<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Depresi Dicerai Suami, Anak Bunuh Ibu Kandung</title><description>Sejak ditinggal oleh suaminya, dia kerap mengamuk. Puncaknya, dini hari tadi dia membacok ibunya sendiri hingga tewas.</description><link>https://news.okezone.com/read/2012/01/30/340/565742/depresi-dicerai-suami-anak-bunuh-ibu-kandung</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2012/01/30/340/565742/depresi-dicerai-suami-anak-bunuh-ibu-kandung"/><item><title>Depresi Dicerai Suami, Anak Bunuh Ibu Kandung</title><link>https://news.okezone.com/read/2012/01/30/340/565742/depresi-dicerai-suami-anak-bunuh-ibu-kandung</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2012/01/30/340/565742/depresi-dicerai-suami-anak-bunuh-ibu-kandung</guid><pubDate>Senin 30 Januari 2012 09:44 WIB</pubDate><dc:creator>Ahmad Subki</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/01/30/340/565742/Tlge6dGx9h.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (thestraitstimes)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/01/30/340/565742/Tlge6dGx9h.jpg</image><title>Ilustrasi (thestraitstimes)</title></images><description>PONOROGO - Seorang perempuan di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, tega menghabisi nyawa ibu kandungnya sendiri. Korban dibacok menggunakan senjata tajam hingga tujuh kali.&amp;nbsp;Mayat Tukinem (90), warga Desa Ngunut, Kecamatan Babadan, tewas mengenaskan di rumahnya sendiri setelah dibunuh HS (50) pada dini hari tadi.Hasil olah TKP yang dilakukan jajaran Polres Ponorogo, menyebutkan korban tewas di kamar tidur dengan luka bacok di kepala, wajah, dan leher.Dari keterangan warga,  korban terlibat cekcok dengan HS sejak Minggu pagi kemarin. Cekcok berlanjut pada dini hari tadi sekira pukul 01.00 WIB hingga peristiwa sadis itu terjadi.Usai membunuh korban, pelaku membuang parang dan mengurung diri di dalam kamar.Tubuh korban kali pertama ditemukan oleh Mita, adik korban. Kejadian ini langsung dilaporkan ke polisi. Atas permintaan keluarga, jenazah Tukinem tidak diautopsi, namun langsung dimakamkan.Kasat Reskrim Polres Ponorogo AKP Nyoto mengungkapkan pelaku diketahui mengalami depresi sejak ditinggal cerai oleh suaminya. HS bahkan sempat dirawat di rumah sakit jiwa. Meski sudah dinyatakan sembuh, namun terkadang dia masih mengamuk.&amp;rdquo;Setelah nikah dia bercerai dan sampai sekarang masih sering kambuh,&amp;rdquo; terang Nyoto, Senin (30/1/2012).Tak hanya dengan ibunya, HS diketahui tetangga juga kerap cekcok dengan anggota keluarganya yang lain.HS kini diamankan polisi. Rencananya dia akan dibawa ke rumah jiwa untuk penanangan lebih lanjut.</description><content:encoded>PONOROGO - Seorang perempuan di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, tega menghabisi nyawa ibu kandungnya sendiri. Korban dibacok menggunakan senjata tajam hingga tujuh kali.&amp;nbsp;Mayat Tukinem (90), warga Desa Ngunut, Kecamatan Babadan, tewas mengenaskan di rumahnya sendiri setelah dibunuh HS (50) pada dini hari tadi.Hasil olah TKP yang dilakukan jajaran Polres Ponorogo, menyebutkan korban tewas di kamar tidur dengan luka bacok di kepala, wajah, dan leher.Dari keterangan warga,  korban terlibat cekcok dengan HS sejak Minggu pagi kemarin. Cekcok berlanjut pada dini hari tadi sekira pukul 01.00 WIB hingga peristiwa sadis itu terjadi.Usai membunuh korban, pelaku membuang parang dan mengurung diri di dalam kamar.Tubuh korban kali pertama ditemukan oleh Mita, adik korban. Kejadian ini langsung dilaporkan ke polisi. Atas permintaan keluarga, jenazah Tukinem tidak diautopsi, namun langsung dimakamkan.Kasat Reskrim Polres Ponorogo AKP Nyoto mengungkapkan pelaku diketahui mengalami depresi sejak ditinggal cerai oleh suaminya. HS bahkan sempat dirawat di rumah sakit jiwa. Meski sudah dinyatakan sembuh, namun terkadang dia masih mengamuk.&amp;rdquo;Setelah nikah dia bercerai dan sampai sekarang masih sering kambuh,&amp;rdquo; terang Nyoto, Senin (30/1/2012).Tak hanya dengan ibunya, HS diketahui tetangga juga kerap cekcok dengan anggota keluarganya yang lain.HS kini diamankan polisi. Rencananya dia akan dibawa ke rumah jiwa untuk penanangan lebih lanjut.</content:encoded></item></channel></rss>
