<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>PKS Kecam Pembakaran Pesantren Syiah di Madura</title><description>PKS menegaskan, tindakan anarkistis untuk merespons perbedaan pandangan, tidak dibenarkan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2011/12/29/340/548856/pks-kecam-pembakaran-pesantren-syiah-di-madura</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2011/12/29/340/548856/pks-kecam-pembakaran-pesantren-syiah-di-madura"/><item><title>PKS Kecam Pembakaran Pesantren Syiah di Madura</title><link>https://news.okezone.com/read/2011/12/29/340/548856/pks-kecam-pembakaran-pesantren-syiah-di-madura</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2011/12/29/340/548856/pks-kecam-pembakaran-pesantren-syiah-di-madura</guid><pubDate>Kamis 29 Desember 2011 14:07 WIB</pubDate><dc:creator>Misbahol Munir</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2011/12/29/340/548856/BlR3i7izby.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: Ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2011/12/29/340/548856/BlR3i7izby.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: Ist)</title></images><description>JAKARTA - Sekretaris Fraksi PKS di DPR, Abdul Hakim, menyesalkan peristiwa pembakaran pesantren beraliran Syiah di Sampang, Madura. Menurutnya tindakan anarkistis untuk merespons perbedaan pandangan, tidak dibenarkan. &quot;Kita tidak boleh menimbulkan anarkisme seperti itu. Kita negara hukum,kalau ada perbedaan pandangan ya seharusnya bisa diselesaikan denganmusyawarah atau dengan Jalur hukum,&quot; ujar Abdul Hakim kepada wartawan saat dihubungi, Kamis (29/12/2011).Abdul Hakim mengecam tindakan tersebut sebagai tindakan yang tidakterpuji. Perberdaan dalam pendapat merupakan hak setiap orang. &quot;Itu tindakan tidak terpuji. Perbedaan pandangan dan pendapat itu kan hakasasi manusia ya harus dihargai, dari kemanusiaan perilaku tidak terpuji. Saya mengecam tindakan anarkisme seperti itu,&quot; sesalnya.Seharusnya kata dia, sebagai negara yang memiliki keanekaragaman latar belakang, warganya harus saling menghargai. &quot;Perbedaan pandangan agama harus dihargai,&quot; kata dia.Abdul Hakim juga menyesalkan lambannya penangan oleh aparat penegak hukum. Polisi dinilai tidak dapat mengantisipasi dan merespon akan pengaduan terkait perselisihan yang terjadi di masyarakat. &quot;Seringkali aparat memang lamban, dalam menangani masalah seperti ini.Seharusnya tindakan-tindakan seperti ini polisi tanggap meresponterhadap pengaduan masyarakat,&quot; tandasnya.Kompleks Pesantren Islam Syiah di Dusun Nangkernang, Desa Karang Gayam, Kecamatan Omben, Kabupaten Sampang, dibakar massa. Diduga pembakaran dilakukan karena warga tidak menerima keberadaan kelompok Syiah.</description><content:encoded>JAKARTA - Sekretaris Fraksi PKS di DPR, Abdul Hakim, menyesalkan peristiwa pembakaran pesantren beraliran Syiah di Sampang, Madura. Menurutnya tindakan anarkistis untuk merespons perbedaan pandangan, tidak dibenarkan. &quot;Kita tidak boleh menimbulkan anarkisme seperti itu. Kita negara hukum,kalau ada perbedaan pandangan ya seharusnya bisa diselesaikan denganmusyawarah atau dengan Jalur hukum,&quot; ujar Abdul Hakim kepada wartawan saat dihubungi, Kamis (29/12/2011).Abdul Hakim mengecam tindakan tersebut sebagai tindakan yang tidakterpuji. Perberdaan dalam pendapat merupakan hak setiap orang. &quot;Itu tindakan tidak terpuji. Perbedaan pandangan dan pendapat itu kan hakasasi manusia ya harus dihargai, dari kemanusiaan perilaku tidak terpuji. Saya mengecam tindakan anarkisme seperti itu,&quot; sesalnya.Seharusnya kata dia, sebagai negara yang memiliki keanekaragaman latar belakang, warganya harus saling menghargai. &quot;Perbedaan pandangan agama harus dihargai,&quot; kata dia.Abdul Hakim juga menyesalkan lambannya penangan oleh aparat penegak hukum. Polisi dinilai tidak dapat mengantisipasi dan merespon akan pengaduan terkait perselisihan yang terjadi di masyarakat. &quot;Seringkali aparat memang lamban, dalam menangani masalah seperti ini.Seharusnya tindakan-tindakan seperti ini polisi tanggap meresponterhadap pengaduan masyarakat,&quot; tandasnya.Kompleks Pesantren Islam Syiah di Dusun Nangkernang, Desa Karang Gayam, Kecamatan Omben, Kabupaten Sampang, dibakar massa. Diduga pembakaran dilakukan karena warga tidak menerima keberadaan kelompok Syiah.</content:encoded></item></channel></rss>
