<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Polisi Dituding Lamban Usut Penembakan di Aceh</title><description>Sekretaris Fraksi PPP DPR, Arwani Thomafi, mengkritik aparat kepolisian  yang lambat dalam mengusut kasus penembakan di Bireun, Banda Aceh, dan  Lhokseumawe, Aceh Utara, beberapa waktu lalu.</description><link>https://news.okezone.com/read/2012/01/03/337/550714/polisi-dituding-lamban-usut-penembakan-di-aceh</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2012/01/03/337/550714/polisi-dituding-lamban-usut-penembakan-di-aceh"/><item><title>Polisi Dituding Lamban Usut Penembakan di Aceh</title><link>https://news.okezone.com/read/2012/01/03/337/550714/polisi-dituding-lamban-usut-penembakan-di-aceh</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2012/01/03/337/550714/polisi-dituding-lamban-usut-penembakan-di-aceh</guid><pubDate>Selasa 03 Januari 2012 09:38 WIB</pubDate><dc:creator>Misbahol Munir</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/01/03/337/550714/TuSwAHmzUK.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/01/03/337/550714/TuSwAHmzUK.jpg</image><title>Ilustrasi</title></images><description>JAKARTA - Sekretaris Fraksi PPP DPR, Arwani Thomafi, mengkritik aparat kepolisian yang lambat dalam mengusut kasus penembakan di Bireun, Banda Aceh, dan Lhokseumawe, Aceh Utara, beberapa waktu lalu.&amp;ldquo;Ini membuktikan keamanan masih menjadi barang langka di negeri ini. Kasus ini semakin menambah panjang daftar lemahnya polisi menjadi pelindung masyarakat,&quot; ujar Arwani kepada okezone, Senin (2/1/2012).Arwani juga menilai rentetan kasus penembakan ini bukan kasus kriminal biasa, melihat dari senjata laras panjang yang digunakan para pelaku.&quot;Agar kasus seperti itu tak terulang, intelijen Polri, TNI maupun BIN harus bekerja lebih ekstra untuk melakukan deteksi awal, sehingga aksi kekerasan bisa dicegah,&quot; kata dia.Dia juga mendesak polisi serius kasus penembakan ini, sekaligus menemukan motif di balik aksi yang sudah menewaskan 3 orang di Bireun, 1 orang di Banda Aceh, dan 1 orang di Lhokseumawe ini.&quot;Aparat harus mengusut tuntas motif penembakan di Aceh, apakah terkait dengan pilkada yang sebentar lagi digelar, atau jaringan teroris ataupun kriminalitas biasa,&quot; kata dia.</description><content:encoded>JAKARTA - Sekretaris Fraksi PPP DPR, Arwani Thomafi, mengkritik aparat kepolisian yang lambat dalam mengusut kasus penembakan di Bireun, Banda Aceh, dan Lhokseumawe, Aceh Utara, beberapa waktu lalu.&amp;ldquo;Ini membuktikan keamanan masih menjadi barang langka di negeri ini. Kasus ini semakin menambah panjang daftar lemahnya polisi menjadi pelindung masyarakat,&quot; ujar Arwani kepada okezone, Senin (2/1/2012).Arwani juga menilai rentetan kasus penembakan ini bukan kasus kriminal biasa, melihat dari senjata laras panjang yang digunakan para pelaku.&quot;Agar kasus seperti itu tak terulang, intelijen Polri, TNI maupun BIN harus bekerja lebih ekstra untuk melakukan deteksi awal, sehingga aksi kekerasan bisa dicegah,&quot; kata dia.Dia juga mendesak polisi serius kasus penembakan ini, sekaligus menemukan motif di balik aksi yang sudah menewaskan 3 orang di Bireun, 1 orang di Banda Aceh, dan 1 orang di Lhokseumawe ini.&quot;Aparat harus mengusut tuntas motif penembakan di Aceh, apakah terkait dengan pilkada yang sebentar lagi digelar, atau jaringan teroris ataupun kriminalitas biasa,&quot; kata dia.</content:encoded></item></channel></rss>
