<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>BNPB: 14 Orang Meninggal Diterjang Angin Puting Beliung</title><description>Kepala Pusat Data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo  Purwo Nugroho mencatat sekira 14 orang meninggal dan 2.364 rumah rusak  akibat diterjang angin puting beliung yang terjadi 4 hari belakangan ini  di 35 kabupaten/kota di Jawa dan Bali.</description><link>https://news.okezone.com/read/2012/01/29/338/565454/bnpb-14-orang-meninggal-diterjang-angin-puting-beliung</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2012/01/29/338/565454/bnpb-14-orang-meninggal-diterjang-angin-puting-beliung"/><item><title>BNPB: 14 Orang Meninggal Diterjang Angin Puting Beliung</title><link>https://news.okezone.com/read/2012/01/29/338/565454/bnpb-14-orang-meninggal-diterjang-angin-puting-beliung</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2012/01/29/338/565454/bnpb-14-orang-meninggal-diterjang-angin-puting-beliung</guid><pubDate>Minggu 29 Januari 2012 12:04 WIB</pubDate><dc:creator></dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/01/29/338/565454/u8PfxialdG.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: Heru Haryono/okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/01/29/338/565454/u8PfxialdG.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: Heru Haryono/okezone)</title></images><description>JAKARTA - Kepala Pusat Data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho mencatat sekira 14 orang meninggal dan 2.364 rumah rusak akibat diterjang angin puting beliung yang terjadi 4 hari belakangan ini di 35 kabupaten/kota di Jawa dan Bali. &quot;Akibatnya secara keseluruhan ada 14 orang meninggal dunia, 60 orang luka-luka dan 2.364 rumah rusak,&quot; ucapnya melalui pesan singkat kepada okezone, Minggu (28/1/2012).Sutopo menambahkan, kerusakan rumah bervariasi, dari roboh hingga rusak ringan. Umumnya kerusakan karena terkena pohon roboh dan atap rumah yang terangkat oleh angin.&quot;Dari 35 kabupaten/kota tersebut adalah Lebak, Tangerang, Pandeglang, Sukabumi, Bekasi, Kepulauan Seribu, Jakarta Selatan, Majalengka, Garut, Kuningan, Tasikmalaya, Ciamis, Bandung, &amp;nbsp;Cianjur, Situbondo, Kediri, Blitar, Malang, Indramayu, Magelang, Boyolali, Semarang, Banyumas, Sleman, Jember, Wonosobo, Purbalingga, Banjarnegara, Ponorogo, Ngawi, Pasuruan, Magetan, Bangkalan, Sumenep, Tabanan, dan Denpasar,&quot; tambahnyaKata Sutopo, 14 korban meninggal akibat kejatuhan pohon tumbang, yaitu 3 orang di Tabanan, 3 orang di Purbalingga, 2 orang di Kediri, 2 orang di Banyumas. &amp;nbsp;&quot;Sedangkan di Jakarta Selatan, Wonosobo, Ciamis, dan Pasuruan masing-masing seorang. Berdasarkan jumlah kerusakan rumah yang terparah terjadi Kepulauan Seribu, Banyumas, Banjarnegara dan Situbondo,&quot; lanjutnyaKejadian puting beliung yang masif, lanjut Sutopo, sangat dipengaruhi adanya siklon tropis IGGY di selatan Nusa Tenggara dan Bali. &quot;Saat ini siklon tropis IGGY sudah makin melemah dan menjauhi wilayah Indonesia,&quot; tuturnyaKata Sutopo, BPBD dan pemerintah daerah bersama TNI/Polri, dinas terkait dan masyarakat telah memberikan bantuan penangangan bencana. &quot;Logistik dan peralatan bantuan BNPB yang diberikan kepada BPBD provinsi sebagian telah didistribusikan kepada korban. Beberapa pemda telah memberikan santunan kepada keluarga korban dan bantuan perbaikan rumah,&quot; tutupnya</description><content:encoded>JAKARTA - Kepala Pusat Data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho mencatat sekira 14 orang meninggal dan 2.364 rumah rusak akibat diterjang angin puting beliung yang terjadi 4 hari belakangan ini di 35 kabupaten/kota di Jawa dan Bali. &quot;Akibatnya secara keseluruhan ada 14 orang meninggal dunia, 60 orang luka-luka dan 2.364 rumah rusak,&quot; ucapnya melalui pesan singkat kepada okezone, Minggu (28/1/2012).Sutopo menambahkan, kerusakan rumah bervariasi, dari roboh hingga rusak ringan. Umumnya kerusakan karena terkena pohon roboh dan atap rumah yang terangkat oleh angin.&quot;Dari 35 kabupaten/kota tersebut adalah Lebak, Tangerang, Pandeglang, Sukabumi, Bekasi, Kepulauan Seribu, Jakarta Selatan, Majalengka, Garut, Kuningan, Tasikmalaya, Ciamis, Bandung, &amp;nbsp;Cianjur, Situbondo, Kediri, Blitar, Malang, Indramayu, Magelang, Boyolali, Semarang, Banyumas, Sleman, Jember, Wonosobo, Purbalingga, Banjarnegara, Ponorogo, Ngawi, Pasuruan, Magetan, Bangkalan, Sumenep, Tabanan, dan Denpasar,&quot; tambahnyaKata Sutopo, 14 korban meninggal akibat kejatuhan pohon tumbang, yaitu 3 orang di Tabanan, 3 orang di Purbalingga, 2 orang di Kediri, 2 orang di Banyumas. &amp;nbsp;&quot;Sedangkan di Jakarta Selatan, Wonosobo, Ciamis, dan Pasuruan masing-masing seorang. Berdasarkan jumlah kerusakan rumah yang terparah terjadi Kepulauan Seribu, Banyumas, Banjarnegara dan Situbondo,&quot; lanjutnyaKejadian puting beliung yang masif, lanjut Sutopo, sangat dipengaruhi adanya siklon tropis IGGY di selatan Nusa Tenggara dan Bali. &quot;Saat ini siklon tropis IGGY sudah makin melemah dan menjauhi wilayah Indonesia,&quot; tuturnyaKata Sutopo, BPBD dan pemerintah daerah bersama TNI/Polri, dinas terkait dan masyarakat telah memberikan bantuan penangangan bencana. &quot;Logistik dan peralatan bantuan BNPB yang diberikan kepada BPBD provinsi sebagian telah didistribusikan kepada korban. Beberapa pemda telah memberikan santunan kepada keluarga korban dan bantuan perbaikan rumah,&quot; tutupnya</content:encoded></item></channel></rss>
