<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bayi Seberat 6 Ons Itu Akhirnya Pergi Menyusul Ibunya</title><description>Melani yang kekurangan berat badan ini tidak sempat mendapatkan perawatan dokter karena orangtuanya tak punya biaya.</description><link>https://news.okezone.com/read/2011/12/25/338/546924/bayi-seberat-6-ons-itu-akhirnya-pergi-menyusul-ibunya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2011/12/25/338/546924/bayi-seberat-6-ons-itu-akhirnya-pergi-menyusul-ibunya"/><item><title>Bayi Seberat 6 Ons Itu Akhirnya Pergi Menyusul Ibunya</title><link>https://news.okezone.com/read/2011/12/25/338/546924/bayi-seberat-6-ons-itu-akhirnya-pergi-menyusul-ibunya</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2011/12/25/338/546924/bayi-seberat-6-ons-itu-akhirnya-pergi-menyusul-ibunya</guid><pubDate>Minggu 25 Desember 2011 10:27 WIB</pubDate><dc:creator>Amba Dini Sekarningrum</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2011/12/25/338/546924/bMloIF9wGK.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi bayi dirawat di inkubator (Foto: Dok Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2011/12/25/338/546924/bMloIF9wGK.jpg</image><title>Ilustrasi bayi dirawat di inkubator (Foto: Dok Okezone)</title></images><description>TANGERANG - Melani Hidayah, warga Nerogtog, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang yang lahir dengan berat 6 ons dan panjang 30 sentimeter pada 7 Desember 2011 lalu, akhirnya menghembuskan napas terakhir pagi ini.
&amp;nbsp;
Melani yang kekurangan berat badan ini tidak sempat mendapatkan perawatan dokter karena orangtuanya tak punya biaya. &amp;ldquo;Melani meninggal tepat tujuh hari setelah ibunya meninggal, hari ini Melani berumur 18 hari, ia meninggal setelah saya keluarkan dari inkubator di rumah jam 04.00 WIB,&quot; kata Rita, tante Melani yang selama ini merawat Melani.
&amp;nbsp;
Ia juga mengatakan bahwa yang pertama mengetahui meninggalnya Melani adalah neneknya, Karmila yang pagi itu hendak melihat kondisi cucunya itu. &quot;Sebenarnya Melani semalam tidur di inkubator tapi dia terus meronta, sepertinya tidak mau, akhirnya saya keluarkan,&quot; ujarnya.
&amp;nbsp;
Selama ini keluarga Melani tidak membawa bayi malang ini ke rumah sakit untuk mendapatkan pengobatan, dikarenakan kekurangan biaya dan sudah kecewa dengan pihak rumah sakit yang menangani proses kelahiran Melani.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Rumah sakit tidak serius menangani Melani waktu lahir, sampai-sampai tali pusarnya saja tidak diperban, kami akhirnya merawat Melani di rumah dan mendapatkan sumbangan inkubator dari dermawan,&quot; pungkasnya.
&amp;nbsp;
Jenazah Melani dimakamkan pagi ini tepatnya pukul 08.00 WIB di depan rumah tantenya, Rita.</description><content:encoded>TANGERANG - Melani Hidayah, warga Nerogtog, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang yang lahir dengan berat 6 ons dan panjang 30 sentimeter pada 7 Desember 2011 lalu, akhirnya menghembuskan napas terakhir pagi ini.
&amp;nbsp;
Melani yang kekurangan berat badan ini tidak sempat mendapatkan perawatan dokter karena orangtuanya tak punya biaya. &amp;ldquo;Melani meninggal tepat tujuh hari setelah ibunya meninggal, hari ini Melani berumur 18 hari, ia meninggal setelah saya keluarkan dari inkubator di rumah jam 04.00 WIB,&quot; kata Rita, tante Melani yang selama ini merawat Melani.
&amp;nbsp;
Ia juga mengatakan bahwa yang pertama mengetahui meninggalnya Melani adalah neneknya, Karmila yang pagi itu hendak melihat kondisi cucunya itu. &quot;Sebenarnya Melani semalam tidur di inkubator tapi dia terus meronta, sepertinya tidak mau, akhirnya saya keluarkan,&quot; ujarnya.
&amp;nbsp;
Selama ini keluarga Melani tidak membawa bayi malang ini ke rumah sakit untuk mendapatkan pengobatan, dikarenakan kekurangan biaya dan sudah kecewa dengan pihak rumah sakit yang menangani proses kelahiran Melani.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Rumah sakit tidak serius menangani Melani waktu lahir, sampai-sampai tali pusarnya saja tidak diperban, kami akhirnya merawat Melani di rumah dan mendapatkan sumbangan inkubator dari dermawan,&quot; pungkasnya.
&amp;nbsp;
Jenazah Melani dimakamkan pagi ini tepatnya pukul 08.00 WIB di depan rumah tantenya, Rita.</content:encoded></item></channel></rss>
