<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Anas: Jangan Ragukan Audit Forensik Century</title><description>Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum meminta partai politik di DPR tidak meragukan kesahihan audit forensik kasus Bank Century yang dikerjakan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).</description><link>https://news.okezone.com/read/2011/12/23/339/546409/anas-jangan-ragukan-audit-forensik-century</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2011/12/23/339/546409/anas-jangan-ragukan-audit-forensik-century"/><item><title>Anas: Jangan Ragukan Audit Forensik Century</title><link>https://news.okezone.com/read/2011/12/23/339/546409/anas-jangan-ragukan-audit-forensik-century</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2011/12/23/339/546409/anas-jangan-ragukan-audit-forensik-century</guid><pubDate>Jum'at 23 Desember 2011 14:17 WIB</pubDate><dc:creator>Ferdinan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2011/12/23/339/546409/bteD70Lihu.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Anas Urbaningrum</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2011/12/23/339/546409/bteD70Lihu.jpg</image><title>Anas Urbaningrum</title></images><description>JAKARTA - Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum meminta partai politik di DPR tidak meragukan kesahihan audit forensik kasus Bank Century yang dikerjakan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Dulu ketika angket, hasil audit BPK dipuji-puji dan bahkan seolah menjadi &amp;lsquo;kitab suci&amp;rsquo; yang mendasari angket. Sekarang, bakal hasil audit forensik diragukan dan bahkan diserang,&amp;rdquo; kata Anas dalam pesan singkatnya kepada wartawan, Jumat (23/12/2011)
&amp;nbsp;
Menurutnya, fraksi parpol di DPR harus konsisten untuk mendukung pemeriksaan yang dilakukan BPK. &amp;ldquo;Mestinya ada konsistensi. Jangan dipuji karena sejalan dengan kepentingan dan kemudian dicaci karena tidak menopang kepentingan,&amp;rdquo; tandasnya.
&amp;nbsp;
Sebelumnya Ketua Fraksi PDIP di DPR Tjahjo Kumolo menyebut hasil audit forensik Century mengecewakan. &amp;ldquo;Laporan audit forensik BPK yang akan diserahkan ke DPR tidak ada hal baru dan jauh dari harapan. Tekanan kekuasaan berhasil mereduksi audit forensik tersebut,&amp;rdquo; kata Tjahjo.
&amp;nbsp;
Menurut Tjahjo, hasil audit forensik tak jauh beda dengan laporan audit investigasi yang sebelumnya diserahkan BPK. Tidak ada pengungkapan aliran dana detail seperti yang diharapkan DPR.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;BPK hanya mengungkap ada aliran dana ke PT MNP penerbit koran milik partai tertentu saja pada periode 2006-2009 senilai Rp100,95 miliar,&amp;rdquo; ujarnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum meminta partai politik di DPR tidak meragukan kesahihan audit forensik kasus Bank Century yang dikerjakan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Dulu ketika angket, hasil audit BPK dipuji-puji dan bahkan seolah menjadi &amp;lsquo;kitab suci&amp;rsquo; yang mendasari angket. Sekarang, bakal hasil audit forensik diragukan dan bahkan diserang,&amp;rdquo; kata Anas dalam pesan singkatnya kepada wartawan, Jumat (23/12/2011)
&amp;nbsp;
Menurutnya, fraksi parpol di DPR harus konsisten untuk mendukung pemeriksaan yang dilakukan BPK. &amp;ldquo;Mestinya ada konsistensi. Jangan dipuji karena sejalan dengan kepentingan dan kemudian dicaci karena tidak menopang kepentingan,&amp;rdquo; tandasnya.
&amp;nbsp;
Sebelumnya Ketua Fraksi PDIP di DPR Tjahjo Kumolo menyebut hasil audit forensik Century mengecewakan. &amp;ldquo;Laporan audit forensik BPK yang akan diserahkan ke DPR tidak ada hal baru dan jauh dari harapan. Tekanan kekuasaan berhasil mereduksi audit forensik tersebut,&amp;rdquo; kata Tjahjo.
&amp;nbsp;
Menurut Tjahjo, hasil audit forensik tak jauh beda dengan laporan audit investigasi yang sebelumnya diserahkan BPK. Tidak ada pengungkapan aliran dana detail seperti yang diharapkan DPR.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;BPK hanya mengungkap ada aliran dana ke PT MNP penerbit koran milik partai tertentu saja pada periode 2006-2009 senilai Rp100,95 miliar,&amp;rdquo; ujarnya.</content:encoded></item></channel></rss>
