<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Diculik, Bocah Tujuh Tahun Menangis di Kantor Polisi</title><description>Seorang bocah yang baru duduk di bangku kelas satu Sekolah Dasar (SD) Kota Kendari menjadi korban penculikan. Selain diculik, pelaku juga  mengambil seluruh perhiasan bocah berusia tujuh tahun tersebut.</description><link>https://news.okezone.com/read/2012/02/03/337/568641/diculik-bocah-tujuh-tahun-menangis-di-kantor-polisi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2012/02/03/337/568641/diculik-bocah-tujuh-tahun-menangis-di-kantor-polisi"/><item><title>Diculik, Bocah Tujuh Tahun Menangis di Kantor Polisi</title><link>https://news.okezone.com/read/2012/02/03/337/568641/diculik-bocah-tujuh-tahun-menangis-di-kantor-polisi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2012/02/03/337/568641/diculik-bocah-tujuh-tahun-menangis-di-kantor-polisi</guid><pubDate>Jum'at 03 Februari 2012 02:18 WIB</pubDate><dc:creator>Ahmad Nizar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/02/03/337/568641/JQWVx28efu.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: Agung/okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/02/03/337/568641/JQWVx28efu.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: Agung/okezone)</title></images><description>MAKASSAR - Bagi para orangtua, tak ada salahnya untuk memperhatikan anak. Pasalnya seorang bocah yang baru duduk di bangku kelas satu Sekolah Dasar (SD) Kota Kendari menjadi korban penculikan. Selain diculik, pelaku juga mengambil seluruh perhiasan bocah berusia tujuh tahun tersebut.Nasib nahas menimpa Hilda siswi kelas satu SD Negeri Satu Kendari, Kamis (2/2/2012).Penculikan tersebut, berawal saat Hilda pulang sekolah. Saat menunggu, Hilda tiba-tiba didatangi seorang pria tak dikenal yang mengaku disuruh menjemputnya oleh orangtua.Tanpa curiga, Hilda langsung naik ke motor pelaku dan dibawa ke sebuah objek wisata pantai. Di lokasi tersebut, para pelaku menjalankan aksinya dengan menggasak&amp;nbsp;perhiasan anting milik korban. Hilda sama sekali tak curiga, lantaran pelaku menjanjikan jika perhiasan tersebut akan diganti dengan yang baru.Setelah perhiasan digasak, korban dibawa keluar dari objek pantai wisata tersebut kemudian diturunkan di depan rumah warga sekitar lokasi kejadian.Beruntung warga setempat langsung menemukan Hilda dan mengantar kembali ke sekolahnya. Meski korban Hilda bisa kembali ke rumah dengan selamat dan tidak mengalami kekerasan fisik, namun kejadian ini membuat trauma mendalam bagi Hilda maupun keluarganya.Di hadapan petugas kepolisian, Hilda tak henti-hentinya menangis saat menceritakan kembali musibah yang baru saja menimpa dirinya. Hingga saat ini, pihak Kepolisian sektor Mandonga Kota Kendari masih melakukan pengejaran pelaku. (kyw)</description><content:encoded>MAKASSAR - Bagi para orangtua, tak ada salahnya untuk memperhatikan anak. Pasalnya seorang bocah yang baru duduk di bangku kelas satu Sekolah Dasar (SD) Kota Kendari menjadi korban penculikan. Selain diculik, pelaku juga mengambil seluruh perhiasan bocah berusia tujuh tahun tersebut.Nasib nahas menimpa Hilda siswi kelas satu SD Negeri Satu Kendari, Kamis (2/2/2012).Penculikan tersebut, berawal saat Hilda pulang sekolah. Saat menunggu, Hilda tiba-tiba didatangi seorang pria tak dikenal yang mengaku disuruh menjemputnya oleh orangtua.Tanpa curiga, Hilda langsung naik ke motor pelaku dan dibawa ke sebuah objek wisata pantai. Di lokasi tersebut, para pelaku menjalankan aksinya dengan menggasak&amp;nbsp;perhiasan anting milik korban. Hilda sama sekali tak curiga, lantaran pelaku menjanjikan jika perhiasan tersebut akan diganti dengan yang baru.Setelah perhiasan digasak, korban dibawa keluar dari objek pantai wisata tersebut kemudian diturunkan di depan rumah warga sekitar lokasi kejadian.Beruntung warga setempat langsung menemukan Hilda dan mengantar kembali ke sekolahnya. Meski korban Hilda bisa kembali ke rumah dengan selamat dan tidak mengalami kekerasan fisik, namun kejadian ini membuat trauma mendalam bagi Hilda maupun keluarganya.Di hadapan petugas kepolisian, Hilda tak henti-hentinya menangis saat menceritakan kembali musibah yang baru saja menimpa dirinya. Hingga saat ini, pihak Kepolisian sektor Mandonga Kota Kendari masih melakukan pengejaran pelaku. (kyw)</content:encoded></item></channel></rss>
