<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jusman: Masalah Plagiarisme Sudah Clear</title><description>Penulis Jusman Dalle dan Ketua Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa Marwan  Ja'far, sepakat untuk mengakhiri polemik soal plagiarisme. Mereka telah  bertemu di Makassar, pada Selasa 17 Januari lalu.</description><link>https://news.okezone.com/read/2012/01/17/339/558737/jusman-masalah-plagiarisme-sudah-clear</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2012/01/17/339/558737/jusman-masalah-plagiarisme-sudah-clear"/><item><title>Jusman: Masalah Plagiarisme Sudah Clear</title><link>https://news.okezone.com/read/2012/01/17/339/558737/jusman-masalah-plagiarisme-sudah-clear</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2012/01/17/339/558737/jusman-masalah-plagiarisme-sudah-clear</guid><pubDate>Selasa 17 Januari 2012 17:33 WIB</pubDate><dc:creator>Muhammad Saifullah </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/01/17/339/558737/Rkh2sBDhPA.jpg" expression="full" type="image/jpeg">ist</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/01/17/339/558737/Rkh2sBDhPA.jpg</image><title>ist</title></images><description>JAKARTA - Penulis Jusman Dalle dan Ketua Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa Marwan Ja'far, sepakat untuk mengakhiri polemik soal plagiarisme. Mereka telah bertemu di Makassar, pada Selasa 17 Januari lalu.
&amp;nbsp;
Jusman menyatakan masalah plagiarisme sudah selesai dan tidak perlu lagi diperpanjang. &quot;Saya sangat mengapresiasi kedatangan Pak Marwan ke Makassar. Soal plagiarisme itu sudah clear. Tidak ada plagiarisme,&quot; katanya dalam siaran pers kepada wartawan, Selasa (17/1/2012).
&amp;nbsp;
Jusman menjelaskan, sebagai sesama aktivis muslim, dirinya bersama Marwan sudah menyelesaikan miskomunikasi soal dugaan plagiarisme opini di Koran Tempo pada 13 Januari lalu.
&amp;nbsp;
&quot;Jadi kita sudah saling memaafkan, dan tidak perlu diperpanjang lagi. Saya tidak ingin masalah ini digunakan oleh pihak ketiga untuk kepentingan mereka,&quot; ujarnya.
&amp;nbsp;
Sementara Marwan Ja'far menilai pertemuan tersebut sangat positif dan bermanfaat bagi kedua belah pihak. &quot;Alhamdulillah saya ke sini silaturahim, bertemu dengan adik saya Jusman dan saudara-saudara yang lain,&quot; katanya.
&amp;nbsp;
Kepada wartawan, Marwan menjelaskan kasus artikelnya di Koran Tempo merupakan suatu &quot;kecelakaan.&quot; Ini dibuat dan dikirimkan ke media tanpa sepengetahuan dirinya.
&amp;nbsp;
&quot;Ada staf saya yang ingin memberi surprise dengan mengirim artikel ke Tempo tanpa konfirmasi dulu dengan saya,&quot; katanya.
&amp;nbsp;
Meski demikian, Marwan mengatakan tanggung jawab tetap pada dirinya karena yang tercantum dalam tulisan itu namanya. &quot;Itu saya sayangkan, malah nama saya yang tercemar. Anaknya sudah saya kasih peringatan keras, saya berhentikan sementara,&quot; tegasnya.
&amp;nbsp;
Dalam pertemuan tersebut, Marwan menjelaskan dirinya dan Jusman bersepaham untuk mengakhiri polemik ini. &quot;Ini jalan terbaik bagi kita berdua, karena kita tidak ingin dipolitisasi,&quot; ungkapnya.
&amp;nbsp;
&quot;Baru beberapa hari setelah kasus ini muncul, ada sejumlah pihak yang menggelar demo segala macam ke kampus saya di Yogya, ternyata mereka bukan dari mahasiswa kampus lain,&quot; tandasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Penulis Jusman Dalle dan Ketua Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa Marwan Ja'far, sepakat untuk mengakhiri polemik soal plagiarisme. Mereka telah bertemu di Makassar, pada Selasa 17 Januari lalu.
&amp;nbsp;
Jusman menyatakan masalah plagiarisme sudah selesai dan tidak perlu lagi diperpanjang. &quot;Saya sangat mengapresiasi kedatangan Pak Marwan ke Makassar. Soal plagiarisme itu sudah clear. Tidak ada plagiarisme,&quot; katanya dalam siaran pers kepada wartawan, Selasa (17/1/2012).
&amp;nbsp;
Jusman menjelaskan, sebagai sesama aktivis muslim, dirinya bersama Marwan sudah menyelesaikan miskomunikasi soal dugaan plagiarisme opini di Koran Tempo pada 13 Januari lalu.
&amp;nbsp;
&quot;Jadi kita sudah saling memaafkan, dan tidak perlu diperpanjang lagi. Saya tidak ingin masalah ini digunakan oleh pihak ketiga untuk kepentingan mereka,&quot; ujarnya.
&amp;nbsp;
Sementara Marwan Ja'far menilai pertemuan tersebut sangat positif dan bermanfaat bagi kedua belah pihak. &quot;Alhamdulillah saya ke sini silaturahim, bertemu dengan adik saya Jusman dan saudara-saudara yang lain,&quot; katanya.
&amp;nbsp;
Kepada wartawan, Marwan menjelaskan kasus artikelnya di Koran Tempo merupakan suatu &quot;kecelakaan.&quot; Ini dibuat dan dikirimkan ke media tanpa sepengetahuan dirinya.
&amp;nbsp;
&quot;Ada staf saya yang ingin memberi surprise dengan mengirim artikel ke Tempo tanpa konfirmasi dulu dengan saya,&quot; katanya.
&amp;nbsp;
Meski demikian, Marwan mengatakan tanggung jawab tetap pada dirinya karena yang tercantum dalam tulisan itu namanya. &quot;Itu saya sayangkan, malah nama saya yang tercemar. Anaknya sudah saya kasih peringatan keras, saya berhentikan sementara,&quot; tegasnya.
&amp;nbsp;
Dalam pertemuan tersebut, Marwan menjelaskan dirinya dan Jusman bersepaham untuk mengakhiri polemik ini. &quot;Ini jalan terbaik bagi kita berdua, karena kita tidak ingin dipolitisasi,&quot; ungkapnya.
&amp;nbsp;
&quot;Baru beberapa hari setelah kasus ini muncul, ada sejumlah pihak yang menggelar demo segala macam ke kampus saya di Yogya, ternyata mereka bukan dari mahasiswa kampus lain,&quot; tandasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
