<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jelang Galungan, Denpasar Mulai Lengang</title><description>Sehari menjelang hari raya Galungan Rabu besok, Kota Denpasar yang  biasanya ramai mulai terlihat lengang, karena sebagian besar umat Hindu  kembali ke kampung halaman mereka.</description><link>https://news.okezone.com/read/2012/01/31/340/566890/jelang-galungan-denpasar-mulai-lengang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2012/01/31/340/566890/jelang-galungan-denpasar-mulai-lengang"/><item><title>Jelang Galungan, Denpasar Mulai Lengang</title><link>https://news.okezone.com/read/2012/01/31/340/566890/jelang-galungan-denpasar-mulai-lengang</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2012/01/31/340/566890/jelang-galungan-denpasar-mulai-lengang</guid><pubDate>Selasa 31 Januari 2012 17:03 WIB</pubDate><dc:creator>Rohmat</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/01/31/340/566890/w3dGYMAYiH.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi umat Hindu berdoa (foto: heru/okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/01/31/340/566890/w3dGYMAYiH.jpg</image><title>Ilustrasi umat Hindu berdoa (foto: heru/okezone)</title></images><description>DENPASAR- Sehari menjelang hari raya Galungan Rabu besok, Kota Denpasar yang biasanya ramai mulai terlihat lengang, karena sebagian besar umat Hindu kembali ke kampung halaman mereka.Pantauan di lapangan, beberapa ruas jalan protokol seperti Jalan Sudirman, Teuku Umar, Diponegoro, hingga kawasan Renon terlihat lengang. Tidak hanya kantor pemerintahan yang libur, pertokoan dan pusat bisnis juga tutup.&quot;Biasanya Hari Raya Galungan ini warga Hindu yang tinggal di Denpasar banyak yang mudik merayakan Galungan di kampung masing-masing,&quot; kata Ida Bagus Wiana, tokoh Hindu di Denpasar, Selasa (31/1/2012).Sama halnya dengan umat Islam yang merayakan Lebaran, umat Hindu yang berada di perantauan juga mudik. Sebagaimana terlihat banyaknya pemudik sepeda motor dari Denpasar menuju ke sejumlah daerah di Bali. Terminal Ubung juga terlihat padat dari biasanya karena banyaknya warga yang mudik menggunakan angkutan bus.Di pihak lain, Wiana menjelaskan, prosesi galungan yang disebut penampahan galungan,&amp;nbsp; sudah dimulai tadi pagi dengan pemotongan babi di banjar masing-masing. Tak heran jika saat ini umat Hindu tengah berpesta makan babi guling atau lawar di banjar dan rumah. &quot;Maknanya prosesi ini kita mengusir sifat-sifat buruk seperti&amp;nbsp; malas, banyak tidur dan lainnya,&quot; imbuhnya.Selain pesta babi, kemeriahan Hari Raya Galungan juga terlihat di semua sudut banjar yang dipasangi penjor yakni pohon bambu berhiaskan hasil bumi dan janur. Tradisi mudik saat hari Galungan diakui Pande Yudha seorang perantau asal Desa Nongan Kecamatan Rendang, Karangasem.&quot;Setiap galungan saya pulang kampung berkumpul keluarga dan teman-teman,&quot; katanya. Momen Galungan, selain untuk mengikuti kegiatan persembahyangan juga dimanfaatkan juga untuk bersilaturahmi mengunjungi kerabat.</description><content:encoded>DENPASAR- Sehari menjelang hari raya Galungan Rabu besok, Kota Denpasar yang biasanya ramai mulai terlihat lengang, karena sebagian besar umat Hindu kembali ke kampung halaman mereka.Pantauan di lapangan, beberapa ruas jalan protokol seperti Jalan Sudirman, Teuku Umar, Diponegoro, hingga kawasan Renon terlihat lengang. Tidak hanya kantor pemerintahan yang libur, pertokoan dan pusat bisnis juga tutup.&quot;Biasanya Hari Raya Galungan ini warga Hindu yang tinggal di Denpasar banyak yang mudik merayakan Galungan di kampung masing-masing,&quot; kata Ida Bagus Wiana, tokoh Hindu di Denpasar, Selasa (31/1/2012).Sama halnya dengan umat Islam yang merayakan Lebaran, umat Hindu yang berada di perantauan juga mudik. Sebagaimana terlihat banyaknya pemudik sepeda motor dari Denpasar menuju ke sejumlah daerah di Bali. Terminal Ubung juga terlihat padat dari biasanya karena banyaknya warga yang mudik menggunakan angkutan bus.Di pihak lain, Wiana menjelaskan, prosesi galungan yang disebut penampahan galungan,&amp;nbsp; sudah dimulai tadi pagi dengan pemotongan babi di banjar masing-masing. Tak heran jika saat ini umat Hindu tengah berpesta makan babi guling atau lawar di banjar dan rumah. &quot;Maknanya prosesi ini kita mengusir sifat-sifat buruk seperti&amp;nbsp; malas, banyak tidur dan lainnya,&quot; imbuhnya.Selain pesta babi, kemeriahan Hari Raya Galungan juga terlihat di semua sudut banjar yang dipasangi penjor yakni pohon bambu berhiaskan hasil bumi dan janur. Tradisi mudik saat hari Galungan diakui Pande Yudha seorang perantau asal Desa Nongan Kecamatan Rendang, Karangasem.&quot;Setiap galungan saya pulang kampung berkumpul keluarga dan teman-teman,&quot; katanya. Momen Galungan, selain untuk mengikuti kegiatan persembahyangan juga dimanfaatkan juga untuk bersilaturahmi mengunjungi kerabat.</content:encoded></item></channel></rss>
