<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Nunun Nurbaetie Diperiksa KPK Hari Ini</title><description>Setelah dua kali menjalani rawat inap di rumah sakit berbeda, Nunun Nurbaetie diperiksa KPK hari ini.</description><link>https://news.okezone.com/read/2011/12/27/339/547587/nunun-nurbaetie-diperiksa-kpk-hari-ini</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2011/12/27/339/547587/nunun-nurbaetie-diperiksa-kpk-hari-ini"/><item><title>Nunun Nurbaetie Diperiksa KPK Hari Ini</title><link>https://news.okezone.com/read/2011/12/27/339/547587/nunun-nurbaetie-diperiksa-kpk-hari-ini</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2011/12/27/339/547587/nunun-nurbaetie-diperiksa-kpk-hari-ini</guid><pubDate>Selasa 27 Desember 2011 08:28 WIB</pubDate><dc:creator>Misbahol Munir, Bagus Santosa</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2011/12/27/339/547587/YTSSxk34Mu.jpg" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2011/12/27/339/547587/YTSSxk34Mu.jpg</image><title></title></images><description>JAKARTA - Setelah dua kali menjalani rawat inap di rumah sakit berbeda, tersangka kasus suap pemilihan Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (BI) Nunun Nurbaetie dijadwalkan menjalani pemeriksaan hari ini.Informasi pemeriksaan ini disampaikan Wakil Menteri Hukum dan HAM Denny Indrayana. &quot;Karutan Pondok Bambu melapor kepada saya bahwa pagi ini Ibu Nunun Nurbaetie dibon KPK untuk pemeriksa. Surat bon tersebut diterima Karutan semalam tanggal 26 Desember 2011 pukul 23.45 WIB,&quot; kata Denny dalam pesan BlackBerry yang diterima okezone, Selasa (27/12/2011).Sebelumnya, Nunun lewat kuasa hukumnya, Ina Rachman pernah meminta agar KPK memeriksanya ditempat yang aman, nyaman, dan tentram. Permintaan ini dilakukan dengan alasan agar Nunun bisa memberikan keterangan dengan tenang. Namun mengenai pemeriksaan hari ini, Ina belum memberi kepastian. Nunun ditetapkan tersangka oleh KPK pada 24 Februari 2011. Istri mantan Wakapolri Adang Daradjatun ini diduga berperan membagikan 480 cek pelawat senilai Rp24 miliar. Cek pelawat tersebut dibagikan kepada anggota Komisi Keuangan dan Perbankan DPR periode 1999-2004. Cek ini merupakan imbalan atas terpilihnya Miranda Swaray Goeltom sebagai Deputi Gubernur Senior (DGS) Bank Indonesia.</description><content:encoded>JAKARTA - Setelah dua kali menjalani rawat inap di rumah sakit berbeda, tersangka kasus suap pemilihan Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (BI) Nunun Nurbaetie dijadwalkan menjalani pemeriksaan hari ini.Informasi pemeriksaan ini disampaikan Wakil Menteri Hukum dan HAM Denny Indrayana. &quot;Karutan Pondok Bambu melapor kepada saya bahwa pagi ini Ibu Nunun Nurbaetie dibon KPK untuk pemeriksa. Surat bon tersebut diterima Karutan semalam tanggal 26 Desember 2011 pukul 23.45 WIB,&quot; kata Denny dalam pesan BlackBerry yang diterima okezone, Selasa (27/12/2011).Sebelumnya, Nunun lewat kuasa hukumnya, Ina Rachman pernah meminta agar KPK memeriksanya ditempat yang aman, nyaman, dan tentram. Permintaan ini dilakukan dengan alasan agar Nunun bisa memberikan keterangan dengan tenang. Namun mengenai pemeriksaan hari ini, Ina belum memberi kepastian. Nunun ditetapkan tersangka oleh KPK pada 24 Februari 2011. Istri mantan Wakapolri Adang Daradjatun ini diduga berperan membagikan 480 cek pelawat senilai Rp24 miliar. Cek pelawat tersebut dibagikan kepada anggota Komisi Keuangan dan Perbankan DPR periode 1999-2004. Cek ini merupakan imbalan atas terpilihnya Miranda Swaray Goeltom sebagai Deputi Gubernur Senior (DGS) Bank Indonesia.</content:encoded></item></channel></rss>
