<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pemprov Jatim Tegaskan Tak Akan Bubarkan BPWS</title><description>BPWS dianggap masih diperlukan dengan lebih melibatkan masyarakat Madura.</description><link>https://news.okezone.com/read/2012/01/19/340/559904/pemprov-jatim-tegaskan-tak-akan-bubarkan-bpws</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2012/01/19/340/559904/pemprov-jatim-tegaskan-tak-akan-bubarkan-bpws"/><item><title>Pemprov Jatim Tegaskan Tak Akan Bubarkan BPWS</title><link>https://news.okezone.com/read/2012/01/19/340/559904/pemprov-jatim-tegaskan-tak-akan-bubarkan-bpws</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2012/01/19/340/559904/pemprov-jatim-tegaskan-tak-akan-bubarkan-bpws</guid><pubDate>Kamis 19 Januari 2012 14:09 WIB</pubDate><dc:creator>Nurul Arifin</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/01/19/340/559904/HJZUi0jkra.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Gus Ipul di tengah pengunjuk rasa di Surabaya (Foto: okezone/Nurul A)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/01/19/340/559904/HJZUi0jkra.jpg</image><title>Gus Ipul di tengah pengunjuk rasa di Surabaya (Foto: okezone/Nurul A)</title></images><description>SURABAYA - Pemerintah Provinsi Jawa Timur menegaskan, tidak akan membubarkan Badan Pengembangan Wilayah Suramadu (BPWS) meski bermunculan tuntutan pembubaran lembaga itu.&amp;nbsp;Salah satu elemen yang menyuarakan penolakan perpanjangan BPWS adalah Aliansi Pesantren se-Kabupaten Bangkalan. Mereka menganggap, selama dua tahun bekerja BPWS tidak membuahkan kemakmuran bagi masyarakat Madura.&amp;ldquo;Kinerja BPWS justru menjadi pemicu kecemburuan sosial antara masyarakat dan Pemda setempat,&amp;rdquo; kata Rizal, salah seorang peserta unjuk rasa di depan Gedung DPRD Jatim, Jalan Indrapura, Surabaya, Kamis (19/1/2012).Selain berorasi, ratusan massa ini juga menggelar doa bersama. Akhirnya, perwakilan massa menggelar audensi dengan wakil rakyat bersama pihak Pemprov Jatim.Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf, saat menemui pengunjuk rasa mengaku akan menampung aspirasi para pengunjuk rasa. Pria yang akrab disapa Gus Ipul itu berkomentar pihaknya masih melakukan upaya-upaya agar semua kepentingan terakomodir.&amp;ldquo;Kami kira pembubaran bukan langkah yang tepat, yang baik adalah revitalisasi dengan mengakomodir kepentingan masyarakat Madura. Apa pun yang dilakukan di Madura harus mengikutkan masyarakat Madura,&amp;rdquo; terang Gus Ipul.Saat ini BPWS diberi anggaran Rp250 miliar, namun anggaran tidak mampu diserap sepenuhnya. &amp;ldquo; BPWS bekerja mengikuti aspirasi masyarakat Madura,&quot; tambah pria asal Pasuruan itu.</description><content:encoded>SURABAYA - Pemerintah Provinsi Jawa Timur menegaskan, tidak akan membubarkan Badan Pengembangan Wilayah Suramadu (BPWS) meski bermunculan tuntutan pembubaran lembaga itu.&amp;nbsp;Salah satu elemen yang menyuarakan penolakan perpanjangan BPWS adalah Aliansi Pesantren se-Kabupaten Bangkalan. Mereka menganggap, selama dua tahun bekerja BPWS tidak membuahkan kemakmuran bagi masyarakat Madura.&amp;ldquo;Kinerja BPWS justru menjadi pemicu kecemburuan sosial antara masyarakat dan Pemda setempat,&amp;rdquo; kata Rizal, salah seorang peserta unjuk rasa di depan Gedung DPRD Jatim, Jalan Indrapura, Surabaya, Kamis (19/1/2012).Selain berorasi, ratusan massa ini juga menggelar doa bersama. Akhirnya, perwakilan massa menggelar audensi dengan wakil rakyat bersama pihak Pemprov Jatim.Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf, saat menemui pengunjuk rasa mengaku akan menampung aspirasi para pengunjuk rasa. Pria yang akrab disapa Gus Ipul itu berkomentar pihaknya masih melakukan upaya-upaya agar semua kepentingan terakomodir.&amp;ldquo;Kami kira pembubaran bukan langkah yang tepat, yang baik adalah revitalisasi dengan mengakomodir kepentingan masyarakat Madura. Apa pun yang dilakukan di Madura harus mengikutkan masyarakat Madura,&amp;rdquo; terang Gus Ipul.Saat ini BPWS diberi anggaran Rp250 miliar, namun anggaran tidak mampu diserap sepenuhnya. &amp;ldquo; BPWS bekerja mengikuti aspirasi masyarakat Madura,&quot; tambah pria asal Pasuruan itu.</content:encoded></item></channel></rss>
