<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Istana Pantau Kinerja Menteri Pasca-Reshuffle</title><description>Perombakan kabinet yang dilakukan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada 20 Oktober lalu, diyakini bukan yang terakhir. </description><link>https://news.okezone.com/read/2011/12/29/339/549044/istana-pantau-kinerja-menteri-pasca-reshuffle</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2011/12/29/339/549044/istana-pantau-kinerja-menteri-pasca-reshuffle"/><item><title>Istana Pantau Kinerja Menteri Pasca-Reshuffle</title><link>https://news.okezone.com/read/2011/12/29/339/549044/istana-pantau-kinerja-menteri-pasca-reshuffle</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2011/12/29/339/549044/istana-pantau-kinerja-menteri-pasca-reshuffle</guid><pubDate>Kamis 29 Desember 2011 18:04 WIB</pubDate><dc:creator>K. Yudha Wirakusuma</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2011/12/29/339/549044/MdvMNmsUDG.jpg" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2011/12/29/339/549044/MdvMNmsUDG.jpg</image><title></title></images><description>JAKARTA - Perombakan kabinet yang dilakukan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada 20 Oktober lalu, diyakini bukan yang terakhir. Hal tersebut di sampaikan Sekretaris Kabinet Dipo Alam saat menggelarjumpa pers di Ruang Serbaguna Setneg, Jakarta Pusat. &quot;Jangan lupa termasuk saya sendiri reshuffle tidak berhenti kemarin,&quot; kata Dipo, Kamis (29/12/2011).Dipo menuturkan, setiap menteri harus bertanggungjawab dengan tugas yang diemban. Dia menyindir ulah menteri yang lepas tangan ketika dihempas isu negatif. &quot;Jadi menteri mau, tapi dalam kebersamaan kabinet ini, ketika ada berita-berita yang miring, ia enggan meluruskan. Saya kritik itu menteri-menteri seperti itu. Saya meminotor terus menteri-menteri yang harusnya dia berbicara, tapi diam saja di dalam tanggung jawabnya dia. Saya memonitor dan saya laporkan kepada Presiden,&quot; tuturnya.Tak cuma menteri, semua unsur pemerintahan, kata Dipo harus bekerja sama menyukseskan program yang telah diputuskan. &quot;Humasnya, menterinya, harus bersama-sama, karena kita ini sama-samapemerintahnya sama, mereka diangkat oleh presiden, pembantu Presiden, bertanggung jawab kepada Presiden, bukan partainya. Kalau tidak ya jangan jadi menteri,&quot; tutupnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Perombakan kabinet yang dilakukan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada 20 Oktober lalu, diyakini bukan yang terakhir. Hal tersebut di sampaikan Sekretaris Kabinet Dipo Alam saat menggelarjumpa pers di Ruang Serbaguna Setneg, Jakarta Pusat. &quot;Jangan lupa termasuk saya sendiri reshuffle tidak berhenti kemarin,&quot; kata Dipo, Kamis (29/12/2011).Dipo menuturkan, setiap menteri harus bertanggungjawab dengan tugas yang diemban. Dia menyindir ulah menteri yang lepas tangan ketika dihempas isu negatif. &quot;Jadi menteri mau, tapi dalam kebersamaan kabinet ini, ketika ada berita-berita yang miring, ia enggan meluruskan. Saya kritik itu menteri-menteri seperti itu. Saya meminotor terus menteri-menteri yang harusnya dia berbicara, tapi diam saja di dalam tanggung jawabnya dia. Saya memonitor dan saya laporkan kepada Presiden,&quot; tuturnya.Tak cuma menteri, semua unsur pemerintahan, kata Dipo harus bekerja sama menyukseskan program yang telah diputuskan. &quot;Humasnya, menterinya, harus bersama-sama, karena kita ini sama-samapemerintahnya sama, mereka diangkat oleh presiden, pembantu Presiden, bertanggung jawab kepada Presiden, bukan partainya. Kalau tidak ya jangan jadi menteri,&quot; tutupnya.</content:encoded></item></channel></rss>
