<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> 3 Mahasiswi UKSW Terseret Lahar Dingin Gunung Merapi</title><description>Tiga orang Mahasiswa Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Salatiga  menjadi korban banjir lahar dingin di wilayah lereng Gunung Merapi.</description><link>https://news.okezone.com/read/2012/01/06/340/553120/3-mahasiswi-uksw-terseret-lahar-dingin-gunung-merapi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2012/01/06/340/553120/3-mahasiswi-uksw-terseret-lahar-dingin-gunung-merapi"/><item><title> 3 Mahasiswi UKSW Terseret Lahar Dingin Gunung Merapi</title><link>https://news.okezone.com/read/2012/01/06/340/553120/3-mahasiswi-uksw-terseret-lahar-dingin-gunung-merapi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2012/01/06/340/553120/3-mahasiswi-uksw-terseret-lahar-dingin-gunung-merapi</guid><pubDate>Jum'at 06 Januari 2012 20:19 WIB</pubDate><dc:creator>Stefanus Yugo Hindarto</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/01/06/340/553120/F1ibJHhBld.jpg" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/01/06/340/553120/F1ibJHhBld.jpg</image><title></title></images><description>BOYOLALI- Tiga orang Mahasiswa Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Salatiga menjadi korban banjir lahar dingin di wilayah lereng Gunung Merapi.Ketiganya diketahui bernama Dwi Susanti (20), warga Demak, dan dua korban lainnya&amp;nbsp; merupakan kakak beradik, yakni Nataniel (25) dan Debora (23) warga Bentengan, Ungaran. Ketiganya tewas terseret banjir lahar dingin Gunung Merapi. Ketiga korban saat itu sedang mengikuti rombongan piknik dari UKSW yang akan menikmati air terjun di wilayah Kedungka yang yang terletak di daerah perbatasan Desa Tlogolele, Selo, Boyolali dengan Desa Lampahan, Wonoleleo, Magelang.&amp;nbsp;Informasi yang berhasil dihimpun Okezone, Peristiwa itu bermula saat tiga korban bersama lima rekannya bermaksud mengunjungi wisata air terjun di Kedungkayang.Air terjun tersebut berjarak sekira 100 meter ke sisi timur Kali Pabelan, yang merupakan sungai tempuran dari Kali Apu dan Trising.&amp;nbsp; Lokasinya, sekira 100 meter dari Dam Kedungkayang, yang menjadi jembatan limpas warga Desa Tlogolele beraktivitas keluar desa.Setelah menikmati indahnya air terjun, mereka hendak pulang dan harus menyeberang tiga alur aliran banjir yang berada di tengah sungai. Semula banjir belum begitu besar, namun setelah ketiganya menyeberang di alur ketiga, mendadak banjir membesar. Tak ayal, mereka terseret banjir hingga 300 meter dari lokasi awal.Ranto, relawan tanggap bencana, mengatakan setelah mendapatkan informasi dari rombongan, pencarian terhadap tiga mahasiswa UKSW ini dilakukan.&amp;rdquo;Ketiga korban sudah meninggal dunia,&amp;rdquo; jelas Ranto di Boyolali, Jumat (6/1/2012).Peristiwa ini lantas dilaporkan ke Polsek Sawangan,Magelang, lantaran lokasinya masuk wilayah Sawangan. Polisi membawa tiga korban ke RSUD Muntilan menggunakan ambulans. Dia menjelaskan, saat evakuasi ketiga korban pihaknya tidak mengalami kendala, sebab arus banjir kala itu tidak sebesar banjir yang terjadi sebelumnya.</description><content:encoded>BOYOLALI- Tiga orang Mahasiswa Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Salatiga menjadi korban banjir lahar dingin di wilayah lereng Gunung Merapi.Ketiganya diketahui bernama Dwi Susanti (20), warga Demak, dan dua korban lainnya&amp;nbsp; merupakan kakak beradik, yakni Nataniel (25) dan Debora (23) warga Bentengan, Ungaran. Ketiganya tewas terseret banjir lahar dingin Gunung Merapi. Ketiga korban saat itu sedang mengikuti rombongan piknik dari UKSW yang akan menikmati air terjun di wilayah Kedungka yang yang terletak di daerah perbatasan Desa Tlogolele, Selo, Boyolali dengan Desa Lampahan, Wonoleleo, Magelang.&amp;nbsp;Informasi yang berhasil dihimpun Okezone, Peristiwa itu bermula saat tiga korban bersama lima rekannya bermaksud mengunjungi wisata air terjun di Kedungkayang.Air terjun tersebut berjarak sekira 100 meter ke sisi timur Kali Pabelan, yang merupakan sungai tempuran dari Kali Apu dan Trising.&amp;nbsp; Lokasinya, sekira 100 meter dari Dam Kedungkayang, yang menjadi jembatan limpas warga Desa Tlogolele beraktivitas keluar desa.Setelah menikmati indahnya air terjun, mereka hendak pulang dan harus menyeberang tiga alur aliran banjir yang berada di tengah sungai. Semula banjir belum begitu besar, namun setelah ketiganya menyeberang di alur ketiga, mendadak banjir membesar. Tak ayal, mereka terseret banjir hingga 300 meter dari lokasi awal.Ranto, relawan tanggap bencana, mengatakan setelah mendapatkan informasi dari rombongan, pencarian terhadap tiga mahasiswa UKSW ini dilakukan.&amp;rdquo;Ketiga korban sudah meninggal dunia,&amp;rdquo; jelas Ranto di Boyolali, Jumat (6/1/2012).Peristiwa ini lantas dilaporkan ke Polsek Sawangan,Magelang, lantaran lokasinya masuk wilayah Sawangan. Polisi membawa tiga korban ke RSUD Muntilan menggunakan ambulans. Dia menjelaskan, saat evakuasi ketiga korban pihaknya tidak mengalami kendala, sebab arus banjir kala itu tidak sebesar banjir yang terjadi sebelumnya.</content:encoded></item></channel></rss>
