<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Besok, DPR-Komnas HAM Rapat Bahas Teror di Aceh</title><description>Komisi Hukum DPR akan menggelar rapat kerja bersama Komisi Nasional Hak  Asasi Manusia (Komnas HAM). Rapat akan membahas serangkaian aksi teror  penembakan yang terjadi di Nangroe Aceh Darusallam (NAD).</description><link>https://news.okezone.com/read/2012/01/15/337/557442/besok-dpr-komnas-ham-rapat-bahas-teror-di-aceh</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2012/01/15/337/557442/besok-dpr-komnas-ham-rapat-bahas-teror-di-aceh"/><item><title>Besok, DPR-Komnas HAM Rapat Bahas Teror di Aceh</title><link>https://news.okezone.com/read/2012/01/15/337/557442/besok-dpr-komnas-ham-rapat-bahas-teror-di-aceh</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2012/01/15/337/557442/besok-dpr-komnas-ham-rapat-bahas-teror-di-aceh</guid><pubDate>Minggu 15 Januari 2012 17:33 WIB</pubDate><dc:creator>Ferdinan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/01/15/337/557442/hISeLCDDpF.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Aziz Syamsuddin (Foto: Dok Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/01/15/337/557442/hISeLCDDpF.jpg</image><title>Aziz Syamsuddin (Foto: Dok Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Komisi Hukum DPR akan menggelar rapat kerja bersama Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM). Rapat akan membahas serangkaian aksi teror penembakan yang terjadi di Nangroe Aceh Darusallam (NAD). &quot;Besok pukul 11.00 WIB akan dilakukan rapat dengan Komnas HAM,&quot; ungkap Wakil Ketua Komisi Hukum DPR, Aziz Syamsuddin, di sela perayaan HUT ke-52 Ormas Musyawarah Kekeluargaan Gotong Royong (MKGR) di Jakarta, Minggu (15/1/2012). Menurut Aziz, berdasarkan hasil kunjungan kerja Komisi III ke Aceh awal pekan kemarin, diduga serangkaian teror penembakan terkait dengan unsur politik. &quot;Ada kaitan politik tapi secara tidak langsung melainkan secara tidak langsung,&quot; sambungnya. Selain itu, Aziz meduga ada unsur kecemburuan sosial di balik aksi teror. Alasannya, penembak misterius kerap menjadikan para pendatag dari pulau Jawa sebagai sasaran tembak. &quot;Memang faktor-faktor kecemburuan daripada penduduk asli dan pendatang harus kita waspadai,&quot; ujar dia.Dalam rapat besok, Komisi Hukum akan mendengarkan penjelasan pemaparan awal Komnas HAM. Setelah itu, Komisi akan berkorrdinasi melakukan penyelidikan lanjutan. &quot;Akan kita selidiki dan koordinasikan agar bagaimana nanti hasil dari Komnas HAM sejalan dengan kita. Kita akan memantau agar rekomendasi itu bisa sejalan sesuai dengan aturan dan mekanisme yang ada,&quot; katanya.</description><content:encoded>JAKARTA - Komisi Hukum DPR akan menggelar rapat kerja bersama Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM). Rapat akan membahas serangkaian aksi teror penembakan yang terjadi di Nangroe Aceh Darusallam (NAD). &quot;Besok pukul 11.00 WIB akan dilakukan rapat dengan Komnas HAM,&quot; ungkap Wakil Ketua Komisi Hukum DPR, Aziz Syamsuddin, di sela perayaan HUT ke-52 Ormas Musyawarah Kekeluargaan Gotong Royong (MKGR) di Jakarta, Minggu (15/1/2012). Menurut Aziz, berdasarkan hasil kunjungan kerja Komisi III ke Aceh awal pekan kemarin, diduga serangkaian teror penembakan terkait dengan unsur politik. &quot;Ada kaitan politik tapi secara tidak langsung melainkan secara tidak langsung,&quot; sambungnya. Selain itu, Aziz meduga ada unsur kecemburuan sosial di balik aksi teror. Alasannya, penembak misterius kerap menjadikan para pendatag dari pulau Jawa sebagai sasaran tembak. &quot;Memang faktor-faktor kecemburuan daripada penduduk asli dan pendatang harus kita waspadai,&quot; ujar dia.Dalam rapat besok, Komisi Hukum akan mendengarkan penjelasan pemaparan awal Komnas HAM. Setelah itu, Komisi akan berkorrdinasi melakukan penyelidikan lanjutan. &quot;Akan kita selidiki dan koordinasikan agar bagaimana nanti hasil dari Komnas HAM sejalan dengan kita. Kita akan memantau agar rekomendasi itu bisa sejalan sesuai dengan aturan dan mekanisme yang ada,&quot; katanya.</content:encoded></item></channel></rss>
