<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Korban Longsor Wonosobo Dapat Bantuan Rp500 Juta </title><description>&amp;rdquo;Kalau nanti setelah ada assessment kerusakan baru naik apa yang harus dibantu apakah untuk infrastruktur atau untuk bantuan-bantuan yang lain.&quot;</description><link>https://news.okezone.com/read/2011/12/21/340/545397/korban-longsor-wonosobo-dapat-bantuan-rp500-juta</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2011/12/21/340/545397/korban-longsor-wonosobo-dapat-bantuan-rp500-juta"/><item><title>Korban Longsor Wonosobo Dapat Bantuan Rp500 Juta </title><link>https://news.okezone.com/read/2011/12/21/340/545397/korban-longsor-wonosobo-dapat-bantuan-rp500-juta</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2011/12/21/340/545397/korban-longsor-wonosobo-dapat-bantuan-rp500-juta</guid><pubDate>Rabu 21 Desember 2011 15:07 WIB</pubDate><dc:creator>K. Yudha Wirakusuma</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2011/12/21/340/545397/DOqIqT5ls9.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Agung Laksono (Foto: Dok Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2011/12/21/340/545397/DOqIqT5ls9.jpg</image><title>Agung Laksono (Foto: Dok Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Pemerintah melalui Kementerian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) mengucurkan dana sebesar Rp500 juta guna membantu korban banjir bandang dan tanah longsor di Desa Tieng, Kecamatan Kejejer, Wonosobo, Jawa Tengah.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Sudah, berupa tenda, kantong-kantong, logisitik makan siap saji dan uang,
Rp500 juta untuk tanggap darurat,&amp;rdquo; kata Menko Kesra Agung Laksono di Kompleks Istana Presiden, Jalan Veteran, jakarta Pusat, Rabu (21/12/20110).
&amp;nbsp;
Ia mengatakan bahwa bantuan Rp500 juta tersebut adalah bantuan tanggap darurat. &amp;rdquo;Kalau nanti setelah ada assessment kerusakan baru naik apa yang harus dibantu apakah untuk infrastruktur atau untuk bantuan-bantuan yang lain,&amp;rdquo; singkatnya.
&amp;nbsp;
Untuk korban bencana yang rumahnya hancur total, kata Agung, akan mendapatkan bantuan sebesar Rp30 juta. Sementara korban meninggal dunia akan mendapatkan santuan dari Kementerian Sosial sebesar Rp10 juta-Rp15 juta.
&amp;nbsp;
Seperti diberitakan sebelumnya Kepala Pusat Data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, total korban 9 orang meninggal dunia dan dua orang masih hilang terkait banjir bandang dan tanah longsor di Desa Tieng, Kecamatan Kejejer, Wonosobo, Jawa Tengah.
&amp;nbsp;
Dalam kaitan ini BNPB telah membantu Rp250 juta melalui dana siap pakai untuk operasional darurat di Wonosobo. &amp;ldquo;Saat ini 554 orang (172 KK) pengungsi masih di lokasi pengungsian. Pembersihan puing-puing material longsor sudah diselesaikan sekitar 25 persen. Logistik dan permakanan mencukupi untuk kebutuhan pengungsi. Bantuan masih berdatangan,&amp;rdquo; pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Pemerintah melalui Kementerian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) mengucurkan dana sebesar Rp500 juta guna membantu korban banjir bandang dan tanah longsor di Desa Tieng, Kecamatan Kejejer, Wonosobo, Jawa Tengah.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Sudah, berupa tenda, kantong-kantong, logisitik makan siap saji dan uang,
Rp500 juta untuk tanggap darurat,&amp;rdquo; kata Menko Kesra Agung Laksono di Kompleks Istana Presiden, Jalan Veteran, jakarta Pusat, Rabu (21/12/20110).
&amp;nbsp;
Ia mengatakan bahwa bantuan Rp500 juta tersebut adalah bantuan tanggap darurat. &amp;rdquo;Kalau nanti setelah ada assessment kerusakan baru naik apa yang harus dibantu apakah untuk infrastruktur atau untuk bantuan-bantuan yang lain,&amp;rdquo; singkatnya.
&amp;nbsp;
Untuk korban bencana yang rumahnya hancur total, kata Agung, akan mendapatkan bantuan sebesar Rp30 juta. Sementara korban meninggal dunia akan mendapatkan santuan dari Kementerian Sosial sebesar Rp10 juta-Rp15 juta.
&amp;nbsp;
Seperti diberitakan sebelumnya Kepala Pusat Data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, total korban 9 orang meninggal dunia dan dua orang masih hilang terkait banjir bandang dan tanah longsor di Desa Tieng, Kecamatan Kejejer, Wonosobo, Jawa Tengah.
&amp;nbsp;
Dalam kaitan ini BNPB telah membantu Rp250 juta melalui dana siap pakai untuk operasional darurat di Wonosobo. &amp;ldquo;Saat ini 554 orang (172 KK) pengungsi masih di lokasi pengungsian. Pembersihan puing-puing material longsor sudah diselesaikan sekitar 25 persen. Logistik dan permakanan mencukupi untuk kebutuhan pengungsi. Bantuan masih berdatangan,&amp;rdquo; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
