pembongkaran rumah yang telah di tempatinya selama dua tahun tersebut. Aksi protes keluarga ini terus berlanjut hingga terlibat kericuhan dan aksi saling pukul dengan petugas, Rabu (21/12/2011).Beberapa anggota keluarga terus melakukan perlawanan saat petugas mengeluarkan barang barang dari dalam rumah. Seorang anggota keluarga juga nekat melakukan aksinya dengan meminum cairan pemutih hingga harus dilarikan ke Rumah Sakit. Sementara akibat dari aksi perlawanan tersebut beberapa anggota keluarga pemilik rumah terpaksa diamankan petugas. Nuriyah, pemilik rumah mengaku menolak eksekusi karena merasa telah secara sah membeli lahan dan memiliki rumah tersebut dari seseorang yang mengaku sebagai pemilik lahan di kawasan pemakaman tersebut. Sementara itu pemerintah Kota Bogor mengaku pembongkaran tersebut dilakukan karena rumah yang ditempati tidak memiliki izin dan berada di lahan pemakaman milik pemerintah Kota Bogor. Setelah melakukan upaya paksa akhirnya petugas berhasil merobohkan rumah tersebut.</content:encoded></item></channel></rss>
