<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pemerkosaan Marak karena Lemahnya Perlindungan Hukum</title><description>Fenomena pencabulan dan pemerkosaan yang terjadi belakangan ini  mengundang reaksi pemerhati perempuan, Ratna Sarumpaet. Menurut dia,  aksi asusila tersebut marak lantaran undang-undang yang mengatur hal ini  sangat lemah.</description><link>https://news.okezone.com/read/2012/01/27/338/564606/pemerkosaan-marak-karena-lemahnya-perlindungan-hukum</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2012/01/27/338/564606/pemerkosaan-marak-karena-lemahnya-perlindungan-hukum"/><item><title>Pemerkosaan Marak karena Lemahnya Perlindungan Hukum</title><link>https://news.okezone.com/read/2012/01/27/338/564606/pemerkosaan-marak-karena-lemahnya-perlindungan-hukum</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2012/01/27/338/564606/pemerkosaan-marak-karena-lemahnya-perlindungan-hukum</guid><pubDate>Jum'at 27 Januari 2012 13:53 WIB</pubDate><dc:creator>Bagus Santosa</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/01/27/338/564606/kYo1i0CtdQ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/01/27/338/564606/kYo1i0CtdQ.jpg</image><title>Ilustrasi</title></images><description>JAKARTA - Fenomena pencabulan dan pemerkosaan yang terjadi belakangan ini mengundang reaksi pemerhati perempuan, Ratna Sarumpaet. Menurut dia, aksi asusila tersebut marak lantaran undang-undang yang mengatur hal ini sangat lemah.&quot;UU perkosaan lemah. Tahu kenapa lemah, karena laki-laki yang ada di DPR sana yang buat aturan,&quot; kata dia di Kampus Universitas Satya Negara Indonesia (USNI), Jakarta, Jumat (27/1/2012).Terkait banyaknya insiden pemerkosaan di angkutan umum, Ratna melihat selama ini sistem yang dianut moda transportasi umum di Tanah Air tidak berjalan dengan baik.&quot;Mikrolet-mikrolet itu memang belum ada sistem-sistem yang baik jangan cuma razia-razia saja. Pemerintah harus lebih aware,&quot; katanya.Dia pun mengusulkan agar setiap jalur trayek memiliki pengontrol yang bisa mengawasi setiap angkutan yang melalui jalur yang dilalui. &quot;Harusnya trayeknya itu kan per jalur. Ada yang mengontrol, jadi bisa ke data siapa yang megang dan siapa yang bawa kendaraan itu,&quot; tambahnya. </description><content:encoded>JAKARTA - Fenomena pencabulan dan pemerkosaan yang terjadi belakangan ini mengundang reaksi pemerhati perempuan, Ratna Sarumpaet. Menurut dia, aksi asusila tersebut marak lantaran undang-undang yang mengatur hal ini sangat lemah.&quot;UU perkosaan lemah. Tahu kenapa lemah, karena laki-laki yang ada di DPR sana yang buat aturan,&quot; kata dia di Kampus Universitas Satya Negara Indonesia (USNI), Jakarta, Jumat (27/1/2012).Terkait banyaknya insiden pemerkosaan di angkutan umum, Ratna melihat selama ini sistem yang dianut moda transportasi umum di Tanah Air tidak berjalan dengan baik.&quot;Mikrolet-mikrolet itu memang belum ada sistem-sistem yang baik jangan cuma razia-razia saja. Pemerintah harus lebih aware,&quot; katanya.Dia pun mengusulkan agar setiap jalur trayek memiliki pengontrol yang bisa mengawasi setiap angkutan yang melalui jalur yang dilalui. &quot;Harusnya trayeknya itu kan per jalur. Ada yang mengontrol, jadi bisa ke data siapa yang megang dan siapa yang bawa kendaraan itu,&quot; tambahnya. </content:encoded></item></channel></rss>
