<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Program Setjen Renovasi Toilet Rugikan Anggota DPR</title><description>Politikus PDI Perjuangan yang juga anggota komisi I DPR, Tjahjo Kumolo  mengatakan upaya DPR yang terus mempercantik gedungnya justru merugikan anggota DPR.</description><link>https://news.okezone.com/read/2012/01/11/339/555323/program-setjen-renovasi-toilet-rugikan-anggota-dpr</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2012/01/11/339/555323/program-setjen-renovasi-toilet-rugikan-anggota-dpr"/><item><title>Program Setjen Renovasi Toilet Rugikan Anggota DPR</title><link>https://news.okezone.com/read/2012/01/11/339/555323/program-setjen-renovasi-toilet-rugikan-anggota-dpr</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2012/01/11/339/555323/program-setjen-renovasi-toilet-rugikan-anggota-dpr</guid><pubDate>Rabu 11 Januari 2012 13:43 WIB</pubDate><dc:creator>Susi Fatimah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/01/11/339/555323/jhZ53juL6h.jpg" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/01/11/339/555323/jhZ53juL6h.jpg</image><title></title></images><description>JAKARTA- Politikus PDI Perjuangan yang juga anggota komisi I DPR, Tjahjo Kumolo mengatakan upaya DPR yang terus mempercantik gedungnya mulai dari membangun ruang rapat, meremajakan areal parkir dan merenovasi toilet hingga mencapai puluhan miliar bukan urusan anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).&quot;Itu bukan urusan DPR. Saya kira kualitas DPR ditentukan dari tingkat pengambilan keputusan dan disiplin. Bukan hal-hal seperti tadi soal membangun gedung, meremajakan parkir, toilet itu bukan kewenangan DPR,&quot; ujar Tjahjo di Gedung DPR Senayan, Jakarta, Rabu (11/1/2012).Menurut Tjahjo, hal itu merupakan kewenangan Sekretariat Jendral (Setjen) DPR yang didukung oleh Badan Urusan Rumah Tangga (BURT). &quot;Iya, itu kewenangan penuh dari Setjen. Setjen didukung oleh BURT yang berikan saran mana-mana yang perlu direnovasi, mana yang tidak perlu,&quot; tuturnya.Terkait kesan DPR menghabiskan sisa anggaran, Tjahjo mengakui anggaran Setjen DPR secara nasional penyerapanya hanya 71 persen. Hal itu menunjukan bahwa Setjen tidak merencanakan program dengan baik.&quot;Setjen merencanakan program tidak terencana dengan baik. Banyak anggota DPR yang tidak menerima laporan apa sih yang dikerjakan,&quot; katanya.Saat ditanya apakah keputusan Setjen tersebut merugikan DPR, Tjahjo sepakat dengan hal itu. &quot;Sangat merugikan,&quot; tutupnya.</description><content:encoded>JAKARTA- Politikus PDI Perjuangan yang juga anggota komisi I DPR, Tjahjo Kumolo mengatakan upaya DPR yang terus mempercantik gedungnya mulai dari membangun ruang rapat, meremajakan areal parkir dan merenovasi toilet hingga mencapai puluhan miliar bukan urusan anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).&quot;Itu bukan urusan DPR. Saya kira kualitas DPR ditentukan dari tingkat pengambilan keputusan dan disiplin. Bukan hal-hal seperti tadi soal membangun gedung, meremajakan parkir, toilet itu bukan kewenangan DPR,&quot; ujar Tjahjo di Gedung DPR Senayan, Jakarta, Rabu (11/1/2012).Menurut Tjahjo, hal itu merupakan kewenangan Sekretariat Jendral (Setjen) DPR yang didukung oleh Badan Urusan Rumah Tangga (BURT). &quot;Iya, itu kewenangan penuh dari Setjen. Setjen didukung oleh BURT yang berikan saran mana-mana yang perlu direnovasi, mana yang tidak perlu,&quot; tuturnya.Terkait kesan DPR menghabiskan sisa anggaran, Tjahjo mengakui anggaran Setjen DPR secara nasional penyerapanya hanya 71 persen. Hal itu menunjukan bahwa Setjen tidak merencanakan program dengan baik.&quot;Setjen merencanakan program tidak terencana dengan baik. Banyak anggota DPR yang tidak menerima laporan apa sih yang dikerjakan,&quot; katanya.Saat ditanya apakah keputusan Setjen tersebut merugikan DPR, Tjahjo sepakat dengan hal itu. &quot;Sangat merugikan,&quot; tutupnya.</content:encoded></item></channel></rss>
