<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Polri Didesak Buktikan Korban Tewas karena Sakit Perut</title><description>Komnas HAM meminta Mabes Polri  memberikan bukti medis Syarifudin Arrahman (32) meninggal dunia karena  sakit perut.</description><link>https://news.okezone.com/read/2012/01/06/340/552559/polri-didesak-buktikan-korban-tewas-karena-sakit-perut</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2012/01/06/340/552559/polri-didesak-buktikan-korban-tewas-karena-sakit-perut"/><item><title>Polri Didesak Buktikan Korban Tewas karena Sakit Perut</title><link>https://news.okezone.com/read/2012/01/06/340/552559/polri-didesak-buktikan-korban-tewas-karena-sakit-perut</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2012/01/06/340/552559/polri-didesak-buktikan-korban-tewas-karena-sakit-perut</guid><pubDate>Jum'at 06 Januari 2012 08:03 WIB</pubDate><dc:creator>Fahmi Firdaus </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/01/06/340/552559/yF7GvGK4oK.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/01/06/340/552559/yF7GvGK4oK.jpg</image><title>Ilustrasi</title></images><description>JAKARTA - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) meminta Mabes Polri memberikan bukti medis Syarifudin Arrahman (32) meninggal dunia karena sakit perut.Alasannya, Komnas memiliki data yang menunjukkan Syarifudin tewas akibat bentrokan dengan aparat kepolisian di Pelabuhan Sape, Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB). &amp;ldquo;Kami meminta agar Mabes Polri dapat membuktikan bahwa satu korban tewas lainya dikarenakan sakit,&amp;rdquo; kata Wakil Ketua Komnas HAM, Ridha Saleh kepada okezone, Kamis (5/1/2012) malam.Menurut Ridha, informasi mengenai sakit perut yang mengakibatkan Syarifudin tewas, belum dapat dipertanggungjawabkan. Lantaran, Komnas HAM mengantongi informasi dari keluarga korban yang memastikan Syarifudin yang berprofesi sebagai muadzin (pengumandang adzan di masjid) tidak dalam kondisi sakit.&amp;ldquo;Polisi dapat dari mana mendapatkan data bahwa dia sakit, sumbernya harus jelas dan berdasarkan fakta, karena ketika kita kami periksa dia tidak sakit, korban di kampungnya sebagai Muadzin,&amp;rdquo; pungkasnya.&amp;nbsp;Dikatakan Ridha, sebelumnya korban ketika mengikuti aksi unjuk rasa tanggal 24 Desember tersebut dalam keadaan sehat dan tidak sedang sakit. &amp;ldquo;Fakta yang kami temukan di lapangan, di badan korban ada bercak darah dan penuh dengan lumpur,&amp;rdquo; sebutnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) meminta Mabes Polri memberikan bukti medis Syarifudin Arrahman (32) meninggal dunia karena sakit perut.Alasannya, Komnas memiliki data yang menunjukkan Syarifudin tewas akibat bentrokan dengan aparat kepolisian di Pelabuhan Sape, Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB). &amp;ldquo;Kami meminta agar Mabes Polri dapat membuktikan bahwa satu korban tewas lainya dikarenakan sakit,&amp;rdquo; kata Wakil Ketua Komnas HAM, Ridha Saleh kepada okezone, Kamis (5/1/2012) malam.Menurut Ridha, informasi mengenai sakit perut yang mengakibatkan Syarifudin tewas, belum dapat dipertanggungjawabkan. Lantaran, Komnas HAM mengantongi informasi dari keluarga korban yang memastikan Syarifudin yang berprofesi sebagai muadzin (pengumandang adzan di masjid) tidak dalam kondisi sakit.&amp;ldquo;Polisi dapat dari mana mendapatkan data bahwa dia sakit, sumbernya harus jelas dan berdasarkan fakta, karena ketika kita kami periksa dia tidak sakit, korban di kampungnya sebagai Muadzin,&amp;rdquo; pungkasnya.&amp;nbsp;Dikatakan Ridha, sebelumnya korban ketika mengikuti aksi unjuk rasa tanggal 24 Desember tersebut dalam keadaan sehat dan tidak sedang sakit. &amp;ldquo;Fakta yang kami temukan di lapangan, di badan korban ada bercak darah dan penuh dengan lumpur,&amp;rdquo; sebutnya.</content:encoded></item></channel></rss>
