<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Megawati: Negara Cenderung Biarkan Kekerasan</title><description>Mantan Presiden Megawati Soekarnoputri menilai ada kecenderungan negara telah melakukan pembiaran terhadap sejumlah kekerasan yang terjadi di Indonesia kahir-akhir ini.</description><link>https://news.okezone.com/read/2012/01/30/339/565970/megawati-negara-cenderung-biarkan-kekerasan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2012/01/30/339/565970/megawati-negara-cenderung-biarkan-kekerasan"/><item><title>Megawati: Negara Cenderung Biarkan Kekerasan</title><link>https://news.okezone.com/read/2012/01/30/339/565970/megawati-negara-cenderung-biarkan-kekerasan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2012/01/30/339/565970/megawati-negara-cenderung-biarkan-kekerasan</guid><pubDate>Senin 30 Januari 2012 13:50 WIB</pubDate><dc:creator>Mustholih</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/01/30/339/565970/z56UnHv7Th.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Wakil Ketua MPR Ahmad Farhan Hamid,  Melani Leimena Suharli, Mantan Presiden Megawati Soekarnoputri, Ketua MPR Taufiq Kiemas dan Ketua DPD Irman Gusman.  (Runi Sari/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/01/30/339/565970/z56UnHv7Th.jpg</image><title>Wakil Ketua MPR Ahmad Farhan Hamid,  Melani Leimena Suharli, Mantan Presiden Megawati Soekarnoputri, Ketua MPR Taufiq Kiemas dan Ketua DPD Irman Gusman.  (Runi Sari/Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Mantan Presiden Megawati Soekarnoputri menilai ada kecenderungan negara telah melakukan pembiaran terhadap sejumlah kekerasan yang terjadi di Indonesia kahir-akhir ini. Dia mengatakan kekerasan kian merebak dengan intensitas yang semakin luas.
&amp;nbsp;
&quot;Ini menggambarkan betapa sulit mendapatkan rasa aman,&quot; kata Megawati seperti dikutip Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Tjahjo Kumolo, di kantor ICIS, Matraman, Jakarta, 30/1/2012.
&amp;nbsp;
Menurut Megawati, kekerasan yang ada di Indonesia melibatkan rakyat melawan rakyat, rakyat melawan aparat hukum, dan rakyat melawan penguasa. &quot;Kekerasan yang mengatasnamakan agama pun semakin sering terjadi,&quot; kutip Tjahjo.
&amp;nbsp;
Selain itu, masalah korupsi dinilai Mega juga telah memerosotkan moralitas bangsa. Ia menilai korupsi telah terjadi di semua lini. &quot;Kita juga menghadapi persoalan eksternal berupa ketidakpastian ekonomi akibat krisis Eropa dan Amerika,&quot; kata Mega.
&amp;nbsp;</description><content:encoded>JAKARTA - Mantan Presiden Megawati Soekarnoputri menilai ada kecenderungan negara telah melakukan pembiaran terhadap sejumlah kekerasan yang terjadi di Indonesia kahir-akhir ini. Dia mengatakan kekerasan kian merebak dengan intensitas yang semakin luas.
&amp;nbsp;
&quot;Ini menggambarkan betapa sulit mendapatkan rasa aman,&quot; kata Megawati seperti dikutip Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Tjahjo Kumolo, di kantor ICIS, Matraman, Jakarta, 30/1/2012.
&amp;nbsp;
Menurut Megawati, kekerasan yang ada di Indonesia melibatkan rakyat melawan rakyat, rakyat melawan aparat hukum, dan rakyat melawan penguasa. &quot;Kekerasan yang mengatasnamakan agama pun semakin sering terjadi,&quot; kutip Tjahjo.
&amp;nbsp;
Selain itu, masalah korupsi dinilai Mega juga telah memerosotkan moralitas bangsa. Ia menilai korupsi telah terjadi di semua lini. &quot;Kita juga menghadapi persoalan eksternal berupa ketidakpastian ekonomi akibat krisis Eropa dan Amerika,&quot; kata Mega.
&amp;nbsp;</content:encoded></item></channel></rss>
