<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Polri Belum Pastikan 4 Penembakan di Aceh Bermotif Sama</title><description>Mabes Polri belum melihat  keterkaitan aksi brutal tersebut dengan kelompok sparatis yang masih  tersisa di Aceh.</description><link>https://news.okezone.com/read/2012/01/06/337/552601/polri-belum-pastikan-4-penembakan-di-aceh-bermotif-sama</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2012/01/06/337/552601/polri-belum-pastikan-4-penembakan-di-aceh-bermotif-sama"/><item><title>Polri Belum Pastikan 4 Penembakan di Aceh Bermotif Sama</title><link>https://news.okezone.com/read/2012/01/06/337/552601/polri-belum-pastikan-4-penembakan-di-aceh-bermotif-sama</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2012/01/06/337/552601/polri-belum-pastikan-4-penembakan-di-aceh-bermotif-sama</guid><pubDate>Jum'at 06 Januari 2012 10:11 WIB</pubDate><dc:creator>K. Yudha Wirakusuma</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/01/06/337/552601/tXiS5N6412.jpg" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/01/06/337/552601/tXiS5N6412.jpg</image><title></title></images><description>JAKARTA - Penembakan misterius kembali terjadi di Aceh pada Kamis  malam, tiga pekerja bangunan di Simpang Anuek Galong, Kecamatan  Sukamakmur, Aceh Besar, ditembak saat beristirahat di barak.  Ketiganya adalah Gunoko (30), Agus Suwityo (35), dan Sotiku Anas (25) asal Semarang, Jawa Tengah.   Penembakan di Negeri Serambi Makkah sudah terjadi beberapa kali terjadi  dalam sepekan terakhir. Meski demikian Mabes Polri belum melihat  keterkaitan aksi brutal tersebut dengan kelompok sparatis yang masih  tersisa di Aceh.  &quot;Kami belum tahu, masih menyelidikan,&quot; kata Saud saat berbincang dengan okezone di ujung telpon, Jumat (6/1/2012).  Dia mengatakan sejauh ini pihak Polri masih melihat penembakan di Aceh sebagai tindak kriminal murni.  Saat ditanya apakah ada keterkaitan kasus penembakan di Aceh antara satu  dengan yang lainnya, Saud mengaku belum bisa memastikan. &quot;Saya belum  melihat (adanya motif yang sama), Masih dalam proses penyelidikan di  lapangan,&quot; imbuhnya.   Diketahui, penembakan terhadap tiga pekerja bangunan terjadi semalam  sekira pukul 19.05 WIB. Ini merupakan peristiwa penembakan keempat dalam  sepekan terakhir di Aceh.  Penembakan pertama terjadi pada 31 Januari 2011 malam terhadap pada  pekerja penggalian kabel optik Telkomsel di Gampong Blang Cot Tunong,  Jeumpa, Bireun. Tiga di antaranya meninggal dunia dan tujuh menderita  luka.   Di waktu yang tidak berjauhan, Wagino alias Dimas, penjaga toko boneka  di Kawasan Ilie, Ulee Kareng, Banda Aceh, juga ditembak mati orang tak  dikenal.  Selang sehari, pada 1 Januari 2012, dua warga Seurukey, Lampahan, Aceh  Utara, juga menjadi korban saat mereka berada di warung kopi. Seorang  tewas dalam penembakan itu.  Penembakan dilakukan pada malam hari. Serangkaian penembakan itu  mengundang perhatian sejumlah pihak, namun sampai saat ini polisi belum  berhasil mengungkap kasus tersebut.(kyw)</description><content:encoded>JAKARTA - Penembakan misterius kembali terjadi di Aceh pada Kamis  malam, tiga pekerja bangunan di Simpang Anuek Galong, Kecamatan  Sukamakmur, Aceh Besar, ditembak saat beristirahat di barak.  Ketiganya adalah Gunoko (30), Agus Suwityo (35), dan Sotiku Anas (25) asal Semarang, Jawa Tengah.   Penembakan di Negeri Serambi Makkah sudah terjadi beberapa kali terjadi  dalam sepekan terakhir. Meski demikian Mabes Polri belum melihat  keterkaitan aksi brutal tersebut dengan kelompok sparatis yang masih  tersisa di Aceh.  &quot;Kami belum tahu, masih menyelidikan,&quot; kata Saud saat berbincang dengan okezone di ujung telpon, Jumat (6/1/2012).  Dia mengatakan sejauh ini pihak Polri masih melihat penembakan di Aceh sebagai tindak kriminal murni.  Saat ditanya apakah ada keterkaitan kasus penembakan di Aceh antara satu  dengan yang lainnya, Saud mengaku belum bisa memastikan. &quot;Saya belum  melihat (adanya motif yang sama), Masih dalam proses penyelidikan di  lapangan,&quot; imbuhnya.   Diketahui, penembakan terhadap tiga pekerja bangunan terjadi semalam  sekira pukul 19.05 WIB. Ini merupakan peristiwa penembakan keempat dalam  sepekan terakhir di Aceh.  Penembakan pertama terjadi pada 31 Januari 2011 malam terhadap pada  pekerja penggalian kabel optik Telkomsel di Gampong Blang Cot Tunong,  Jeumpa, Bireun. Tiga di antaranya meninggal dunia dan tujuh menderita  luka.   Di waktu yang tidak berjauhan, Wagino alias Dimas, penjaga toko boneka  di Kawasan Ilie, Ulee Kareng, Banda Aceh, juga ditembak mati orang tak  dikenal.  Selang sehari, pada 1 Januari 2012, dua warga Seurukey, Lampahan, Aceh  Utara, juga menjadi korban saat mereka berada di warung kopi. Seorang  tewas dalam penembakan itu.  Penembakan dilakukan pada malam hari. Serangkaian penembakan itu  mengundang perhatian sejumlah pihak, namun sampai saat ini polisi belum  berhasil mengungkap kasus tersebut.(kyw)</content:encoded></item></channel></rss>
