<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Marzuki: Sekjen DPR Saya Pecat Kalau Salahkan BURT</title><description>Ketua DPR Marzuki Alie meminta pelaksanaan proyek renovasi total ruang rapat Badan Anggaran DPR dievaluasi.</description><link>https://news.okezone.com/read/2012/01/11/339/555669/marzuki-sekjen-dpr-saya-pecat-kalau-salahkan-burt</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2012/01/11/339/555669/marzuki-sekjen-dpr-saya-pecat-kalau-salahkan-burt"/><item><title>Marzuki: Sekjen DPR Saya Pecat Kalau Salahkan BURT</title><link>https://news.okezone.com/read/2012/01/11/339/555669/marzuki-sekjen-dpr-saya-pecat-kalau-salahkan-burt</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2012/01/11/339/555669/marzuki-sekjen-dpr-saya-pecat-kalau-salahkan-burt</guid><pubDate>Rabu 11 Januari 2012 23:47 WIB</pubDate><dc:creator>Susi Fatimah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/01/11/339/555669/uEexqtvwyS.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ruang Sidang Banggar DPR (Foto: Ferdinan/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/01/11/339/555669/uEexqtvwyS.jpg</image><title>Ruang Sidang Banggar DPR (Foto: Ferdinan/Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Ketua DPR Marzuki Alie geram dengan renovasi total ruang rapat Badan Anggaran (Banggar) yang menghabiskan biaya Rp20 miliar. Marzuki meminta pelaksanaan proyek tersebut dievaluasi. &quot;Pembangunan Banggar DPR Rp 20 miliar. Kita minta itu evaluasi lagi itu pasti ada yang salah,&quot; ujar Marzuki di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (11/1/2012).Marzuki mengatakan, rencana dan pelaksaan proyek renovasi ruang Banggar merupakan kewenangan Sekretariat Jenderal (Setjen) DPR. Mengenai teknisnya, Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) dilibatkan untuk membahas bersama Setjen. &quot;Orang BURT itu orang politik, tidak tahu apa-apa. Nanti kalau ada mark up yang masuk penjara ya mereka. Orang DPR enggak ada urusan. Bu Sekjen saya pecat kalau masih menyalahkan anggota,&quot; tuturnya emosi.Sebelumnya, Sekjen DPR, Nining Indra Saleh menegaskan renovasi total ruang rapat Banggar dilakukan atas izin BURT.&amp;nbsp; Tetapi Ketua BURT yang juga Ketua DPR Marzuki mengatakan bahwa renovasi tersebut merupakan kebijakan Setjen DPR. Marzuki mengaku tidak mengetahui rencana dan pelaksanaan proyek tersebut. &quot;Seluruh kebijakan sudah dibicarakan dengan BURT. Kita hanya melaksanakan kebijakan yang sudah diputuskan BURT,&quot; ujar Nining dalam jumpa persnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Ketua DPR Marzuki Alie geram dengan renovasi total ruang rapat Badan Anggaran (Banggar) yang menghabiskan biaya Rp20 miliar. Marzuki meminta pelaksanaan proyek tersebut dievaluasi. &quot;Pembangunan Banggar DPR Rp 20 miliar. Kita minta itu evaluasi lagi itu pasti ada yang salah,&quot; ujar Marzuki di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (11/1/2012).Marzuki mengatakan, rencana dan pelaksaan proyek renovasi ruang Banggar merupakan kewenangan Sekretariat Jenderal (Setjen) DPR. Mengenai teknisnya, Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) dilibatkan untuk membahas bersama Setjen. &quot;Orang BURT itu orang politik, tidak tahu apa-apa. Nanti kalau ada mark up yang masuk penjara ya mereka. Orang DPR enggak ada urusan. Bu Sekjen saya pecat kalau masih menyalahkan anggota,&quot; tuturnya emosi.Sebelumnya, Sekjen DPR, Nining Indra Saleh menegaskan renovasi total ruang rapat Banggar dilakukan atas izin BURT.&amp;nbsp; Tetapi Ketua BURT yang juga Ketua DPR Marzuki mengatakan bahwa renovasi tersebut merupakan kebijakan Setjen DPR. Marzuki mengaku tidak mengetahui rencana dan pelaksanaan proyek tersebut. &quot;Seluruh kebijakan sudah dibicarakan dengan BURT. Kita hanya melaksanakan kebijakan yang sudah diputuskan BURT,&quot; ujar Nining dalam jumpa persnya.</content:encoded></item></channel></rss>
