<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pramono: Tahun 2011 Luar Biasa Hiruk Pikuknya</title><description>Politikus senior PDI Perjuangan ini menyesalkan ketidakmampuan  pemerintah melalui aparat penegak hukum menyelesaikan kasus yang menyita  perhatian publik.</description><link>https://news.okezone.com/read/2011/12/22/339/545821/pramono-tahun-2011-luar-biasa-hiruk-pikuknya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2011/12/22/339/545821/pramono-tahun-2011-luar-biasa-hiruk-pikuknya"/><item><title>Pramono: Tahun 2011 Luar Biasa Hiruk Pikuknya</title><link>https://news.okezone.com/read/2011/12/22/339/545821/pramono-tahun-2011-luar-biasa-hiruk-pikuknya</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2011/12/22/339/545821/pramono-tahun-2011-luar-biasa-hiruk-pikuknya</guid><pubDate>Kamis 22 Desember 2011 12:29 WIB</pubDate><dc:creator>Ferdinan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2011/12/22/339/545821/FmyXpGC18M.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pramono Anung (Foto: Dok Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2011/12/22/339/545821/FmyXpGC18M.jpg</image><title>Pramono Anung (Foto: Dok Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Wakil Ketua DPR Pramono Anung menyebut tahun 2011 sebagai tahun tersibuk. Aneka persoalan hukum dan ketidakstabilan situasi politik membuat energi pemerintah terkuras.
&amp;nbsp;
&quot;Tahun 2011 ini saya lihat sebenarnya ini tahun tidak produktif. Karena hiruk pikuk terlalu berlebihan sehingga momentum kita terutama momentum ekonomi tidak termanfaatkan secara baik,&quot; kata Pramono di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (22/12/2011).
&amp;nbsp;
Hiruk pikuk ini, kata Pramono disebabkan menumpuknya perkara hukum yang tidak terselesaikan. Akibatnya, situasi politik pun makin memanas.
&amp;nbsp;
&quot;Terlalu banyak persoalan yang tidak terselesaikan. Kasus cicak-buaya, Susno, Gayus, Nazaruddin, Nunun dan banyak persoalan-persoalan besar lainnya itu tidak terselesaikan. Jadi yang ada hanya hiruk pikuk,&quot; sambungnya.
&amp;nbsp;
Politikus senior PDI Perjuangan ini menyesalkan ketidakmampuan pemerintah melalui aparat penegak hukum menyelesaikan kasus yang menyita perhatian publik.
&amp;nbsp;
&quot;Inti dari persoalan itu sendiri tumpang tindih, tertimbun begitu. Jadi satu persoalan belum selesai tertimbun persoalan lain. Nazar tertimbun Nunun, Nunun masih setengah-setengah ada Mesuji. Ini harus jadi refleksi untuk melakukan perbaikan,&quot; imbuhnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Wakil Ketua DPR Pramono Anung menyebut tahun 2011 sebagai tahun tersibuk. Aneka persoalan hukum dan ketidakstabilan situasi politik membuat energi pemerintah terkuras.
&amp;nbsp;
&quot;Tahun 2011 ini saya lihat sebenarnya ini tahun tidak produktif. Karena hiruk pikuk terlalu berlebihan sehingga momentum kita terutama momentum ekonomi tidak termanfaatkan secara baik,&quot; kata Pramono di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (22/12/2011).
&amp;nbsp;
Hiruk pikuk ini, kata Pramono disebabkan menumpuknya perkara hukum yang tidak terselesaikan. Akibatnya, situasi politik pun makin memanas.
&amp;nbsp;
&quot;Terlalu banyak persoalan yang tidak terselesaikan. Kasus cicak-buaya, Susno, Gayus, Nazaruddin, Nunun dan banyak persoalan-persoalan besar lainnya itu tidak terselesaikan. Jadi yang ada hanya hiruk pikuk,&quot; sambungnya.
&amp;nbsp;
Politikus senior PDI Perjuangan ini menyesalkan ketidakmampuan pemerintah melalui aparat penegak hukum menyelesaikan kasus yang menyita perhatian publik.
&amp;nbsp;
&quot;Inti dari persoalan itu sendiri tumpang tindih, tertimbun begitu. Jadi satu persoalan belum selesai tertimbun persoalan lain. Nazar tertimbun Nunun, Nunun masih setengah-setengah ada Mesuji. Ini harus jadi refleksi untuk melakukan perbaikan,&quot; imbuhnya.</content:encoded></item></channel></rss>
