<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Awas, Penumpang di Atap Kereta Akan Dihantam Bola Beton</title><description>Penumpang kereta api di atas atap (Atapers) harus waspada. Kini, PT Kereta Api akan bertindak makin tegas dengan memasang bola beton di atas kereta. Nantinya, bola-bola beton ini akan dipasangkan di kereta non-KRL.</description><link>https://news.okezone.com/read/2012/01/11/338/555475/awas-penumpang-di-atap-kereta-akan-dihantam-bola-beton</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2012/01/11/338/555475/awas-penumpang-di-atap-kereta-akan-dihantam-bola-beton"/><item><title>Awas, Penumpang di Atap Kereta Akan Dihantam Bola Beton</title><link>https://news.okezone.com/read/2012/01/11/338/555475/awas-penumpang-di-atap-kereta-akan-dihantam-bola-beton</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2012/01/11/338/555475/awas-penumpang-di-atap-kereta-akan-dihantam-bola-beton</guid><pubDate>Rabu 11 Januari 2012 16:18 WIB</pubDate><dc:creator></dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/01/11/338/555475/iXDH9pbX9b.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Awaludin/okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/01/11/338/555475/iXDH9pbX9b.jpg</image><title>Foto: Awaludin/okezone</title></images><description>JAKARTA - Penumpang kereta api di atas atap (Atapers) harus waspada. Kini, PT Kereta Api akan bertindak makin tegas dengan memasang bola beton di atas kereta. Nantinya, bola-bola beton ini akan dipasangkan di kereta non-KRL.&quot;Kami sedang memasang gawang (ada bola dari beton) yang digantung dengan rantai, dipasang di atas rel, sehingga kalau ada penumpang di atap akan terkena bola beton itu,&quot; kata Senior Manajer Sekurity Daops I PT KAI Akhmad Sujadi lewat pesan singkatnya yang diterima okezone, Jakarta, Rabu (10/1/2012).Namun, ini baru akan dipasang di jalur non Kereta api Rel Listrik (KRL) Tambun-Cikampek. Untuk laju KRL masih belum bisa dilakukan pemasangan ini. Pasalnya, perlu persiapan khusus untuk lajur ini.&quot;Itu untuk atapers yang non-KRL ke Tambun sampai dengan Cikampek. Sementara belum (untuk KRL) karena ada kawat listrik, jadi agak sulit. Kami pilih yang mudah dulu,&quot; jelasnya.Namun, pemasangan gawang dengan bola beton ini, masih dalam tahap pembentukkan. Diharapkan tiga hari mendatang sudah bisa dioperasikan.&quot;Sekarang masih bikin pondasi. Kerangka sedang dibikin di workshop Cipinang. Mudah-mudahan tiga hari lagi. Ini untuk dipasang di Pintu Proyek Bekasi, Stasiun Tambun dan Cikarang,&quot; tegasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Penumpang kereta api di atas atap (Atapers) harus waspada. Kini, PT Kereta Api akan bertindak makin tegas dengan memasang bola beton di atas kereta. Nantinya, bola-bola beton ini akan dipasangkan di kereta non-KRL.&quot;Kami sedang memasang gawang (ada bola dari beton) yang digantung dengan rantai, dipasang di atas rel, sehingga kalau ada penumpang di atap akan terkena bola beton itu,&quot; kata Senior Manajer Sekurity Daops I PT KAI Akhmad Sujadi lewat pesan singkatnya yang diterima okezone, Jakarta, Rabu (10/1/2012).Namun, ini baru akan dipasang di jalur non Kereta api Rel Listrik (KRL) Tambun-Cikampek. Untuk laju KRL masih belum bisa dilakukan pemasangan ini. Pasalnya, perlu persiapan khusus untuk lajur ini.&quot;Itu untuk atapers yang non-KRL ke Tambun sampai dengan Cikampek. Sementara belum (untuk KRL) karena ada kawat listrik, jadi agak sulit. Kami pilih yang mudah dulu,&quot; jelasnya.Namun, pemasangan gawang dengan bola beton ini, masih dalam tahap pembentukkan. Diharapkan tiga hari mendatang sudah bisa dioperasikan.&quot;Sekarang masih bikin pondasi. Kerangka sedang dibikin di workshop Cipinang. Mudah-mudahan tiga hari lagi. Ini untuk dipasang di Pintu Proyek Bekasi, Stasiun Tambun dan Cikarang,&quot; tegasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
