<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Renovasi Toilet DPR Rp2 M Wajar, Asal Transparan</title><description>Anggota Fraksi Kebangkitan Bangsa (F-PKB) Chusnunia meminta pihak  kesetjenan DPR RI segera memberikan penjelasan perihal rencana renovasi  toilet DPR.</description><link>https://news.okezone.com/read/2012/01/09/339/553899/renovasi-toilet-dpr-rp2-m-wajar-asal-transparan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2012/01/09/339/553899/renovasi-toilet-dpr-rp2-m-wajar-asal-transparan"/><item><title>Renovasi Toilet DPR Rp2 M Wajar, Asal Transparan</title><link>https://news.okezone.com/read/2012/01/09/339/553899/renovasi-toilet-dpr-rp2-m-wajar-asal-transparan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2012/01/09/339/553899/renovasi-toilet-dpr-rp2-m-wajar-asal-transparan</guid><pubDate>Senin 09 Januari 2012 11:44 WIB</pubDate><dc:creator>Muhammad Saifullah </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/01/09/339/553899/cE9UClS6c7.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: Dok Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/01/09/339/553899/cE9UClS6c7.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: Dok Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Anggota Fraksi Kebangkitan Bangsa (F-PKB) Chusnunia meminta pihak kesetjenan DPR RI segera memberikan penjelasan perihal rencana renovasi toilet DPR dengan anggaran Rp2 miliar yang memicu polemik.
&amp;nbsp;
Chusnunia berpendapat bahwa renovasi toilet adalah sesuatu yang wajar, namun karena menggunakan uang negara yang tidak sedikit, tentu segala sesuatunya harus bisa dipertanggungjawabkan.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Publik menginginkan ada transparansi dan akuntabilitas, renovasinya mungkin tidak menjadi persoalan berat, tapi kesetjenan harus menyampaikan kejelasan mengapa sampai dibutuhkan angka Rp2 miliar,&amp;rdquo; ujarnya dalam siaran pers kepada okezone di Jakarta, Senin (9/1/2012).
&amp;nbsp;
Tanpa penjelasan dan argumentasi yang obyektif, sambung dia, sudah barang tentu publik akan mencurigai DPR.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Kalau tidak mau dicurigai, harus dijelaskan, jika perlu detailnya, berapa banyak toilet yang direnovasi, toilet yang rusak kondisinya separah apa? Dan hal-hal lain harus dijelaskan, saya yakin publik dapat menerima,&amp;rdquo; ungkapnya.
&amp;nbsp;
Chusnunia berharap Kesetjenan DPR selayaknya memiliki pola komunikasi dengan publik secara baik. Sebab akan berdampak terhadap citra para anggota DPR. &amp;ldquo;Jangan sampai hal-hal seperti ini semakin memperburuk penilaian masyarakat terhadap DPR,&amp;rdquo;pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Anggota Fraksi Kebangkitan Bangsa (F-PKB) Chusnunia meminta pihak kesetjenan DPR RI segera memberikan penjelasan perihal rencana renovasi toilet DPR dengan anggaran Rp2 miliar yang memicu polemik.
&amp;nbsp;
Chusnunia berpendapat bahwa renovasi toilet adalah sesuatu yang wajar, namun karena menggunakan uang negara yang tidak sedikit, tentu segala sesuatunya harus bisa dipertanggungjawabkan.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Publik menginginkan ada transparansi dan akuntabilitas, renovasinya mungkin tidak menjadi persoalan berat, tapi kesetjenan harus menyampaikan kejelasan mengapa sampai dibutuhkan angka Rp2 miliar,&amp;rdquo; ujarnya dalam siaran pers kepada okezone di Jakarta, Senin (9/1/2012).
&amp;nbsp;
Tanpa penjelasan dan argumentasi yang obyektif, sambung dia, sudah barang tentu publik akan mencurigai DPR.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Kalau tidak mau dicurigai, harus dijelaskan, jika perlu detailnya, berapa banyak toilet yang direnovasi, toilet yang rusak kondisinya separah apa? Dan hal-hal lain harus dijelaskan, saya yakin publik dapat menerima,&amp;rdquo; ungkapnya.
&amp;nbsp;
Chusnunia berharap Kesetjenan DPR selayaknya memiliki pola komunikasi dengan publik secara baik. Sebab akan berdampak terhadap citra para anggota DPR. &amp;ldquo;Jangan sampai hal-hal seperti ini semakin memperburuk penilaian masyarakat terhadap DPR,&amp;rdquo;pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
