<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Dongkrak penjualan e-toll pass, Dahlan siapkan hadiah</title><description>Minimnya penjualan e-toll pass membuat Menteri BUMN Dahlan Iskan  'gregetan'. Dahlan bahkan siap untuk turun ke lapangan ikut berjualan  e-toll pass.</description><link>https://news.okezone.com/read/2012/01/17/452/558517/dongkrak-penjualan-e-toll-pass-dahlan-siapkan-hadiah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2012/01/17/452/558517/dongkrak-penjualan-e-toll-pass-dahlan-siapkan-hadiah"/><item><title>Dongkrak penjualan e-toll pass, Dahlan siapkan hadiah</title><link>https://news.okezone.com/read/2012/01/17/452/558517/dongkrak-penjualan-e-toll-pass-dahlan-siapkan-hadiah</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2012/01/17/452/558517/dongkrak-penjualan-e-toll-pass-dahlan-siapkan-hadiah</guid><pubDate>Selasa 17 Januari 2012 13:37 WIB</pubDate><dc:creator></dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/01/17/452/558517/ylr3wOkGmH.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menteri BUMN Dahlan Iskan Foto: Koran Sindo</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/01/17/452/558517/ylr3wOkGmH.jpg</image><title>Menteri BUMN Dahlan Iskan Foto: Koran Sindo</title></images><description>Sindonews.com - Minimnya penjualan e-toll pass membuat Menteri BUMN Dahlan Iskan 'gregetan'. Dahlan bahkan siap untuk turun ke lapangan ikut berjualan e-toll pass. Demi mendongkrak penjualan, rencananya akan ada hadiah berupa alat elektronik sebagai alat untuk memancing konsumen membeli e-toll pass.&quot;Jadi nanti siapa yang beli e-Toll pass, pas saya jualan nanti dapat hadiah khusus. Hadiahnya masih dirahasiakan apakah akan BlackBerry, Ipod, Ipad, ya masih dipikirkan,&quot; ungkapnya kala ditemui di Gedung Kementerian BUMN, Jakarta, Selasa (17/1/2012)Namun kehadiran bos salah satu media tersebut akan diberitahukan secara mendadak pas hari dimana Dahlan akan berjualan e-toll pass tersebut. &quot;Bayangkan saja kalau nanti Bank Mandiri berhasil, maka dalam satu hari akan terdapat empat juta transaksi. Kalau bagi bank kan itu besar sekali,&quot; pungkasnya.Guna mengefektifkan penggunaan e-toll pass BUMN berencana untuk membuat gerbang tol tambahan sebanyak 50 gerbang tol. &quot;Penambahan gerbang tol sebanyak 50 gerbang di seluruh Jakarta yang khusus untuk e-toll pass tersebut,&quot; ungkap Dahlan.Rencananya penambahan tersebut akan selesai pada Maret 2012. Selain itu Dahlan pun memundurkan target penjualan e-toll pass yang asalnya 750 ribu menjadi 650 ribu kendaraan pada Juni 2012.&quot;Kita targetkan pada Juni 2012 penjualan e-toll pass sebesar 650 ribu atau jumlah tersebut merupakan 25 persen dari semua pengguna jalan. Kalau target ini jalan maka di jalan tol nanti tidak akan antre lagi,&quot; pungkasnya.Sebagaimana diketahui, baru sekira 60 ribu pengguna mobil yang menggunakan e-toll pass ini. Direktur Utama PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Zulkifli Zaini mengatakan, jumlah kendaraan yang baru memiliki e-Toll pass baru sekira delapan persen saja dari total 750 ribu kendaraan yang harus memiliki e-toll pass.&quot;Yang baru pakai delapan persen dari total itu (750 ribu). Tapi kita akan usahakan bisa jadi 20 persenan,&quot; ungkap Zulkifli.Menurutnya, perbankan pelat merah tersebut akan berusaha lebih agresif lagi agar target tersebut dapat tercapai. &quot;Kita akan agresif untuk memasarkan e-toll pass, sesuai harapan pak menteri bahwa antrean di tol mudah-mudahan menurun tidak seperti saat sekarang ini,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>Sindonews.com - Minimnya penjualan e-toll pass membuat Menteri BUMN Dahlan Iskan 'gregetan'. Dahlan bahkan siap untuk turun ke lapangan ikut berjualan e-toll pass. Demi mendongkrak penjualan, rencananya akan ada hadiah berupa alat elektronik sebagai alat untuk memancing konsumen membeli e-toll pass.&quot;Jadi nanti siapa yang beli e-Toll pass, pas saya jualan nanti dapat hadiah khusus. Hadiahnya masih dirahasiakan apakah akan BlackBerry, Ipod, Ipad, ya masih dipikirkan,&quot; ungkapnya kala ditemui di Gedung Kementerian BUMN, Jakarta, Selasa (17/1/2012)Namun kehadiran bos salah satu media tersebut akan diberitahukan secara mendadak pas hari dimana Dahlan akan berjualan e-toll pass tersebut. &quot;Bayangkan saja kalau nanti Bank Mandiri berhasil, maka dalam satu hari akan terdapat empat juta transaksi. Kalau bagi bank kan itu besar sekali,&quot; pungkasnya.Guna mengefektifkan penggunaan e-toll pass BUMN berencana untuk membuat gerbang tol tambahan sebanyak 50 gerbang tol. &quot;Penambahan gerbang tol sebanyak 50 gerbang di seluruh Jakarta yang khusus untuk e-toll pass tersebut,&quot; ungkap Dahlan.Rencananya penambahan tersebut akan selesai pada Maret 2012. Selain itu Dahlan pun memundurkan target penjualan e-toll pass yang asalnya 750 ribu menjadi 650 ribu kendaraan pada Juni 2012.&quot;Kita targetkan pada Juni 2012 penjualan e-toll pass sebesar 650 ribu atau jumlah tersebut merupakan 25 persen dari semua pengguna jalan. Kalau target ini jalan maka di jalan tol nanti tidak akan antre lagi,&quot; pungkasnya.Sebagaimana diketahui, baru sekira 60 ribu pengguna mobil yang menggunakan e-toll pass ini. Direktur Utama PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Zulkifli Zaini mengatakan, jumlah kendaraan yang baru memiliki e-Toll pass baru sekira delapan persen saja dari total 750 ribu kendaraan yang harus memiliki e-toll pass.&quot;Yang baru pakai delapan persen dari total itu (750 ribu). Tapi kita akan usahakan bisa jadi 20 persenan,&quot; ungkap Zulkifli.Menurutnya, perbankan pelat merah tersebut akan berusaha lebih agresif lagi agar target tersebut dapat tercapai. &quot;Kita akan agresif untuk memasarkan e-toll pass, sesuai harapan pak menteri bahwa antrean di tol mudah-mudahan menurun tidak seperti saat sekarang ini,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
