<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gunung Lokon Kembali Meletus, Warga Diminta Waspada</title><description>Gunung Lokon, di Kota Tomohon, Sulawesi Utara kembali meletus. Dentuman dan getarannya terasa hingga radius  lima kilometer.</description><link>https://news.okezone.com/read/2011/12/27/340/547548/gunung-lokon-kembali-meletus-warga-diminta-waspada</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2011/12/27/340/547548/gunung-lokon-kembali-meletus-warga-diminta-waspada"/><item><title>Gunung Lokon Kembali Meletus, Warga Diminta Waspada</title><link>https://news.okezone.com/read/2011/12/27/340/547548/gunung-lokon-kembali-meletus-warga-diminta-waspada</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2011/12/27/340/547548/gunung-lokon-kembali-meletus-warga-diminta-waspada</guid><pubDate>Selasa 27 Desember 2011 04:15 WIB</pubDate><dc:creator>Bagus Santosa</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2011/12/27/340/547548/swZ1EteTwt.jpg" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2011/12/27/340/547548/swZ1EteTwt.jpg</image><title></title></images><description>JAKARTA - Gunung Lokon, di Kota Tomohon, Sulawesi Utara kembali meletus, Selasa (27/12) dini hari. Dentuman dan getarannya terasa hingga radius lima kilometer.&quot;Pada pukul 03:07:55 WITA Gunung Lokon di Kota Tomohon, Sulawesi Utara meletus kembali. Letusan, terdengar dentuman dan getaran dirasakan di Pos Gunung Lokon (jarak Lokon-Pos Gunung Lokon sekitar 5 km). Kolom asap letusan tidak teramati karena Gunung Lokon tertutup kabut,&quot; kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana) Sutopo dalam keterangan tertulis yang diterima okezone, Selasa (27/12/2011).Dia menambahkan, saat ini pihak terkait terus melakukan kordinasi untuk mengantisipasi karena adanya peningkatan aktivitas gunung tersebut. &quot;Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulawesi Utara terus berkoordinasi dengan (Pusat Vulkanotlogi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi dan aparat pemerintah lainnya dalam melakukan antisipasi terkait peningkatan aktivitas Gunung Lokon,&quot; tambahnya.Untuk saat ini, status Gunung tersebut masih dalam level siaga dan belum perlu dilakukan pemindahan warga ke tempat pengungsian. &quot;Hingga saat ini status Lokon masih Siaga (level III). Belum perlu ada pengungsian tapi masyarakat diminta tetap waspada,&quot; jelasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Gunung Lokon, di Kota Tomohon, Sulawesi Utara kembali meletus, Selasa (27/12) dini hari. Dentuman dan getarannya terasa hingga radius lima kilometer.&quot;Pada pukul 03:07:55 WITA Gunung Lokon di Kota Tomohon, Sulawesi Utara meletus kembali. Letusan, terdengar dentuman dan getaran dirasakan di Pos Gunung Lokon (jarak Lokon-Pos Gunung Lokon sekitar 5 km). Kolom asap letusan tidak teramati karena Gunung Lokon tertutup kabut,&quot; kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana) Sutopo dalam keterangan tertulis yang diterima okezone, Selasa (27/12/2011).Dia menambahkan, saat ini pihak terkait terus melakukan kordinasi untuk mengantisipasi karena adanya peningkatan aktivitas gunung tersebut. &quot;Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulawesi Utara terus berkoordinasi dengan (Pusat Vulkanotlogi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi dan aparat pemerintah lainnya dalam melakukan antisipasi terkait peningkatan aktivitas Gunung Lokon,&quot; tambahnya.Untuk saat ini, status Gunung tersebut masih dalam level siaga dan belum perlu dilakukan pemindahan warga ke tempat pengungsian. &quot;Hingga saat ini status Lokon masih Siaga (level III). Belum perlu ada pengungsian tapi masyarakat diminta tetap waspada,&quot; jelasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
