<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Masa Inkubasi Virus Flu Burung AS Tak Terdeteksi</title><description>AS (5), bocah yang meninggal akibat flu burung, ternyata baru diketahui  positif terinveksi virus H5N1 setelah kondisinya memburuk pada Jumat 13  Januari lalu.</description><link>https://news.okezone.com/read/2012/01/20/338/560645/masa-inkubasi-virus-flu-burung-as-tak-terdeteksi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2012/01/20/338/560645/masa-inkubasi-virus-flu-burung-as-tak-terdeteksi"/><item><title>Masa Inkubasi Virus Flu Burung AS Tak Terdeteksi</title><link>https://news.okezone.com/read/2012/01/20/338/560645/masa-inkubasi-virus-flu-burung-as-tak-terdeteksi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2012/01/20/338/560645/masa-inkubasi-virus-flu-burung-as-tak-terdeteksi</guid><pubDate>Jum'at 20 Januari 2012 14:59 WIB</pubDate><dc:creator>Catur Nugroho Saputra</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/01/20/338/560645/a7Lxe5x6H3.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: Dok Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/01/20/338/560645/a7Lxe5x6H3.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: Dok Okezone)</title></images><description>JAKARTA - AS (5), bocah yang meninggal akibat flu burung, ternyata baru diketahui positif terinveksi virus H5N1 setelah kondisinya memburuk pada Jumat 13 Januari lalu.&quot;Saat itu kami mengambil sampel air liurnya dan dia positif terkena flu burung. Kami sudah berusaha menyelamatkannya dengan memberikan obat,&quot; kata Direktur Utama Rumah Sakit (Rs) Persahabatan dr Priyanti kepada wartawan, Jumat (20/1/2012).Menurutnya, AS sempat membaik kondisinya sehingga dipindahkan dari ruang isolasi ke ruang perawatan anak sebelum 13 Januari. &quot;Hasil tes sampel sebanyak tiga kali juga menunjukkan kalau dia negatif flu burung,&quot; terang dia.Mengenai tiga hasil sempel yang sebelumnya negatif, Priyanti menjelaskan, virus H5N1 yang menginveksi AS diduga tidak terditeksi masa inkubasinya. &quot;Tiga sampel yang kita kirim sama, namun tidak ketahuan,&quot; ungkapnya.</description><content:encoded>JAKARTA - AS (5), bocah yang meninggal akibat flu burung, ternyata baru diketahui positif terinveksi virus H5N1 setelah kondisinya memburuk pada Jumat 13 Januari lalu.&quot;Saat itu kami mengambil sampel air liurnya dan dia positif terkena flu burung. Kami sudah berusaha menyelamatkannya dengan memberikan obat,&quot; kata Direktur Utama Rumah Sakit (Rs) Persahabatan dr Priyanti kepada wartawan, Jumat (20/1/2012).Menurutnya, AS sempat membaik kondisinya sehingga dipindahkan dari ruang isolasi ke ruang perawatan anak sebelum 13 Januari. &quot;Hasil tes sampel sebanyak tiga kali juga menunjukkan kalau dia negatif flu burung,&quot; terang dia.Mengenai tiga hasil sempel yang sebelumnya negatif, Priyanti menjelaskan, virus H5N1 yang menginveksi AS diduga tidak terditeksi masa inkubasinya. &quot;Tiga sampel yang kita kirim sama, namun tidak ketahuan,&quot; ungkapnya.</content:encoded></item></channel></rss>
