<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Mayoritas DPC Demokrat Pasang Badan untuk Anas</title><description>Meski posisi Anas Urbaningrum sebagai Ketua Umum Partai Demokrat  terancam menyusul isu pemakzulan terhadapnya, namun mayoritas DPD dan  DPC masih mengendaki Anas tetap memimpin parta.</description><link>https://news.okezone.com/read/2012/01/29/339/565608/mayoritas-dpc-demokrat-pasang-badan-untuk-anas</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2012/01/29/339/565608/mayoritas-dpc-demokrat-pasang-badan-untuk-anas"/><item><title>Mayoritas DPC Demokrat Pasang Badan untuk Anas</title><link>https://news.okezone.com/read/2012/01/29/339/565608/mayoritas-dpc-demokrat-pasang-badan-untuk-anas</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2012/01/29/339/565608/mayoritas-dpc-demokrat-pasang-badan-untuk-anas</guid><pubDate>Minggu 29 Januari 2012 21:28 WIB</pubDate><dc:creator>Rohmat</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/01/29/339/565608/w6DQLGpFxk.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: (dok okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/01/29/339/565608/w6DQLGpFxk.jpg</image><title>Foto: (dok okezone)</title></images><description>DENPASAR - Meski posisi Anas Urbaningrum sebagai Ketua Umum Partai Demokrat terancam menyusul isu pemakzulan terhadapnya, namun mayoritas DPD dan DPC masih mengendaki Anas tetap memimpin partai berlambang bintang Mercy tersebut.Klaim dukungan terhadap Anas itu disampaikan Ketua DPP Partai Demokrat I Gede Pasek Suardika menanggapi gempuran bertubi-tubi yang dialamatkan ke mantan Ketua Umum PB HMI tersebut.&quot;Mayoritas DPD dan DPC mendukung Anas. Mereka yang memiliki suara, saya yakin mayoritasnya menghendaki Anas memimpin partai,&quot; katanya di Denpasar, Minggu (29/1/2012).Kalaupun di internal partai ada yang menolak atau menginginkan Anas lengser karena diduga terlibat korupsi wisma atlet SEA Games adalah mereka yang memiliki syahwat politik kelewat besar. Karena itulah, muncul kesan perpecahan sampai puncaknya isu pemakzulan terhadap Anas.&quot;Mungkin ada yang syahwat politiknya tidak bisa dikendalikan sehingga seperti itu,&quot; ucap Pasek yang enggan menyebutkan nama kader tersebut.Bahkan sembari berseloroh, Pasek menyebut koleganya di partai itu dengan istilah iman Demokratnya masih lemah. &quot;Orang itu tidak bisa menerima tausiyah Pak SBY atau tausiyah Pak SBY tidak tertanam di hatinya, ini yang perlu disadarkan,&quot; ujarnya enteng.Lantas, seberapa kuat pengaruhnya orang-orang di internal partai yang menginginkan Anas lengser, kata Pasek jumlahnya relatif kecil. &quot;Orang-orang ini merasa dirinya besar. Tetapi sebenarnya dia tidak tidak mengakar di bawah,&quot; ujarnya sengit tanpa mau merinci kader dimaksud.Pasek kembali menegaskan, jika kepemimpinan Anas dinilai berhasil dan sesuai dengan harapan kader dan pengurus di bawah. &quot;Pak Anas masih disayang di DPD karena beliau berani meninggalkan jabatan semua yang sudah dipegang hanya untuk mewujudkan komitmennya dalam membesarkan partai dengan mengunjungi pengurus di seluruh Indonesia,&quot; kata Pasek.Terkait desakan pelengseran Anas, sambung Pasek, realitas yang muncul di opini publik dengan realitas di lapangan sangat jauh berbeda. &quot;Anas di manapun turun menemui kader dan pengurus di bawah selalu disambut antusias. Kunjungan Anas di Indramayu, Jawa Barat yang mendapat sambutan hangat petani tambak udang adalah bukti dirinya masih mengakar di bawah,&quot; paparnya.Tidak hanya itu, bahkan saat Anas menemui kadernya di Pelembang juga disambut massa dalam jumlah besar sekira 165 ribu orang, rekor angka massa untuk sebuah hajatan partai. &quot;Demikian pula kunjungan di Madiun sampai Sulawesi Tengah mencatat rekor tertinggi dari jumlah massa yang hadir,&quot; katanya menambahkan.Dari apa yang disampaikan tersebut, sambungnya, adalah potret dan gambaran betapa figur Anas masih kuat mengakar di tingkat bawah hingga saat ini. Dia juga menegaskan, sampai saat ini partainya masih solid dan kompak, sehingga tidak benar jika ada desakan menggelar Kongres Luar Biasa ataupun kabar jika Ketua Dewan Pembina SBY disebut-sebut&amp;nbsp; telah mengantongi nama pengganti Anas.