<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Anggota DPR Laporkan Setjen DPR ke KPK</title><description>Sejumlah anggota DPR meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) secara  resmi menelusuri penggunaan anggaran yang digunakan untuk merenovasi  total ruang rapat Badan Anggaran (Banggar) yang menelan anggaran hingga  mencapai Rp20 miliar.</description><link>https://news.okezone.com/read/2012/01/12/339/555874/anggota-dpr-laporkan-setjen-dpr-ke-kpk</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2012/01/12/339/555874/anggota-dpr-laporkan-setjen-dpr-ke-kpk"/><item><title>Anggota DPR Laporkan Setjen DPR ke KPK</title><link>https://news.okezone.com/read/2012/01/12/339/555874/anggota-dpr-laporkan-setjen-dpr-ke-kpk</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2012/01/12/339/555874/anggota-dpr-laporkan-setjen-dpr-ke-kpk</guid><pubDate>Kamis 12 Januari 2012 11:38 WIB</pubDate><dc:creator>Susi Fatimah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/01/12/339/555874/szdaIOavLT.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Dokumentasi Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/01/12/339/555874/szdaIOavLT.jpg</image><title>Dokumentasi Okezone</title></images><description>JAKARTA - Sejumlah anggota DPR meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) secara resmi menelusuri penggunaan anggaran yang digunakan untuk merenovasi total ruang rapat Badan Anggaran (Banggar) yang menelan anggaran hingga mencapai Rp20 miliar.
&amp;nbsp;
Tidak hanya itu, renovasi toilet Rp2 miliar, peremajaan parkir kendaraan bermotor serta renovasi ruang wartawan juga akan ditelusuri.
&amp;nbsp;
Mereka yang melaporkan adalah Bambang Soesatyo (Golkar), Sarifuddin Sudding (Hanura), Fahri Hamzah (PKS), Lili Wahid (PKB), dan Akbar Faisal (Hanura). Kelimanya mendatangi KPK pada pukul 09.40 WIB.
&amp;nbsp;
&quot;Kami melaporkan secara resmi ke KPK renovasi ruang Banggar Rp20 miliar, toilet, parkir dan sebagainya,&quot; ujar anggota komisi III DPR, Sarifuddin Sudding dalam jumpa pers di Gedung KPK Jakarta, Kamis (12/1/2012).
&amp;nbsp;
Sementara Bambang Soesatyo menjelaskan para anggota dewan ini meminta agar KPK turun langsung melakukan pemeriksaan terhadap proyek renovasi tersebut.
&amp;nbsp;
&quot;Kita minta KPK turun lakukan pemeriksaan,&quot; tutur Bambang dalam pesan singkatknya kepada okezone, Kamis (12/1/2012).
&amp;nbsp;
Seperti diketahui, Sekretariat Jendral (Setjen) DPR melakukan sejumlah renovasi di lingkungan DPR yang menelan anggaran hingga puluhan miliar.
&amp;nbsp;
Ketua Setjen DPR, Nining Indra Saleh menegaskan pembangunan ruang rapat Banggar dilakukanya atas izin dari BURT.
&amp;nbsp;
Selama ini, Ketua BURT yang juga Ketua DPR Marzuki Alie selalu mengatakan bahwa pembangunan tersebut merupakan kebijakan Setjen DPR dan dirinya tak tahu menahu.
&amp;nbsp;
&quot;Saya tidak tahu itu proyek apa, kapan jalannya. Begitu tahu saya kaget, tidak masuk akal, teknologi apa Rp20 miliar,&quot; ucap Marzuki.
&amp;nbsp;</description><content:encoded>JAKARTA - Sejumlah anggota DPR meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) secara resmi menelusuri penggunaan anggaran yang digunakan untuk merenovasi total ruang rapat Badan Anggaran (Banggar) yang menelan anggaran hingga mencapai Rp20 miliar.
&amp;nbsp;
Tidak hanya itu, renovasi toilet Rp2 miliar, peremajaan parkir kendaraan bermotor serta renovasi ruang wartawan juga akan ditelusuri.
&amp;nbsp;
Mereka yang melaporkan adalah Bambang Soesatyo (Golkar), Sarifuddin Sudding (Hanura), Fahri Hamzah (PKS), Lili Wahid (PKB), dan Akbar Faisal (Hanura). Kelimanya mendatangi KPK pada pukul 09.40 WIB.
&amp;nbsp;
&quot;Kami melaporkan secara resmi ke KPK renovasi ruang Banggar Rp20 miliar, toilet, parkir dan sebagainya,&quot; ujar anggota komisi III DPR, Sarifuddin Sudding dalam jumpa pers di Gedung KPK Jakarta, Kamis (12/1/2012).
&amp;nbsp;
Sementara Bambang Soesatyo menjelaskan para anggota dewan ini meminta agar KPK turun langsung melakukan pemeriksaan terhadap proyek renovasi tersebut.
&amp;nbsp;
&quot;Kita minta KPK turun lakukan pemeriksaan,&quot; tutur Bambang dalam pesan singkatknya kepada okezone, Kamis (12/1/2012).
&amp;nbsp;
Seperti diketahui, Sekretariat Jendral (Setjen) DPR melakukan sejumlah renovasi di lingkungan DPR yang menelan anggaran hingga puluhan miliar.
&amp;nbsp;
Ketua Setjen DPR, Nining Indra Saleh menegaskan pembangunan ruang rapat Banggar dilakukanya atas izin dari BURT.
&amp;nbsp;
Selama ini, Ketua BURT yang juga Ketua DPR Marzuki Alie selalu mengatakan bahwa pembangunan tersebut merupakan kebijakan Setjen DPR dan dirinya tak tahu menahu.
&amp;nbsp;
&quot;Saya tidak tahu itu proyek apa, kapan jalannya. Begitu tahu saya kaget, tidak masuk akal, teknologi apa Rp20 miliar,&quot; ucap Marzuki.
&amp;nbsp;</content:encoded></item></channel></rss>
