<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Oktarina Ngaku Pernah Diajak Nazar ke Singapura </title><description>Diakuinya kepergiannya saat itu dalam rangka ulang tahun Neneng Sri Wahyuningsih. Di Singapura.</description><link>https://news.okezone.com/read/2012/01/27/339/564765/oktarina-ngaku-pernah-diajak-nazar-ke-singapura</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2012/01/27/339/564765/oktarina-ngaku-pernah-diajak-nazar-ke-singapura"/><item><title>Oktarina Ngaku Pernah Diajak Nazar ke Singapura </title><link>https://news.okezone.com/read/2012/01/27/339/564765/oktarina-ngaku-pernah-diajak-nazar-ke-singapura</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2012/01/27/339/564765/oktarina-ngaku-pernah-diajak-nazar-ke-singapura</guid><pubDate>Jum'at 27 Januari 2012 16:21 WIB</pubDate><dc:creator>Fiddy Anggriawan </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/01/27/339/564765/Fhkd4pGOyo.jpg" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/01/27/339/564765/Fhkd4pGOyo.jpg</image><title></title></images><description>JAKARTA - Saksi kunci kasus korupsi pembangunan wisma atlet SEA Games, Oktarina Furi mengaku dirinya pada 10 Mei 2011 pernah dibawa oleh Nazaruddin ke Singapura untuk membuka rekening di sana.
&amp;nbsp;
Diakuinya kepergiannya saat itu dalam rangka ulang tahun Neneng Sri Wahyuningsih. Di Singapura, Oktarina juga menyatakan bertemu dengan Nazarudin. &quot;Saya pernah dibawa ke Singapura untuk membuka tellen center, cuma saya tidak mengerti,&quot; tutur Oktarina di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Jumat (27/1/2012).
&amp;nbsp;
&quot;Yang menyuruh saya untuk membuka rekening di Singapura ialah Ibu Neneng dan Pak Nazar,&quot; lanjutnya.
&amp;nbsp;
Namun, karena tidak mengerti prosedurnya, Oktarina mengaku tidak jadi membuka rekening di sana. &quot;Dua-duanya menyuruh tapi saya enggak bisa,&amp;rdquo; akunya.
&amp;nbsp;
Pada persidangan sebelumnya, Yulianis mengatakan Nazaruddin telah mengirimkan sebagian uangnya ke Singapura, namun Yulianis tidak mengetahui secar detail berapa jumlah uang yang dikirim.
&amp;nbsp;
&quot;Setahu saya uang dikirim pertama kali USD5 juta. Kedua, 3 juta dolar Singapura, dan&amp;nbsp; 3 juta Euro. Saya lupa rincinya, belum sempat di sita KPK. Sebelum kejadian, uang yang di Jakarta ada sebagian di kirim ke Singapura,&quot; ujar Yulianis beberapa waktu lalu.</description><content:encoded>JAKARTA - Saksi kunci kasus korupsi pembangunan wisma atlet SEA Games, Oktarina Furi mengaku dirinya pada 10 Mei 2011 pernah dibawa oleh Nazaruddin ke Singapura untuk membuka rekening di sana.
&amp;nbsp;
Diakuinya kepergiannya saat itu dalam rangka ulang tahun Neneng Sri Wahyuningsih. Di Singapura, Oktarina juga menyatakan bertemu dengan Nazarudin. &quot;Saya pernah dibawa ke Singapura untuk membuka tellen center, cuma saya tidak mengerti,&quot; tutur Oktarina di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Jumat (27/1/2012).
&amp;nbsp;
&quot;Yang menyuruh saya untuk membuka rekening di Singapura ialah Ibu Neneng dan Pak Nazar,&quot; lanjutnya.
&amp;nbsp;
Namun, karena tidak mengerti prosedurnya, Oktarina mengaku tidak jadi membuka rekening di sana. &quot;Dua-duanya menyuruh tapi saya enggak bisa,&amp;rdquo; akunya.
&amp;nbsp;
Pada persidangan sebelumnya, Yulianis mengatakan Nazaruddin telah mengirimkan sebagian uangnya ke Singapura, namun Yulianis tidak mengetahui secar detail berapa jumlah uang yang dikirim.
&amp;nbsp;
&quot;Setahu saya uang dikirim pertama kali USD5 juta. Kedua, 3 juta dolar Singapura, dan&amp;nbsp; 3 juta Euro. Saya lupa rincinya, belum sempat di sita KPK. Sebelum kejadian, uang yang di Jakarta ada sebagian di kirim ke Singapura,&quot; ujar Yulianis beberapa waktu lalu.</content:encoded></item></channel></rss>