&quot;Saat ini yang terjadi di partai kami adalah dinamika politik bukan perpecahan,&quot; tegasnya lagi. (sus) </description><content:encoded>DENPASAR - Meski posisi Anas Urbaningrum sebagai Ketua Umum Partai Demokrat terancam menyusul isu pemakzulan terhadapnya, namun mayoritas DPD dan DPC masih mengendaki Anas tetap memimpin partai berlambang bintang Mercy tersebut.Klaim dukungan terhadap Anas itu disampaikan Ketua DPP Partai Demokrat I Gede Pasek Suardika menanggapi gempuran bertubi-tubi yang dialamatkan ke mantan Ketua Umum PB HMI tersebut.&quot;Mayoritas DPD dan DPC mendukung Anas. Mereka yang memiliki suara, saya yakin mayoritasnya menghendaki Anas memimpin partai,&quot; katanya di Denpasar, Minggu (29/1/2012).Kalaupun di internal partai ada yang menolak atau menginginkan Anas lengser karena diduga terlibat korupsi wisma atlet SEA Games adalah mereka yang memiliki syahwat politik kelewat besar. Karena itulah, muncul kesan perpecahan sampai puncaknya isu pemakzulan terhadap Anas.&quot;Mungkin ada yang syahwat politiknya tidak bisa dikendalikan sehingga seperti itu,&quot; ucap Pasek yang enggan menyebutkan nama kader tersebut.Bahkan sembari berseloroh, Pasek menyebut koleganya di partai itu dengan istilah iman Demokratnya masih lemah. &quot;Orang itu tidak bisa menerima tausiyah Pak SBY atau tausiyah Pak SBY tidak tertanam di hatinya, ini yang perlu disadarkan,&quot; ujarnya enteng.Lantas, seberapa kuat pengaruhnya orang-orang di internal partai yang menginginkan Anas lengser, kata Pasek jumlahnya relatif kecil. &quot;Orang-orang ini merasa dirinya besar. Tetapi sebenarnya dia tidak tidak mengakar di bawah,&quot; ujarnya sengit tanpa mau merinci kader dimaksud.Pasek kembali menegaskan, jika kepemimpinan Anas dinilai berhasil dan sesuai dengan harapan kader dan pengurus di bawah. &quot;Pak Anas masih disayang di DPD karena beliau berani meninggalkan jabatan semua yang sudah dipegang hanya untuk mewujudkan komitmennya dalam membesarkan partai dengan mengunjungi pengurus di seluruh Indonesia,&quot; kata Pasek.Terkait desakan pelengseran Anas, sambung Pasek, realitas yang muncul di opini publik dengan realitas di lapangan sangat jauh berbeda. &quot;Anas di manapun turun menemui kader dan pengurus di bawah selalu disambut antusias. Kunjungan Anas di Indramayu, Jawa Barat yang mendapat sambutan hangat petani tambak udang adalah bukti dirinya masih mengakar di bawah,&quot; paparnya.Tidak hanya itu, bahkan saat Anas menemui kadernya di Pelembang juga disambut massa dalam jumlah besar sekira 165 ribu orang, rekor angka massa untuk sebuah hajatan partai. &quot;Demikian pula kunjungan di Madiun sampai Sulawesi Tengah mencatat rekor tertinggi dari jumlah massa yang hadir,&quot; katanya menambahkan.Dari apa yang disampaikan tersebut, sambungnya, adalah potret dan gambaran betapa figur Anas masih kuat mengakar di tingkat bawah hingga saat ini. Dia juga menegaskan, sampai saat ini partainya masih solid dan kompak, sehingga tidak benar jika ada desakan menggelar Kongres Luar Biasa ataupun kabar jika Ketua Dewan Pembina SBY disebut-sebut&amp;nbsp; telah mengantongi nama pengganti Anas.&quot;Saat ini yang terjadi di partai kami adalah dinamika politik bukan perpecahan,&quot; tegasnya lagi. (sus) </content:encoded></item></channel></rss>
