<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Permadi Klarifikasi Soal Penangkapan Aulia Pohan</title><description>Politikus Gerindra, Permadi mendatangi kuasa hukum Aulia pohan, Dedy  Kurniady, untuk mengklarifikasi pernyataannya mengenai Aulia Pohan yang  ditangkap di Swiss.</description><link>https://news.okezone.com/read/2012/01/04/339/551638/permadi-klarifikasi-soal-penangkapan-aulia-pohan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2012/01/04/339/551638/permadi-klarifikasi-soal-penangkapan-aulia-pohan"/><item><title>Permadi Klarifikasi Soal Penangkapan Aulia Pohan</title><link>https://news.okezone.com/read/2012/01/04/339/551638/permadi-klarifikasi-soal-penangkapan-aulia-pohan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2012/01/04/339/551638/permadi-klarifikasi-soal-penangkapan-aulia-pohan</guid><pubDate>Rabu 04 Januari 2012 16:45 WIB</pubDate><dc:creator>Fahmi Firdaus </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/01/04/339/551638/S464RCCn5U.jpg" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/01/04/339/551638/S464RCCn5U.jpg</image><title></title></images><description>JAKARTA- Politikus Gerindra, Permadi mendatangi kuasa hukum Aulia pohan, Dedy Kurniady, untuk mengklarifikasi pernyataannya mengenai Aulia Pohan yang ditangkap di Swiss.Sebelumnya, pernyataan&amp;nbsp; Permadi ini sempat diangkat sejumlah media. Dia menyatakan, Aulia Pohan telah ditangkap di Swiss karena kasus pencucian uang.&quot;Ada SMS yang berisi kalau Aulia Pohan tertangkap, Saya hanya berikan tambahan informasi,&quot; kata Permadi kepada wartawan di Wisma Tugu Mandiri, Jakarta Pusat, Rabu (4/1/2012).Dia menjelaskan, ada bagian yang tidak dikutip oleh media yang mengatakan kalau dirinya belum melakukan pengecekan terhadap berita tersebut. Karena dia belum mengetahui siapa yang memberikan SMS tersebut kepadanya.&quot;Saya dapatnya dari SMS yang saya terima, saya tidak tahu siapa yang kirim karena ada banyak yang SMS yang saya terima tiap harinya, Ada kata-kata yang tidak dikutip wartawan tentang kebenaran isi SMS tersebut,&quot; paparnya.Sementara itu di tempat yang sama, kuasa hukum Aulia Pohan, Dedy Kurniadi mengatakan dia mendapat kuasa dari&amp;nbsp; Aulia Pohan untuk meminta klarifikasi dan informasi dari Permadi terkait pernyataanya yang mengatakan kalau klienya tersebut di tangkap di Swiss. &quot;Permadi membantah sebagian yang diberitakan dan menyampaikan pada kami semua, kami hargai sikap beliau. Itu penting buat kita semua dan ini adalah langkah yang pertama yang dilakukan,&quot; ujarnya.&quot;Ada bagian yang tidak dikutip oleh media yang mengatakan kalau permadi belum melakukan pengecekan terhadap berita tersebut,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA- Politikus Gerindra, Permadi mendatangi kuasa hukum Aulia pohan, Dedy Kurniady, untuk mengklarifikasi pernyataannya mengenai Aulia Pohan yang ditangkap di Swiss.Sebelumnya, pernyataan&amp;nbsp; Permadi ini sempat diangkat sejumlah media. Dia menyatakan, Aulia Pohan telah ditangkap di Swiss karena kasus pencucian uang.&quot;Ada SMS yang berisi kalau Aulia Pohan tertangkap, Saya hanya berikan tambahan informasi,&quot; kata Permadi kepada wartawan di Wisma Tugu Mandiri, Jakarta Pusat, Rabu (4/1/2012).Dia menjelaskan, ada bagian yang tidak dikutip oleh media yang mengatakan kalau dirinya belum melakukan pengecekan terhadap berita tersebut. Karena dia belum mengetahui siapa yang memberikan SMS tersebut kepadanya.&quot;Saya dapatnya dari SMS yang saya terima, saya tidak tahu siapa yang kirim karena ada banyak yang SMS yang saya terima tiap harinya, Ada kata-kata yang tidak dikutip wartawan tentang kebenaran isi SMS tersebut,&quot; paparnya.Sementara itu di tempat yang sama, kuasa hukum Aulia Pohan, Dedy Kurniadi mengatakan dia mendapat kuasa dari&amp;nbsp; Aulia Pohan untuk meminta klarifikasi dan informasi dari Permadi terkait pernyataanya yang mengatakan kalau klienya tersebut di tangkap di Swiss. &quot;Permadi membantah sebagian yang diberitakan dan menyampaikan pada kami semua, kami hargai sikap beliau. Itu penting buat kita semua dan ini adalah langkah yang pertama yang dilakukan,&quot; ujarnya.&quot;Ada bagian yang tidak dikutip oleh media yang mengatakan kalau permadi belum melakukan pengecekan terhadap berita tersebut,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
