<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Oknum Anggota TNI Kodim Sumenep Terlibat Penyelundupan Imigran Gelap</title><description>Satu oknum anggota TNI dari Kodim Sumenep, Madura diduga juga terlibat  dalam kasus penyelundupan imigran gelap yang kapalnya tenggelam di  Perairan Watu Limo, Trenggalek.</description><link>https://news.okezone.com/read/2011/12/23/340/546612/oknum-anggota-tni-kodim-sumenep-terlibat-penyelundupan-imigran-gelap</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2011/12/23/340/546612/oknum-anggota-tni-kodim-sumenep-terlibat-penyelundupan-imigran-gelap"/><item><title>Oknum Anggota TNI Kodim Sumenep Terlibat Penyelundupan Imigran Gelap</title><link>https://news.okezone.com/read/2011/12/23/340/546612/oknum-anggota-tni-kodim-sumenep-terlibat-penyelundupan-imigran-gelap</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2011/12/23/340/546612/oknum-anggota-tni-kodim-sumenep-terlibat-penyelundupan-imigran-gelap</guid><pubDate>Jum'at 23 Desember 2011 19:07 WIB</pubDate><dc:creator>Nurul Arifin</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2011/12/23/340/546612/7beVQhnrcs.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Ilustrasi</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2011/12/23/340/546612/7beVQhnrcs.jpg</image><title>Foto: Ilustrasi</title></images><description>SURABAYA - Satu oknum anggota TNI dari Kodim Sumenep, Madura diduga juga terlibat dalam kasus penyelundupan imigran gelap yang kapalnya tenggelam di Perairan Watu Limo, Trenggalek. Hal tersebut dikatakan Kepala Penerangan Komando Daerah Militer V Brawijaya, Kolonel (Inf) Sugiyono saat dikonfirmasi okezone, Jumat (23/11/2011).&quot;Kasus ini juga melibatkan satu anggota TNI dari Kodim Sumenem yang berinsial Serka K yang saat ini sudah berada di Makodam V/Brawijaya dan akan diperiksa di Pomdam,&quot; kata Sugiyono.Dia menjelaskan, keterlibatan beberapa anggota TNI ini bermula dari ada pesanan kapal oleh seorang warga sipil yang bernama Bambang untuk tumpangan ratusan imigran gelap itu. Bambang sendiri saat ini sudah ditahan di Ditpol Air Polda Jatim. Bambang memesan kapal kepada Serka K. Setelah meneriman pesanan itu, rupanya Serka K meminta kepada temannya yang saat itu bekerja sebagai PNS di Kodim Tulungagung berinisial BS.&quot;BS kemudian berkordinasi dengan 3 oknum anggota TNI di Kodim tersebut,&quot; jelasnya.Sugiyono mengatakan karena pertimbangan keterlibatan anggota TNI diluar wilayah hukum Denpom Militer V/I Madiun, maka kasus ini dilimpahkan ke Pomdam V/Brawijaya. Hal itu karena Denpom Madiun memiliki kewenagan yang terbatas.Sugiyono juga menyebut, jika keempat oknum ini statusnya meningkat menjadi tersangka, maka proses selanjutnya akan diteruskan ke Dilmil (Pengadilan Militer). Dan sanksi terberat yang dijatuhkan adalan pencopotan. &quot;Saat ini statusnya masih terperiksa,&quot; tandasnya. (sus) </description><content:encoded>SURABAYA - Satu oknum anggota TNI dari Kodim Sumenep, Madura diduga juga terlibat dalam kasus penyelundupan imigran gelap yang kapalnya tenggelam di Perairan Watu Limo, Trenggalek. Hal tersebut dikatakan Kepala Penerangan Komando Daerah Militer V Brawijaya, Kolonel (Inf) Sugiyono saat dikonfirmasi okezone, Jumat (23/11/2011).&quot;Kasus ini juga melibatkan satu anggota TNI dari Kodim Sumenem yang berinsial Serka K yang saat ini sudah berada di Makodam V/Brawijaya dan akan diperiksa di Pomdam,&quot; kata Sugiyono.Dia menjelaskan, keterlibatan beberapa anggota TNI ini bermula dari ada pesanan kapal oleh seorang warga sipil yang bernama Bambang untuk tumpangan ratusan imigran gelap itu. Bambang sendiri saat ini sudah ditahan di Ditpol Air Polda Jatim. Bambang memesan kapal kepada Serka K. Setelah meneriman pesanan itu, rupanya Serka K meminta kepada temannya yang saat itu bekerja sebagai PNS di Kodim Tulungagung berinisial BS.&quot;BS kemudian berkordinasi dengan 3 oknum anggota TNI di Kodim tersebut,&quot; jelasnya.Sugiyono mengatakan karena pertimbangan keterlibatan anggota TNI diluar wilayah hukum Denpom Militer V/I Madiun, maka kasus ini dilimpahkan ke Pomdam V/Brawijaya. Hal itu karena Denpom Madiun memiliki kewenagan yang terbatas.Sugiyono juga menyebut, jika keempat oknum ini statusnya meningkat menjadi tersangka, maka proses selanjutnya akan diteruskan ke Dilmil (Pengadilan Militer). Dan sanksi terberat yang dijatuhkan adalan pencopotan. &quot;Saat ini statusnya masih terperiksa,&quot; tandasnya. (sus) </content:encoded></item></channel></rss>
