<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Anwar Janji Prioritaskan Indonesia jika Terpilih Jadi PM</title><description>Penanganan TKI dan isu perbatasan dengan Indonesia akan menjadi prioritas Anwar jika terpilih menjadi perdana menteri baru.</description><link>https://news.okezone.com/read/2012/01/30/337/566290/anwar-janji-prioritaskan-indonesia-jika-terpilih-jadi-pm</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2012/01/30/337/566290/anwar-janji-prioritaskan-indonesia-jika-terpilih-jadi-pm"/><item><title>Anwar Janji Prioritaskan Indonesia jika Terpilih Jadi PM</title><link>https://news.okezone.com/read/2012/01/30/337/566290/anwar-janji-prioritaskan-indonesia-jika-terpilih-jadi-pm</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2012/01/30/337/566290/anwar-janji-prioritaskan-indonesia-jika-terpilih-jadi-pm</guid><pubDate>Senin 30 Januari 2012 18:32 WIB</pubDate><dc:creator>Iman Herdiana</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/01/30/337/566290/w6AGmGUdcK.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Anwar Ibrahim pidato di ITB (Foto: okezone/Iman Herdiana)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/01/30/337/566290/w6AGmGUdcK.jpg</image><title>Anwar Ibrahim pidato di ITB (Foto: okezone/Iman Herdiana)</title></images><description>BANDUNG -  Tokoh oposisi Malaysia, Anwar Ibrahim, berjanji akan memprioritaskan Indonesia jika terpilih menjadi Perdana Menteri dalam pemilihan umum 2013 mendatang.&amp;nbsp;&amp;ldquo;Semuanya saya prioritaskan, mulai dari masalah tenaga kerja Indonesia (TKI) hingga perbatasan,&amp;rdquo; beber mantan Deputi Perdana Menteri (PM) Malaysia ini di Bandung, Senin (30/1/2012).Anwar menilai hukuman cambuk atau hukuman mati terhadap warga Indonesia, terutama TKI harus ditangani secara bijak. Menurutnya, Pemerintah Malaysia  selama ini kurang menangani dengan baik soal pekerja asing. &amp;ldquo;Jangan jadikan mereka budak,&amp;rdquo; tegasnya.Anwar juga berjanji akan menurunkan harga minyak dan gas di Malaysia jika berhasil menggantikan posisi yang kini diduduki Najib Razak itu.&amp;ldquo;Hal pertama yang akan saya lakukan jika terpilih jadi PM Malaysia, dalam satu hari saya akan turunkan harga minyak dan gas di Malaysia,&amp;rdquo; ujarnya.Malaysia, kata dia, merupakan negara penghasil minyak bumi dan gas terbesar. Setiap tahun Pemerintah Malaysia memperoleh keuntungan 90 miliar ringgit.Untuk maju dalam pemilu nanti, dia mengklaim sudah meraup banyak dukungan dari rakyat Negeri Jiran tersebut. &amp;ldquo;Setelah dibebaskan 9 Januari lalu, dukungan dari rakyat sangat besar,&amp;rdquo; ucapnya.</description><content:encoded>BANDUNG -  Tokoh oposisi Malaysia, Anwar Ibrahim, berjanji akan memprioritaskan Indonesia jika terpilih menjadi Perdana Menteri dalam pemilihan umum 2013 mendatang.&amp;nbsp;&amp;ldquo;Semuanya saya prioritaskan, mulai dari masalah tenaga kerja Indonesia (TKI) hingga perbatasan,&amp;rdquo; beber mantan Deputi Perdana Menteri (PM) Malaysia ini di Bandung, Senin (30/1/2012).Anwar menilai hukuman cambuk atau hukuman mati terhadap warga Indonesia, terutama TKI harus ditangani secara bijak. Menurutnya, Pemerintah Malaysia  selama ini kurang menangani dengan baik soal pekerja asing. &amp;ldquo;Jangan jadikan mereka budak,&amp;rdquo; tegasnya.Anwar juga berjanji akan menurunkan harga minyak dan gas di Malaysia jika berhasil menggantikan posisi yang kini diduduki Najib Razak itu.&amp;ldquo;Hal pertama yang akan saya lakukan jika terpilih jadi PM Malaysia, dalam satu hari saya akan turunkan harga minyak dan gas di Malaysia,&amp;rdquo; ujarnya.Malaysia, kata dia, merupakan negara penghasil minyak bumi dan gas terbesar. Setiap tahun Pemerintah Malaysia memperoleh keuntungan 90 miliar ringgit.Untuk maju dalam pemilu nanti, dia mengklaim sudah meraup banyak dukungan dari rakyat Negeri Jiran tersebut. &amp;ldquo;Setelah dibebaskan 9 Januari lalu, dukungan dari rakyat sangat besar,&amp;rdquo; ucapnya.</content:encoded></item></channel></rss>
