<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Mahasiswi IAIN Dibunuh Oknum TNI, Keluarga Tak Akan Damai</title><description>Pelaku sempat mengurus surat nikah ke kepala desa, namun bukan untuk menikahi perempuan yang telah dipacarinya sejak lama itu.</description><link>https://news.okezone.com/read/2011/12/31/340/549813/mahasiswi-iain-dibunuh-oknum-tni-keluarga-tak-akan-damai</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2011/12/31/340/549813/mahasiswi-iain-dibunuh-oknum-tni-keluarga-tak-akan-damai"/><item><title>Mahasiswi IAIN Dibunuh Oknum TNI, Keluarga Tak Akan Damai</title><link>https://news.okezone.com/read/2011/12/31/340/549813/mahasiswi-iain-dibunuh-oknum-tni-keluarga-tak-akan-damai</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2011/12/31/340/549813/mahasiswi-iain-dibunuh-oknum-tni-keluarga-tak-akan-damai</guid><pubDate>Sabtu 31 Desember 2011 21:10 WIB</pubDate><dc:creator></dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2011/12/31/340/549813/d8P368R6UM.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi mayat (dalje.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2011/12/31/340/549813/d8P368R6UM.jpg</image><title>Ilustrasi mayat (dalje.com)</title></images><description>DEMAK - Keluarga SF, perempuan 23 tahun yang tewas dibunuh oknum TNI yang bertugas di Kodam IV Diponegoro, Jawa Tengah, meminta kasus kematian anak mereka diusut hingga tuntas. Keluarga korban menegaskan tidak akan menempuh jalan damai.Syaiful Adnan, paman korban, mengaku keluarga tidak menyangka, Sertu HE yang masih tetangga di Desa Banyumeneng, Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak, Jateng, itu tega membunuh keponakannya. Korban dan pelaku sudah berpacaran sejak beberapa tahun lalu.Sementara itu Kepala Desa Banyumeneng, Muhammad Naim, mengatakan tiga hari sebelum pembunuhan SF, pelaku meminta surat pengantar untuk menikah. Namun dalam surat pengantar tersebut, HE bukan menikah dengan korban. melainkan dengan perempuan lain asal Pati.Konflik cinta segitiga inilah yang diduga menjadi motif pembunuhan terhadap mahasiswi IAIN Wali Songo Semarang yang juga guru bahasa Inggris di sebuah madrasah tsanawiyah itu.Seperti diketahui, SF ditemukan tewas tanpa identitas dengan luka jeratan di leher dan pukulan benda keras di wajah di hotel kawasan wisata Bandungan, Kabupaten Semarang. Pelaku kini diperiksa di Denpom Salatiga.Jenazah korban dimakamkan di area pemakaman Ki Ageng Giri pada Jumat sore kemarin.</description><content:encoded>DEMAK - Keluarga SF, perempuan 23 tahun yang tewas dibunuh oknum TNI yang bertugas di Kodam IV Diponegoro, Jawa Tengah, meminta kasus kematian anak mereka diusut hingga tuntas. Keluarga korban menegaskan tidak akan menempuh jalan damai.Syaiful Adnan, paman korban, mengaku keluarga tidak menyangka, Sertu HE yang masih tetangga di Desa Banyumeneng, Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak, Jateng, itu tega membunuh keponakannya. Korban dan pelaku sudah berpacaran sejak beberapa tahun lalu.Sementara itu Kepala Desa Banyumeneng, Muhammad Naim, mengatakan tiga hari sebelum pembunuhan SF, pelaku meminta surat pengantar untuk menikah. Namun dalam surat pengantar tersebut, HE bukan menikah dengan korban. melainkan dengan perempuan lain asal Pati.Konflik cinta segitiga inilah yang diduga menjadi motif pembunuhan terhadap mahasiswi IAIN Wali Songo Semarang yang juga guru bahasa Inggris di sebuah madrasah tsanawiyah itu.Seperti diketahui, SF ditemukan tewas tanpa identitas dengan luka jeratan di leher dan pukulan benda keras di wajah di hotel kawasan wisata Bandungan, Kabupaten Semarang. Pelaku kini diperiksa di Denpom Salatiga.Jenazah korban dimakamkan di area pemakaman Ki Ageng Giri pada Jumat sore kemarin.</content:encoded></item></channel></rss>
