<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Konvoi Motor Tahun Baru Dibubarkan Polisi</title><description>Konvoi sepeda motor yang dilakukan pemuda yang ingin merayakan tahun baru di kota Nganjuk Jawa Timur dibubarkan polisi, Minggu (1/1/2012) dini hari.</description><link>https://news.okezone.com/read/2012/01/01/340/549868/konvoi-motor-tahun-baru-dibubarkan-polisi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2012/01/01/340/549868/konvoi-motor-tahun-baru-dibubarkan-polisi"/><item><title>Konvoi Motor Tahun Baru Dibubarkan Polisi</title><link>https://news.okezone.com/read/2012/01/01/340/549868/konvoi-motor-tahun-baru-dibubarkan-polisi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2012/01/01/340/549868/konvoi-motor-tahun-baru-dibubarkan-polisi</guid><pubDate>Minggu 01 Januari 2012 01:13 WIB</pubDate><dc:creator>Mukhtar Bagus</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/01/01/340/549868/ppSCaH9Yxw.jpg" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/01/01/340/549868/ppSCaH9Yxw.jpg</image><title></title></images><description>NGANJUK- Konvoi sepeda motor yang dilakukan pemuda yang ingin merayakan tahun baru di kota Nganjuk Jawa Timur dibubarkan polisi, Minggu (1/1/2012) dini hari.Aksi kejar-kejar antara polisi dengan pengendara motor pun terjadi saat sejumlah muda-mudi yang hendak ditangkap berusaha melarikan diri. Dalam razia kali ini ratusan muda-mudi yang tidak mengenakan helm ditangkap.Pengendara yang tertangkap langsung digiring ke pos polisi di perempatan Jalan Ahmad Yani Kota Nganjuk dan langsung ditilang. Sementara bagi pengendara yang tidak membawa surat-surat kelengkapan, polisi menyita motor dan dinaikkan ke atas truk.Penangkapan ratusan muda-mudi dengan ratusan sepeda motornya ini terjadi sesaat setelah pergantian tahun. Mereka tak menduga petugas melakukan penghadangan di perempatan jalan Ahmad Yani Kota Nganjuk.Mengetahui rombongan di barisan depan ditangkap polisi, ratusan peserta konvoi liar di lainnya langsung kocar-kacir melarikan diri.Menurut Kapolres Nganjuk, AKBP Anton Sasono, polisi sengaja mengambil tindakan tegas karena setiap merayakan tahun baru selama ini masyarakat kerap seenaknya melakukan pelanggaran lalu lintas.&quot;Dengan dalih merayakan tahun baru mereka seenaknya berkonvoi tanpa mengenakan helm di depan petugas. Jika dibiarkan hal ini akan menjadi kebiasaan yang buruk dan tentunya tidak baik untuk keselamatan masyarakat itu sendiri,&amp;rdquo; kata Anton.</description><content:encoded>NGANJUK- Konvoi sepeda motor yang dilakukan pemuda yang ingin merayakan tahun baru di kota Nganjuk Jawa Timur dibubarkan polisi, Minggu (1/1/2012) dini hari.Aksi kejar-kejar antara polisi dengan pengendara motor pun terjadi saat sejumlah muda-mudi yang hendak ditangkap berusaha melarikan diri. Dalam razia kali ini ratusan muda-mudi yang tidak mengenakan helm ditangkap.Pengendara yang tertangkap langsung digiring ke pos polisi di perempatan Jalan Ahmad Yani Kota Nganjuk dan langsung ditilang. Sementara bagi pengendara yang tidak membawa surat-surat kelengkapan, polisi menyita motor dan dinaikkan ke atas truk.Penangkapan ratusan muda-mudi dengan ratusan sepeda motornya ini terjadi sesaat setelah pergantian tahun. Mereka tak menduga petugas melakukan penghadangan di perempatan jalan Ahmad Yani Kota Nganjuk.Mengetahui rombongan di barisan depan ditangkap polisi, ratusan peserta konvoi liar di lainnya langsung kocar-kacir melarikan diri.Menurut Kapolres Nganjuk, AKBP Anton Sasono, polisi sengaja mengambil tindakan tegas karena setiap merayakan tahun baru selama ini masyarakat kerap seenaknya melakukan pelanggaran lalu lintas.&quot;Dengan dalih merayakan tahun baru mereka seenaknya berkonvoi tanpa mengenakan helm di depan petugas. Jika dibiarkan hal ini akan menjadi kebiasaan yang buruk dan tentunya tidak baik untuk keselamatan masyarakat itu sendiri,&amp;rdquo; kata Anton.</content:encoded></item></channel></rss>
