<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Presiden Filipina Tolak Berikan Grasi Kepada Arroyo</title><description>Presiden Filipina Benigno Aquino III mengatakan masih terlalu dini  untuk membicarakan pemberian grasi bagi Mantan Presiden Filipina Gloria  Macapagal Arroyo.</description><link>https://news.okezone.com/read/2011/12/28/411/548487/presiden-filipina-tolak-berikan-grasi-kepada-arroyo</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2011/12/28/411/548487/presiden-filipina-tolak-berikan-grasi-kepada-arroyo"/><item><title>Presiden Filipina Tolak Berikan Grasi Kepada Arroyo</title><link>https://news.okezone.com/read/2011/12/28/411/548487/presiden-filipina-tolak-berikan-grasi-kepada-arroyo</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2011/12/28/411/548487/presiden-filipina-tolak-berikan-grasi-kepada-arroyo</guid><pubDate>Rabu 28 Desember 2011 19:35 WIB</pubDate><dc:creator>Khairisa Ferida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2011/12/28/411/548487/nmzvn9PLvJ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Gloria Aroyo (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2011/12/28/411/548487/nmzvn9PLvJ.jpg</image><title>Gloria Aroyo (Foto: Reuters)</title></images><description>MANILA - Presiden Filipina Benigno Aquino III mengatakan masih terlalu dini untuk membicarakan pemberian grasi bagi Mantan Presiden Filipina Gloria Macapagal Arroyo.Sebelumnya Mantan Presiden Arroyo ditahan atas tuduhan melakukan kecurangan dalam pemilu.&quot;Ini jauh dari pemikiran saya,&quot; ujar Aquino dalam sebuah wawancara dengan stasiun tv lokal seperti dikutip Bernama, Rabu, (28/12/2011).Lebih lanjut Aquino mengatakan, &quot;pemberian grasi diatur oleh Dewan Pengampunan dan Pembebasan Bersyarat Filipina. Dimana tingkat penyesalan merupakan salah satu komponen penting yang diingatnya.&quot;&quot;Mantan Presiden Arroyo masih tidak mengakui tuduhan terhadapnya. Jadi jika dia tidak mau mengakui, dimana rasa penyesalan? Dimana kita dapat menemukan penyesalan disana,&quot; imbuhnya.Ketika disinggung tempat penahanan Arroyo kelak, Presiden Benigno menyerahkan sepenuhnya pada keputusan pengadilan.Arroyo saat ini tengah menjalani perawatan medis akibat penyakit punggung akut yang dideritanya. Dokter yang merawat Arroyo mengatakan, Arroyo juga menderita radang usus.Beberapa waktu lalu pengacara Arroyo sempat mengajukan permohonan agar Arroyo menjalani tahanan rumah, namun permohonan tersebut ditolak oleh pengadilan. </description><content:encoded>MANILA - Presiden Filipina Benigno Aquino III mengatakan masih terlalu dini untuk membicarakan pemberian grasi bagi Mantan Presiden Filipina Gloria Macapagal Arroyo.Sebelumnya Mantan Presiden Arroyo ditahan atas tuduhan melakukan kecurangan dalam pemilu.&quot;Ini jauh dari pemikiran saya,&quot; ujar Aquino dalam sebuah wawancara dengan stasiun tv lokal seperti dikutip Bernama, Rabu, (28/12/2011).Lebih lanjut Aquino mengatakan, &quot;pemberian grasi diatur oleh Dewan Pengampunan dan Pembebasan Bersyarat Filipina. Dimana tingkat penyesalan merupakan salah satu komponen penting yang diingatnya.&quot;&quot;Mantan Presiden Arroyo masih tidak mengakui tuduhan terhadapnya. Jadi jika dia tidak mau mengakui, dimana rasa penyesalan? Dimana kita dapat menemukan penyesalan disana,&quot; imbuhnya.Ketika disinggung tempat penahanan Arroyo kelak, Presiden Benigno menyerahkan sepenuhnya pada keputusan pengadilan.Arroyo saat ini tengah menjalani perawatan medis akibat penyakit punggung akut yang dideritanya. Dokter yang merawat Arroyo mengatakan, Arroyo juga menderita radang usus.Beberapa waktu lalu pengacara Arroyo sempat mengajukan permohonan agar Arroyo menjalani tahanan rumah, namun permohonan tersebut ditolak oleh pengadilan. </content:encoded></item></channel></rss>
