<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Warga Cemaskan Kubah Lava Baru Gunung Semeru</title><description>Kubah lava baru yang terbentuk pada 6 Januari lalu membuat warga yang bermukim di lereng Semeru cemas.</description><link>https://news.okezone.com/read/2012/01/15/340/557443/warga-cemaskan-kubah-lava-baru-gunung-semeru</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2012/01/15/340/557443/warga-cemaskan-kubah-lava-baru-gunung-semeru"/><item><title>Warga Cemaskan Kubah Lava Baru Gunung Semeru</title><link>https://news.okezone.com/read/2012/01/15/340/557443/warga-cemaskan-kubah-lava-baru-gunung-semeru</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2012/01/15/340/557443/warga-cemaskan-kubah-lava-baru-gunung-semeru</guid><pubDate>Minggu 15 Januari 2012 17:06 WIB</pubDate><dc:creator>Cucuk Donartono</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/01/15/340/557443/BljfaaA8Dk.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi Gunung Semeru (Foto: Koran SI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/01/15/340/557443/BljfaaA8Dk.jpg</image><title>Ilustrasi Gunung Semeru (Foto: Koran SI)</title></images><description>LUMAJANG - Warga yang bermukim lereng Gunung Semeru mencemaskan dampak dari pertumbuhan kubah lava dan guguran lava pijar dari puncak gunung.&amp;nbsp;Kubah lava Gunung Semeru sebagaimana terpantau hari ini dari Desa Oro-Oro Ombo, Kecamatan Pronojiwo, menunjukkan jalur bukaan sekira 300 meter dari bibir kawah Jonggring Saloko. Di situ terdapat material pasir dan batuan panas bekas guguran lava pijar yang masih membara dan mengepulkan asap panas.Semenjak turunya lava pijar beberapa hari lalu, warga mulai cemas,&amp;rdquo; tutur Muhammad Matasan, seorang warga Desa Oro-Oro Ombo, Minggu (15/1/2012).Sementara itu Kepala Pos Pengamatan Gunung Semeru, Sumarno, mengatakan api diam disertai terjadinya guguran lava pijar dari puncak gunung saat ini masih aman dari permukiman penduduk.Aktivitas guguran lava yang membentuk kubah lava baru terjadi pada 6 Januari lalu.Meski demikian dia mengimbau masyarakat yang bermukim di lereng gunung lebih meningkatkan kewaspadaan, terutama di musim hujan ini. Ancaman bahaya sekunder erupsi Semeru seperti banjir lahar dingin harus diwaspadai.Hingga hari ini status Gunung Semeru masih Waspada dengan 58 kali gempa embusan, tiga kali gempa vulkanik dalam, dan dua kali gempa guguran.</description><content:encoded>LUMAJANG - Warga yang bermukim lereng Gunung Semeru mencemaskan dampak dari pertumbuhan kubah lava dan guguran lava pijar dari puncak gunung.&amp;nbsp;Kubah lava Gunung Semeru sebagaimana terpantau hari ini dari Desa Oro-Oro Ombo, Kecamatan Pronojiwo, menunjukkan jalur bukaan sekira 300 meter dari bibir kawah Jonggring Saloko. Di situ terdapat material pasir dan batuan panas bekas guguran lava pijar yang masih membara dan mengepulkan asap panas.Semenjak turunya lava pijar beberapa hari lalu, warga mulai cemas,&amp;rdquo; tutur Muhammad Matasan, seorang warga Desa Oro-Oro Ombo, Minggu (15/1/2012).Sementara itu Kepala Pos Pengamatan Gunung Semeru, Sumarno, mengatakan api diam disertai terjadinya guguran lava pijar dari puncak gunung saat ini masih aman dari permukiman penduduk.Aktivitas guguran lava yang membentuk kubah lava baru terjadi pada 6 Januari lalu.Meski demikian dia mengimbau masyarakat yang bermukim di lereng gunung lebih meningkatkan kewaspadaan, terutama di musim hujan ini. Ancaman bahaya sekunder erupsi Semeru seperti banjir lahar dingin harus diwaspadai.Hingga hari ini status Gunung Semeru masih Waspada dengan 58 kali gempa embusan, tiga kali gempa vulkanik dalam, dan dua kali gempa guguran.</content:encoded></item></channel></rss>
