<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tak Mampu Bayar, Pasien Gizi Buruk Pilih Tinggalkan RS</title><description>Anhar (6) dan Hasminah (10), dua pasien penderita gizi buruk warga Desa  Sogimalaha, Kecamatan Maba, Kabupaten Halmahera Timur, Maluku Utara,  terpaksa dibawa pulang keluarganya dari rumah sakit, Senin (30/1/2012)  pagi.</description><link>https://news.okezone.com/read/2012/01/30/340/566044/tak-mampu-bayar-pasien-gizi-buruk-pilih-tinggalkan-rs</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2012/01/30/340/566044/tak-mampu-bayar-pasien-gizi-buruk-pilih-tinggalkan-rs"/><item><title>Tak Mampu Bayar, Pasien Gizi Buruk Pilih Tinggalkan RS</title><link>https://news.okezone.com/read/2012/01/30/340/566044/tak-mampu-bayar-pasien-gizi-buruk-pilih-tinggalkan-rs</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2012/01/30/340/566044/tak-mampu-bayar-pasien-gizi-buruk-pilih-tinggalkan-rs</guid><pubDate>Senin 30 Januari 2012 14:56 WIB</pubDate><dc:creator>Usman Sidik Dana Ezha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/01/30/340/566044/gO7eRJYYeM.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi rumah sakit (Foto: Ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/01/30/340/566044/gO7eRJYYeM.jpg</image><title>Ilustrasi rumah sakit (Foto: Ist)</title></images><description>MALUKU- Anhar (6) dan Hasminah (10), dua pasien penderita gizi buruk warga Desa Sogimalaha, Kecamatan Maba, Kabupaten Halmahera Timur, Maluku Utara, terpaksa dibawa pulang keluarganya dari rumah sakit, Senin (30/1/2012) pagi.Meski kondisi dua bocah tersebut sangat memprihatinkan, orangtua memaksa pulang. Pasalnya mereka tidak mampu membayar biaya rumah sakit serta membeli kebutuhan lainnya selama di rumah sakit.Kedua bocah ini mendapat perawatan kurang lebih dua minggu pada November 2011 lalu. Kondisinya sudah sangat memprihatinkan sebab tidak bisa berjalan seperti anak-anak seusianya.Miraz Idrus, orangtua Anhar, mengaku sempat emosi dan marah kepada wartawan karena menganggap sebagai pegawai pemerintah setempat. Namun setelah dijelaskan, Miraz akhirnya memahami.Sementara itu pihak Rumah Sakit Umum Daerah Halmahera Timur beberapa kali dihubungi menolak memberikan keterangan. Pemerintah daerah setempat juga sulit dikonfirmasi, semua pejabat yang mengangkat telepon menolak memberikan keterangan.Data yang diperoleh dari sumber resmi Dinas Kesehatan Kabupaten Halmahera Timur, penderita gizi buruk di Kabupaten Halmahera Timur terus meningkat.Pada 2010 terdapat 23 orang penderita, lima di antaranya meninggal. Di 2011 terdapat 16 penderita dan delapan di antaranya meninggal. Sementara itu menginjak 2012, terdapat 12 orang yang tersebar di beberapa desa.Meningkatnya penderita gizi buruk setempat dikarenakan kurangnya perhatian pemerintah setempat untuk serius menagani penderita gizi buruk ini.</description><content:encoded>MALUKU- Anhar (6) dan Hasminah (10), dua pasien penderita gizi buruk warga Desa Sogimalaha, Kecamatan Maba, Kabupaten Halmahera Timur, Maluku Utara, terpaksa dibawa pulang keluarganya dari rumah sakit, Senin (30/1/2012) pagi.Meski kondisi dua bocah tersebut sangat memprihatinkan, orangtua memaksa pulang. Pasalnya mereka tidak mampu membayar biaya rumah sakit serta membeli kebutuhan lainnya selama di rumah sakit.Kedua bocah ini mendapat perawatan kurang lebih dua minggu pada November 2011 lalu. Kondisinya sudah sangat memprihatinkan sebab tidak bisa berjalan seperti anak-anak seusianya.Miraz Idrus, orangtua Anhar, mengaku sempat emosi dan marah kepada wartawan karena menganggap sebagai pegawai pemerintah setempat. Namun setelah dijelaskan, Miraz akhirnya memahami.Sementara itu pihak Rumah Sakit Umum Daerah Halmahera Timur beberapa kali dihubungi menolak memberikan keterangan. Pemerintah daerah setempat juga sulit dikonfirmasi, semua pejabat yang mengangkat telepon menolak memberikan keterangan.Data yang diperoleh dari sumber resmi Dinas Kesehatan Kabupaten Halmahera Timur, penderita gizi buruk di Kabupaten Halmahera Timur terus meningkat.Pada 2010 terdapat 23 orang penderita, lima di antaranya meninggal. Di 2011 terdapat 16 penderita dan delapan di antaranya meninggal. Sementara itu menginjak 2012, terdapat 12 orang yang tersebar di beberapa desa.Meningkatnya penderita gizi buruk setempat dikarenakan kurangnya perhatian pemerintah setempat untuk serius menagani penderita gizi buruk ini.</content:encoded></item></channel></rss>
