<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Mabes Polri Klaim Situasi di Bima Sudah Kondusif</title><description>Upaya-upaya pengamanan sudah dilakukan secara konsisten dan  berkelanjutan dengan melaksanakan kegiatan-kegiatan preventif dan  pembinaan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2012/02/01/337/567644/mabes-polri-klaim-situasi-di-bima-sudah-kondusif</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2012/02/01/337/567644/mabes-polri-klaim-situasi-di-bima-sudah-kondusif"/><item><title>Mabes Polri Klaim Situasi di Bima Sudah Kondusif</title><link>https://news.okezone.com/read/2012/02/01/337/567644/mabes-polri-klaim-situasi-di-bima-sudah-kondusif</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2012/02/01/337/567644/mabes-polri-klaim-situasi-di-bima-sudah-kondusif</guid><pubDate>Rabu 01 Februari 2012 16:40 WIB</pubDate><dc:creator>Fiddy Anggriawan </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/02/01/337/567644/eetLzU7XLR.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: Dok Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/02/01/337/567644/eetLzU7XLR.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: Dok Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Paska insiden pembakaran kantor bupati, situasi di Bima sudah beranjak kondusif. Upaya-upaya pengamanan sudah dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan dengan melaksanakan kegiatan-kegiatan preventif dan pembinaan.Demikian disampaikan Brigjen Mochammad Taufik selaku Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Mabes Polri.&quot;Ada pertemuan dengan aparat kepolisian setempat dan baik yang yang ditunjuk oleh Kapolda maupun Kapolres Bima yang melibatkan berbagai macam elemen baik dari tokoh masyarakat maupun tokoh agama,&quot; ujar Taufik kepada wartawan, di gedung Mabes Polri, Rabu (1/2/2012).Selain itu, Taufik menjelaskan kegiatan-kegiatan dari instansi terkait juga sudah dilibatkan termasuk dalam hal ini sosialisasi tentang pencabutan surat keputusan bupati Bima No 188. Hal tersebut disinyalir&amp;nbsp; ada sebagian warga yang belum yakin tentang surat keputusan pencabutan tersebut. Oleh karena itu diperlukan upaya-upaya sosialisasi dari pihak yang berwenang.&quot;Untuk pembinaan masyarakat di wilayah Sape dan Langgudu juga tetap kita upayakan secara persuasif untuk mencegah adanya isu-isu tidak membuat situasi tidak lebih baik untuk memperkeruh suasana. Inilah yang kita cegah, karena mereka, melihat kenapa aparat keamanan kok masih, berjaga, padahal kegiatan itu dilakukan dalam upaya pengamanan pencegahan dan pengamanan jangan sampai ada kegiatan yang tidak kita harapkan,&quot; jelasnya.Jenderal Bintang Satu ini juga menjelaskan jika sampai saat ini tahanan yang sempat melarikan diri sudah ada 7 orang dan ini terjadi berkat imbauan yang dilakukan pimpinan Polri maupun Kapolda.&quot;Kita mengharapkan para tahanan yang keluar secara paksa itu menyerahkan diri, ya karena prosesnya ada yang sudah di-P21. Tentu dilakukan proses penyerahan yang bersangkutan kepada kejaksaan dan selanjutnya dilakukan proses persidangan. Kalau mereka bisa menyerahkan diri dengan kesadaran sendiri itu dapat mempercepat proses persidangan yang bersangkutan. Kalau di luar terus jelas akan memperlambat,&quot; simpulnya.Bagaiamanapun juga, Taufik melanjutkan kalau ada perbuatan pidana, maka penegakan hukum harus dilakukan. Kalau tidak, ini ada proses pembejalajaran kepada masyarakat bahwa tindakan-tindakan yang merupakan pelanggaran pidana itu dianggap benar oleh masyarakat.&quot;Jadi demikian konteksnya sampai hari ini situasi kondusif. Upaya preventif tetap ada, termasuk penempatan kekuatan dibeberapa tempat tertentu yang tetap kita jaga,&quot; tutupnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Paska insiden pembakaran kantor bupati, situasi di Bima sudah beranjak kondusif. Upaya-upaya pengamanan sudah dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan dengan melaksanakan kegiatan-kegiatan preventif dan pembinaan.Demikian disampaikan Brigjen Mochammad Taufik selaku Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Mabes Polri.&quot;Ada pertemuan dengan aparat kepolisian setempat dan baik yang yang ditunjuk oleh Kapolda maupun Kapolres Bima yang melibatkan berbagai macam elemen baik dari tokoh masyarakat maupun tokoh agama,&quot; ujar Taufik kepada wartawan, di gedung Mabes Polri, Rabu (1/2/2012).Selain itu, Taufik menjelaskan kegiatan-kegiatan dari instansi terkait juga sudah dilibatkan termasuk dalam hal ini sosialisasi tentang pencabutan surat keputusan bupati Bima No 188. Hal tersebut disinyalir&amp;nbsp; ada sebagian warga yang belum yakin tentang surat keputusan pencabutan tersebut. Oleh karena itu diperlukan upaya-upaya sosialisasi dari pihak yang berwenang.&quot;Untuk pembinaan masyarakat di wilayah Sape dan Langgudu juga tetap kita upayakan secara persuasif untuk mencegah adanya isu-isu tidak membuat situasi tidak lebih baik untuk memperkeruh suasana. Inilah yang kita cegah, karena mereka, melihat kenapa aparat keamanan kok masih, berjaga, padahal kegiatan itu dilakukan dalam upaya pengamanan pencegahan dan pengamanan jangan sampai ada kegiatan yang tidak kita harapkan,&quot; jelasnya.Jenderal Bintang Satu ini juga menjelaskan jika sampai saat ini tahanan yang sempat melarikan diri sudah ada 7 orang dan ini terjadi berkat imbauan yang dilakukan pimpinan Polri maupun Kapolda.&quot;Kita mengharapkan para tahanan yang keluar secara paksa itu menyerahkan diri, ya karena prosesnya ada yang sudah di-P21. Tentu dilakukan proses penyerahan yang bersangkutan kepada kejaksaan dan selanjutnya dilakukan proses persidangan. Kalau mereka bisa menyerahkan diri dengan kesadaran sendiri itu dapat mempercepat proses persidangan yang bersangkutan. Kalau di luar terus jelas akan memperlambat,&quot; simpulnya.Bagaiamanapun juga, Taufik melanjutkan kalau ada perbuatan pidana, maka penegakan hukum harus dilakukan. Kalau tidak, ini ada proses pembejalajaran kepada masyarakat bahwa tindakan-tindakan yang merupakan pelanggaran pidana itu dianggap benar oleh masyarakat.&quot;Jadi demikian konteksnya sampai hari ini situasi kondusif. Upaya preventif tetap ada, termasuk penempatan kekuatan dibeberapa tempat tertentu yang tetap kita jaga,&quot; tutupnya.</content:encoded></item></channel></rss>
