<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Senjata Api Ilegal Kebanyakan Rakitan Dalam Negeri</title><description>Polisi mengaku kesulitan menelusuri senjata ilegal yang beredar di  Jakarta. Pasalnya, peredaran senjata tersebut dilakukan secara diam-diam  dan menggunakan jalur tidak formal.</description><link>https://news.okezone.com/read/2012/01/31/338/566453/senjata-api-ilegal-kebanyakan-rakitan-dalam-negeri</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2012/01/31/338/566453/senjata-api-ilegal-kebanyakan-rakitan-dalam-negeri"/><item><title>Senjata Api Ilegal Kebanyakan Rakitan Dalam Negeri</title><link>https://news.okezone.com/read/2012/01/31/338/566453/senjata-api-ilegal-kebanyakan-rakitan-dalam-negeri</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2012/01/31/338/566453/senjata-api-ilegal-kebanyakan-rakitan-dalam-negeri</guid><pubDate>Selasa 31 Januari 2012 09:10 WIB</pubDate><dc:creator>Kemas Irawan Nurrachman</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/01/31/338/566453/rfozE6E6o2.jpg" expression="full" type="image/jpeg">ilustrasi senjata api, senjata api milik teroris (Foto: Heru H/okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/01/31/338/566453/rfozE6E6o2.jpg</image><title>ilustrasi senjata api, senjata api milik teroris (Foto: Heru H/okezone)</title></images><description>JAKARTA - Polisi mengaku kesulitan menelusuri senjata ilegal yang beredar di Jakarta. Pasalnya, peredaran senjata tersebut dilakukan secara diam-diam dan menggunakan jalur tidak formal.&amp;ldquo;Senjata api gelap baru bisa kita telusuri saat kita mengungkap dan menangkap suatu kejahatan, sehingga kita kesulitan untuk mengawasi keberadaan senjata api ilegal tersebut,&amp;rdquo; kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto saat dihubungi okezone di Jakarta, Selasa (31/1/2012).Saat ini, lanjut Rikwanto, sebanyak 60 persen dari 6.000-an senjata api ilegal yang ada di Jakarta. &amp;ldquo;Sisanya sebanyak 40 persen masih dalam proses penarikan,&amp;rdquo; tuturnya.Namun Rikwanto memastikan sisa senjata api yang beredar tersebut merupakan senjata bentuk gas. &amp;ldquo;Senjata itu biasa digunakan untuk perlindungan diri dan dalam tahap penarikan,&amp;rdquo; tuturnya.Sehingga, tambah Rikwanto, peredaran senjata legal tersebut tidak ada kaitannya dengan sejumlah kejahatan yang ada saat ini.&amp;ldquo;Yang digunakan oleh pelaku kejahatan merupakan senjata api ilegal. Kebanyakan senjata yang beredar tersebut merupakan rakitan buatan dalam negeri,&amp;rdquo; tandasnya.Sebelumnya polisi mengamankan anggota Front Betawi Rempug (FBR) yang membawa senjata api saat bentrok dengan ornmas lainnya di Menara Jamsostek, Jalan Gatot Subroto pada Sabtu pekan lalu.</description><content:encoded>JAKARTA - Polisi mengaku kesulitan menelusuri senjata ilegal yang beredar di Jakarta. Pasalnya, peredaran senjata tersebut dilakukan secara diam-diam dan menggunakan jalur tidak formal.&amp;ldquo;Senjata api gelap baru bisa kita telusuri saat kita mengungkap dan menangkap suatu kejahatan, sehingga kita kesulitan untuk mengawasi keberadaan senjata api ilegal tersebut,&amp;rdquo; kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto saat dihubungi okezone di Jakarta, Selasa (31/1/2012).Saat ini, lanjut Rikwanto, sebanyak 60 persen dari 6.000-an senjata api ilegal yang ada di Jakarta. &amp;ldquo;Sisanya sebanyak 40 persen masih dalam proses penarikan,&amp;rdquo; tuturnya.Namun Rikwanto memastikan sisa senjata api yang beredar tersebut merupakan senjata bentuk gas. &amp;ldquo;Senjata itu biasa digunakan untuk perlindungan diri dan dalam tahap penarikan,&amp;rdquo; tuturnya.Sehingga, tambah Rikwanto, peredaran senjata legal tersebut tidak ada kaitannya dengan sejumlah kejahatan yang ada saat ini.&amp;ldquo;Yang digunakan oleh pelaku kejahatan merupakan senjata api ilegal. Kebanyakan senjata yang beredar tersebut merupakan rakitan buatan dalam negeri,&amp;rdquo; tandasnya.Sebelumnya polisi mengamankan anggota Front Betawi Rempug (FBR) yang membawa senjata api saat bentrok dengan ornmas lainnya di Menara Jamsostek, Jalan Gatot Subroto pada Sabtu pekan lalu.</content:encoded></item></channel></rss>
