<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sepekan, Polrestabes Surabaya Tangkap 75 Penjahat</title><description>Menurut Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Coki Manurung, ratusan  penjahat ini ditangkap selama operasi sikat semeru 2012 dari 26 Polsek  Jajaran.</description><link>https://news.okezone.com/read/2012/02/01/340/567790/sepekan-polrestabes-surabaya-tangkap-75-penjahat</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2012/02/01/340/567790/sepekan-polrestabes-surabaya-tangkap-75-penjahat"/><item><title>Sepekan, Polrestabes Surabaya Tangkap 75 Penjahat</title><link>https://news.okezone.com/read/2012/02/01/340/567790/sepekan-polrestabes-surabaya-tangkap-75-penjahat</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2012/02/01/340/567790/sepekan-polrestabes-surabaya-tangkap-75-penjahat</guid><pubDate>Rabu 01 Februari 2012 19:01 WIB</pubDate><dc:creator>Nurul Arifin</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/02/01/340/567790/dTs7DFJhA3.jpg" expression="full" type="image/jpeg">(Foto: Nurul Arifin/Okezne)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/02/01/340/567790/dTs7DFJhA3.jpg</image><title>(Foto: Nurul Arifin/Okezne)</title></images><description>SURABAYA - Sebagai kota terbesar kedua setelah Jakarta, tingkat kriminal di wilayah Surabaya terbilang cukup tinggi. Bayangkan saja, dalam sepekan jajaran Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Surabaya telah menangkap 75 penjahat dari 54 kasus.
&amp;nbsp;
Menurut Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Coki Manurung, ratusan penjahat ini ditangkap selama operasi sikat semeru 2012 dari 26 Polsek Jajaran. &quot;Tren kejahatan memang ada peningkatan, makanya kita lakukan operasi-operasi khusus seperti ini,&quot; kata Coki kepada Wartawan di Mapolrestabes, Jalan Taman Sikatan, Surabaya, Rabu (1/2/2012).
&amp;nbsp;
Ia merinci, dari 54 kasus itu terdiri dari Curat (36 Kasus) dengan tersangka 47 orang, Curas (7 Kasus) dengan tersangka 13 Orang, Curanmor (11 Kasus) dengan tersangka 15 orang.
&amp;nbsp;
&quot;Kejahatan yang paling mendominasi adalah pencurian dengan pemberatan atau Curat,&quot; tambahnya. Dari kasus-kasus itu, korps beseragam coklat ini berhasli menyita 28 jenis barang bukti diantaranya, Laptop, Sepada motor dan sejumlah jam tangan.
&amp;nbsp;
Coki juga mengatakan, pengungkapan kasus dari tanggal 26 Januari hingga 1 Februari itu ada peningkatan indeks kriminal. &quot;Ada peningkatan 2 persen dibanding tahun lalu. Kejadian menurun tapi jumlah penangkapan meningkat,&quot; tukasnya.</description><content:encoded>SURABAYA - Sebagai kota terbesar kedua setelah Jakarta, tingkat kriminal di wilayah Surabaya terbilang cukup tinggi. Bayangkan saja, dalam sepekan jajaran Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Surabaya telah menangkap 75 penjahat dari 54 kasus.
&amp;nbsp;
Menurut Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Coki Manurung, ratusan penjahat ini ditangkap selama operasi sikat semeru 2012 dari 26 Polsek Jajaran. &quot;Tren kejahatan memang ada peningkatan, makanya kita lakukan operasi-operasi khusus seperti ini,&quot; kata Coki kepada Wartawan di Mapolrestabes, Jalan Taman Sikatan, Surabaya, Rabu (1/2/2012).
&amp;nbsp;
Ia merinci, dari 54 kasus itu terdiri dari Curat (36 Kasus) dengan tersangka 47 orang, Curas (7 Kasus) dengan tersangka 13 Orang, Curanmor (11 Kasus) dengan tersangka 15 orang.
&amp;nbsp;
&quot;Kejahatan yang paling mendominasi adalah pencurian dengan pemberatan atau Curat,&quot; tambahnya. Dari kasus-kasus itu, korps beseragam coklat ini berhasli menyita 28 jenis barang bukti diantaranya, Laptop, Sepada motor dan sejumlah jam tangan.
&amp;nbsp;
Coki juga mengatakan, pengungkapan kasus dari tanggal 26 Januari hingga 1 Februari itu ada peningkatan indeks kriminal. &quot;Ada peningkatan 2 persen dibanding tahun lalu. Kejadian menurun tapi jumlah penangkapan meningkat,&quot; tukasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
