<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Karena Narkoba 9 Nyawa Melayang, Ini Tantangan untuk BNN</title><description>Kepastian Afriani Susanti memakai narkoba, membuktikan begitu mudahnya mandapatkan barang haram ini di ibu kota. Menurut pengamat Kepolisian Bambang Widodo Umar, hal ini menjadi tantangan untuk Badan Narkotikan Nasional  (BNN).</description><link>https://news.okezone.com/read/2012/01/27/338/564375/karena-narkoba-9-nyawa-melayang-ini-tantangan-untuk-bnn</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2012/01/27/338/564375/karena-narkoba-9-nyawa-melayang-ini-tantangan-untuk-bnn"/><item><title>Karena Narkoba 9 Nyawa Melayang, Ini Tantangan untuk BNN</title><link>https://news.okezone.com/read/2012/01/27/338/564375/karena-narkoba-9-nyawa-melayang-ini-tantangan-untuk-bnn</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2012/01/27/338/564375/karena-narkoba-9-nyawa-melayang-ini-tantangan-untuk-bnn</guid><pubDate>Jum'at 27 Januari 2012 08:44 WIB</pubDate><dc:creator>K. Yudha Wirakusuma</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/01/27/338/564375/BI2AUph2tm.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Xenia maut di Tugu Tani (Foto: Tri Kurniawan/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/01/27/338/564375/BI2AUph2tm.jpg</image><title>Xenia maut di Tugu Tani (Foto: Tri Kurniawan/Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Afriani Susanti (29) dipastikan sedang dalam pengaruh narkoba, saat Daihatsu Xenia yang dikemudikannya menabrak belasan pejalan kaki dan menewaskan sembilan orang di Jalan Ridwan Rais, Jakarta, beberapa hari lalu.Menurut pengamat Kepolisian Bambang Widodo Umar, hal ini tentu berbanding lurus dengan maraknya peredaran narkoba di ibu kota. Dan hal ini dinilai menjadi tantangan besar bagi Badan Narkotikan Nasional (BNN).&amp;ldquo;Saya dengar Indonesia pasar narkoba ke-2 di dunia,&amp;rdquo; kata Bambang saat berbincang dengan okezone, Kamis (26/1/2012).BNN, kata Bambang, jangan hanya gencar memburu peredaran narkoba di daerah-daerah, namun juga menyentuh peredaran barang haram ini di Jakarta. Termasuk juga menghambat jaringan narkoba dari luar negeri.&amp;ldquo;Keterpaduan perdagangan sabu Internasional. Jangan ngubek di Tanah Air, atese polisi monitor jaringan narkotik ke Indonesia, data geng pelaku internasional, apa sudah kembangkan. Kalau penyelidikan di indonesia saja, kebobolan terus,&amp;rdquo; terangnya.Sebab Bambang meyakini bisnis narkotika memang cukup menggiurkan, Karenanya jangan sampai aparat kalah jaringan narkoba. &amp;ldquo;Narkotik itu ada istilahnya, &amp;lsquo;nakodolar&amp;rsquo; bisnisnya miliaran,&amp;rdquo; tukasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Afriani Susanti (29) dipastikan sedang dalam pengaruh narkoba, saat Daihatsu Xenia yang dikemudikannya menabrak belasan pejalan kaki dan menewaskan sembilan orang di Jalan Ridwan Rais, Jakarta, beberapa hari lalu.Menurut pengamat Kepolisian Bambang Widodo Umar, hal ini tentu berbanding lurus dengan maraknya peredaran narkoba di ibu kota. Dan hal ini dinilai menjadi tantangan besar bagi Badan Narkotikan Nasional (BNN).&amp;ldquo;Saya dengar Indonesia pasar narkoba ke-2 di dunia,&amp;rdquo; kata Bambang saat berbincang dengan okezone, Kamis (26/1/2012).BNN, kata Bambang, jangan hanya gencar memburu peredaran narkoba di daerah-daerah, namun juga menyentuh peredaran barang haram ini di Jakarta. Termasuk juga menghambat jaringan narkoba dari luar negeri.&amp;ldquo;Keterpaduan perdagangan sabu Internasional. Jangan ngubek di Tanah Air, atese polisi monitor jaringan narkotik ke Indonesia, data geng pelaku internasional, apa sudah kembangkan. Kalau penyelidikan di indonesia saja, kebobolan terus,&amp;rdquo; terangnya.Sebab Bambang meyakini bisnis narkotika memang cukup menggiurkan, Karenanya jangan sampai aparat kalah jaringan narkoba. &amp;ldquo;Narkotik itu ada istilahnya, &amp;lsquo;nakodolar&amp;rsquo; bisnisnya miliaran,&amp;rdquo; tukasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
