<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Astaga... Perampok Konsul Prancis Pakai Pistol Mainan</title><description>Polisi mengamankan pelaku perampokan yang terjadi di rumah Konsulat Prancis Philippe Germain  Pigliano (55) di Jalan Ciumbuleuit 112 A Bandung beberapa waktu lalu.</description><link>https://news.okezone.com/read/2012/01/26/340/564069/astaga-perampok-konsul-prancis-pakai-pistol-mainan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2012/01/26/340/564069/astaga-perampok-konsul-prancis-pakai-pistol-mainan"/><item><title>Astaga... Perampok Konsul Prancis Pakai Pistol Mainan</title><link>https://news.okezone.com/read/2012/01/26/340/564069/astaga-perampok-konsul-prancis-pakai-pistol-mainan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2012/01/26/340/564069/astaga-perampok-konsul-prancis-pakai-pistol-mainan</guid><pubDate>Kamis 26 Januari 2012 16:28 WIB</pubDate><dc:creator>Iman Herdiana</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/01/26/340/564069/gJQyXnBSsa.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi senjata api (Foto: Ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/01/26/340/564069/gJQyXnBSsa.jpg</image><title>Ilustrasi senjata api (Foto: Ist)</title></images><description>BANDUNG- Perampokan yang terjadi di rumah Konsulat Prancis Philippe Germain Pigliano (55) di Jalan Ciumbuleuit 112 A Bandung beberapa waktu lalu, ternyata dilakukan oleh tiga orang pelaku yang menggunakan pistol pemantik api alias pistol mainan.Tiga pelaku perampokan tersebut berhasil ditangkap Reskrim Polrestabes Bandung. Pelaku terdiri dari CE, EN, JO dan MU (penadah). Usia mereka rata-rata 30 tahunan.Kanitreskrim Polrestabes Bandung AKBP Wijonarko menjelaskan, modus pelaku memasuki rumah dengan cara melompat pagar tembok samping. Mereka masuk ke rumah dengan mencongkel pintu. Di dalam rumah, mereka menodong korban dengan korek gas berbentuk senjata api (pistol).&quot;Kurang dari seminggu perampokan ini bisa terungkap,&quot; kata Wijonarko di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno-Hatta Bandung, Kamis (26/1/2012).Setelah tiga pelaku masuk ke dalam rumah dan melumpuhkan korban, mereka menyekap dan mengikat korban. Lalu mereka menguras harta berupa laptop, perhiasan, kamera, uang, dengan nilai Rp750 juta. Setelah itu pelaku lari menggunakan kendaraan yang sudah disiapkan.Kepolisian kini menahan tiga pelaku dan menyimpan alat-alat bukti berupa dua buah&amp;nbsp; korek gas berbentuk pistol, tiga golok, gergaji besi, linggis, obeng, lampu senter, tas, lakban, dan tutup kepala.Barang bukti yang dicuri pelaku yang kini diamankan berupa laptop, cincin bermata batu merah ati, liontin, tas kerja, dan lain-lain.Wijonarko menyebutkan, pelaku ditangkap di tiga tempat berbeda. Pertama ditangkap di Bandung Kulon, lalu di Cililin Kabupaten Bandung, dan Tangerang.Sementara di tempat yang sama, Kepala Humas Polda Jabar AKBP Martinus Sitompul menambahkan, masing-masing pelaku sebelumnya pernah ditahan (residivis). Mereka melakukan perampokan itu demi memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.Akibat tindakannya itu, mereka terancam pasal 365 KUHP tentang perampokan dan diancam di atas 5 tahun penjara.Pelaku yang usianya rata-rata 30 tahunan mengaku perampokan dilakukan karena spontanitas. Mereka juga tidak tahu bahwa yang dirampoknya adalah Konsul Prancis.Rencananya, para pelaku akan memakai uang hasil rampoknya untuk membayar utang, untuk sewa kontrakan, hingga untuk beli rokok. Sebelumnya diberitakan, perampokan bersenpi menghebohkan Kota Bandung. Pasalnya, yang dirampok adalah konsul Prancis Philippe Germain Vigliano (55) yang sehari-hari bertugas di Pusat Kebudayaan Prancis (CCF) Bandung.</description><content:encoded>BANDUNG- Perampokan yang terjadi di rumah Konsulat Prancis Philippe Germain Pigliano (55) di Jalan Ciumbuleuit 112 A Bandung beberapa waktu lalu, ternyata dilakukan oleh tiga orang pelaku yang menggunakan pistol pemantik api alias pistol mainan.Tiga pelaku perampokan tersebut berhasil ditangkap Reskrim Polrestabes Bandung. Pelaku terdiri dari CE, EN, JO dan MU (penadah). Usia mereka rata-rata 30 tahunan.Kanitreskrim Polrestabes Bandung AKBP Wijonarko menjelaskan, modus pelaku memasuki rumah dengan cara melompat pagar tembok samping. Mereka masuk ke rumah dengan mencongkel pintu. Di dalam rumah, mereka menodong korban dengan korek gas berbentuk senjata api (pistol).&quot;Kurang dari seminggu perampokan ini bisa terungkap,&quot; kata Wijonarko di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno-Hatta Bandung, Kamis (26/1/2012).Setelah tiga pelaku masuk ke dalam rumah dan melumpuhkan korban, mereka menyekap dan mengikat korban. Lalu mereka menguras harta berupa laptop, perhiasan, kamera, uang, dengan nilai Rp750 juta. Setelah itu pelaku lari menggunakan kendaraan yang sudah disiapkan.Kepolisian kini menahan tiga pelaku dan menyimpan alat-alat bukti berupa dua buah&amp;nbsp; korek gas berbentuk pistol, tiga golok, gergaji besi, linggis, obeng, lampu senter, tas, lakban, dan tutup kepala.Barang bukti yang dicuri pelaku yang kini diamankan berupa laptop, cincin bermata batu merah ati, liontin, tas kerja, dan lain-lain.Wijonarko menyebutkan, pelaku ditangkap di tiga tempat berbeda. Pertama ditangkap di Bandung Kulon, lalu di Cililin Kabupaten Bandung, dan Tangerang.Sementara di tempat yang sama, Kepala Humas Polda Jabar AKBP Martinus Sitompul menambahkan, masing-masing pelaku sebelumnya pernah ditahan (residivis). Mereka melakukan perampokan itu demi memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.Akibat tindakannya itu, mereka terancam pasal 365 KUHP tentang perampokan dan diancam di atas 5 tahun penjara.Pelaku yang usianya rata-rata 30 tahunan mengaku perampokan dilakukan karena spontanitas. Mereka juga tidak tahu bahwa yang dirampoknya adalah Konsul Prancis.Rencananya, para pelaku akan memakai uang hasil rampoknya untuk membayar utang, untuk sewa kontrakan, hingga untuk beli rokok. Sebelumnya diberitakan, perampokan bersenpi menghebohkan Kota Bandung. Pasalnya, yang dirampok adalah konsul Prancis Philippe Germain Vigliano (55) yang sehari-hari bertugas di Pusat Kebudayaan Prancis (CCF) Bandung.</content:encoded></item></channel></rss>
