<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>50 Telur Ular Piton Menetas</title><description>Taman Margasatwa Gembiraloka Yogyakarta kedatangan penghuni baru yakni 50 ekor ular piton atau sanca kembang.</description><link>https://news.okezone.com/read/2012/01/25/340/562837/50-telur-ular-piton-menetas</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2012/01/25/340/562837/50-telur-ular-piton-menetas"/><item><title>50 Telur Ular Piton Menetas</title><link>https://news.okezone.com/read/2012/01/25/340/562837/50-telur-ular-piton-menetas</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2012/01/25/340/562837/50-telur-ular-piton-menetas</guid><pubDate>Rabu 25 Januari 2012 08:16 WIB</pubDate><dc:creator>Gunanto</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/01/25/340/562837/FAayZHE13G.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi piton (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/01/25/340/562837/FAayZHE13G.jpg</image><title>Ilustrasi piton (Foto: Reuters)</title></images><description>YOGYAKARTA - Sebanyak 50 telur ular piton atau sanca kembang berhasil menetas di Taman Margasatwa Gembiraloka, Yogyakarta. Proses pengeraman telur oleh induk piton sepanjang enam meter tersebut memerlukan waktu tiga bulan.Meski baru menetas, namun panjang anak piton sudah mencapai satu meter.Untuk menjaga agar bayi piton tetap hidup selama pengeraman, mereka dipisahkan dari induk dan diletakkan di kotak kaca dalam ruang karantina. Sedang induk piton tetap berada di dalam kandang di zona reptil.Setelah menetas, anak phyton reticulatus ini tidak langsung diberi makan, namun harus menunggu selama sepekan.Gunardi, Humas Taman Margasatwa Gembiraloka, Rabu (25/1/2012), mengatakan pihaknya berupaya agar 50 anakan piton  itu bisa bertahan di masa kritis lima hari pascamenetas. Sehingga kehadiran mereka dapat  menjaga populasi ular sanca kembang itu dari kepunahan.Induk piton itu sudah menetaskan puluhan telur dua kali. Beberapa bulan lalu sang induk berhasil menetaskan 30 telur. Saat ini 30 ular itu sudah tumbuh dewasa.</description><content:encoded>YOGYAKARTA - Sebanyak 50 telur ular piton atau sanca kembang berhasil menetas di Taman Margasatwa Gembiraloka, Yogyakarta. Proses pengeraman telur oleh induk piton sepanjang enam meter tersebut memerlukan waktu tiga bulan.Meski baru menetas, namun panjang anak piton sudah mencapai satu meter.Untuk menjaga agar bayi piton tetap hidup selama pengeraman, mereka dipisahkan dari induk dan diletakkan di kotak kaca dalam ruang karantina. Sedang induk piton tetap berada di dalam kandang di zona reptil.Setelah menetas, anak phyton reticulatus ini tidak langsung diberi makan, namun harus menunggu selama sepekan.Gunardi, Humas Taman Margasatwa Gembiraloka, Rabu (25/1/2012), mengatakan pihaknya berupaya agar 50 anakan piton  itu bisa bertahan di masa kritis lima hari pascamenetas. Sehingga kehadiran mereka dapat  menjaga populasi ular sanca kembang itu dari kepunahan.Induk piton itu sudah menetaskan puluhan telur dua kali. Beberapa bulan lalu sang induk berhasil menetaskan 30 telur. Saat ini 30 ular itu sudah tumbuh dewasa.</content:encoded></item></channel></rss>
