<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pemilik Bengkel Diculik, Pelaku Minta Tebusan Rp30 Juta</title><description>Berpura-pura menjual velg mobil, kawanan penculik membawa kabur Sujono dan meminta tebusan Rp30 juta kepada istri korban.</description><link>https://news.okezone.com/read/2012/01/15/338/557469/pemilik-bengkel-diculik-pelaku-minta-tebusan-rp30-juta</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2012/01/15/338/557469/pemilik-bengkel-diculik-pelaku-minta-tebusan-rp30-juta"/><item><title>Pemilik Bengkel Diculik, Pelaku Minta Tebusan Rp30 Juta</title><link>https://news.okezone.com/read/2012/01/15/338/557469/pemilik-bengkel-diculik-pelaku-minta-tebusan-rp30-juta</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2012/01/15/338/557469/pemilik-bengkel-diculik-pelaku-minta-tebusan-rp30-juta</guid><pubDate>Minggu 15 Januari 2012 17:40 WIB</pubDate><dc:creator>Marieska Harya Virdhani</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/01/15/338/557469/DxaZ77tTUd.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/01/15/338/557469/DxaZ77tTUd.jpg</image><title>Ilustrasi</title></images><description>DEPOK - Nasib sial dialami Sujono, pemilik Bengkel Dimas Jaya Ban yang berlokasi di Jalan Kartini Nomor 12, Kelurahan Depok, Kecamatan Pancoran Mas, Depok. Dini hari tadi, Sujono diculik kawanan pria tak dikenal saat sedang menjaga tokonya.&amp;nbsp;Empa pria tiba-tiba mendatangi bengkel milik Sujono. Awalnya, mereka mengaku ingin menjual velg mobil seharga Rp7 juta.Sujono akhirnya menawar harga velg tersebut seharga Rp5 juta. Saat transaksi terjadi, Sujono mengambil velg ke mobil pelaku. Tanpa diduga tangan Sujono diborgol oleh seorang pelaku hingga dipaksa masuk ke dalam mobil bersama velg yang akan dijual itu.Saat perjalanan, pelaku menghubungi istri Sujono dan meminta uang tebusan sebesar Rp30 juta. Istri Sujono memilih melapor kasus ini ke polisi.Akhirnya, empat penculik berhasil ditangkap di luar pintu Tol Tanah Kusir.&amp;ldquo;Saya masih syok dan kejadiannya betul-betul cepat. Suami saya masih istirahat atas kejadian semalam,&amp;rdquo; ujar istri Sujono saat ditemui di rumahnya, Jalan Anggrek, Minggu (15/1/2012).Sementara itu pemilik toko elektronik di samping bengkel Sujono yang tak mau menyebutkan namanya, menuturkan Sujono sempat dipukuli para pelaku hingga babak belur di wajah.Petugas satpam BTN di samping bengkel Sujono juga membenarkan kejadian tersebut.</description><content:encoded>DEPOK - Nasib sial dialami Sujono, pemilik Bengkel Dimas Jaya Ban yang berlokasi di Jalan Kartini Nomor 12, Kelurahan Depok, Kecamatan Pancoran Mas, Depok. Dini hari tadi, Sujono diculik kawanan pria tak dikenal saat sedang menjaga tokonya.&amp;nbsp;Empa pria tiba-tiba mendatangi bengkel milik Sujono. Awalnya, mereka mengaku ingin menjual velg mobil seharga Rp7 juta.Sujono akhirnya menawar harga velg tersebut seharga Rp5 juta. Saat transaksi terjadi, Sujono mengambil velg ke mobil pelaku. Tanpa diduga tangan Sujono diborgol oleh seorang pelaku hingga dipaksa masuk ke dalam mobil bersama velg yang akan dijual itu.Saat perjalanan, pelaku menghubungi istri Sujono dan meminta uang tebusan sebesar Rp30 juta. Istri Sujono memilih melapor kasus ini ke polisi.Akhirnya, empat penculik berhasil ditangkap di luar pintu Tol Tanah Kusir.&amp;ldquo;Saya masih syok dan kejadiannya betul-betul cepat. Suami saya masih istirahat atas kejadian semalam,&amp;rdquo; ujar istri Sujono saat ditemui di rumahnya, Jalan Anggrek, Minggu (15/1/2012).Sementara itu pemilik toko elektronik di samping bengkel Sujono yang tak mau menyebutkan namanya, menuturkan Sujono sempat dipukuli para pelaku hingga babak belur di wajah.Petugas satpam BTN di samping bengkel Sujono juga membenarkan kejadian tersebut.</content:encoded></item></channel></rss>
