<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Warga Depok Temukan Mayat Wanita Ngambang di Kali </title><description>Warga Jalan Kali Licin RT 003/013 Kelurahan Pancoran Mas, Kecamatan  Pancoran Mas, Depok,&amp;nbsp; dihebohkan dengan penemuan mayat wanita. Mayat  tersebut diduga berusia 35 tahun ditemukan tewas mengambang di Kali  Licin.</description><link>https://news.okezone.com/read/2012/02/03/338/568895/warga-depok-temukan-mayat-wanita-ngambang-di-kali</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2012/02/03/338/568895/warga-depok-temukan-mayat-wanita-ngambang-di-kali"/><item><title>Warga Depok Temukan Mayat Wanita Ngambang di Kali </title><link>https://news.okezone.com/read/2012/02/03/338/568895/warga-depok-temukan-mayat-wanita-ngambang-di-kali</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2012/02/03/338/568895/warga-depok-temukan-mayat-wanita-ngambang-di-kali</guid><pubDate>Jum'at 03 Februari 2012 13:07 WIB</pubDate><dc:creator>Marieska Harya Virdhani</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/02/03/338/568895/BTWHclNJUr.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/02/03/338/568895/BTWHclNJUr.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: okezone)</title></images><description>DEPOK&amp;ndash; Warga Jalan Kali Licin RT 003/013 Kelurahan Pancoran Mas, Kecamatan Pancoran Mas, Depok,&amp;nbsp; dihebohkan dengan penemuan mayat wanita. Mayat tersebut diduga berusia 35 tahun ditemukan tewas mengambang di Kali Licin.Kejadian berawal saat seorang warga menemukan mayat wanita tersebut sekira pukul 06.00 WIB pagi tadi. Kemudian petugas reskrim Polsek Pancoran Mas Depok pun mendatangi lokasi.Kasie Humas Polsek Pancoran Mas Aiptu Suharto menuturkan, mayat wanita tersebut ditemukan tanpa identitas. Namun, mayat tersebut masih memakai pakaian lengkap, jaket dan sepatu.&amp;ldquo;Korban pakai celana cokelat muda, sepatu cokelat muda, kaos putih bercorak, jaket warna hitam campur biru,&amp;rdquo; katanya kepada wartawan, Jumat (3/2/2012).Namun, pada mayat tersebut diduga terdapat luka bekas cekikan di bagian leher. Diduga, korban dibuang ke kali oleh seseorang.&amp;ldquo;Kemungkinan banyak, mayatnya masih baru karena belum ada lalat, ditemukan dalam keadaan telentang di dekat pusaran air, bisa juga terjatuh, ada jeratan diduga cekikan di lehernya,&amp;rdquo; jelasnya.Hingga kini, polisi masih menunggu hasil autopsi terhadap jenazah tersebut. Jenazah selanjutnya dibawa ke RS Polri Kramat Jati.&amp;nbsp;&amp;nbsp; </description><content:encoded>DEPOK&amp;ndash; Warga Jalan Kali Licin RT 003/013 Kelurahan Pancoran Mas, Kecamatan Pancoran Mas, Depok,&amp;nbsp; dihebohkan dengan penemuan mayat wanita. Mayat tersebut diduga berusia 35 tahun ditemukan tewas mengambang di Kali Licin.Kejadian berawal saat seorang warga menemukan mayat wanita tersebut sekira pukul 06.00 WIB pagi tadi. Kemudian petugas reskrim Polsek Pancoran Mas Depok pun mendatangi lokasi.Kasie Humas Polsek Pancoran Mas Aiptu Suharto menuturkan, mayat wanita tersebut ditemukan tanpa identitas. Namun, mayat tersebut masih memakai pakaian lengkap, jaket dan sepatu.&amp;ldquo;Korban pakai celana cokelat muda, sepatu cokelat muda, kaos putih bercorak, jaket warna hitam campur biru,&amp;rdquo; katanya kepada wartawan, Jumat (3/2/2012).Namun, pada mayat tersebut diduga terdapat luka bekas cekikan di bagian leher. Diduga, korban dibuang ke kali oleh seseorang.&amp;ldquo;Kemungkinan banyak, mayatnya masih baru karena belum ada lalat, ditemukan dalam keadaan telentang di dekat pusaran air, bisa juga terjatuh, ada jeratan diduga cekikan di lehernya,&amp;rdquo; jelasnya.Hingga kini, polisi masih menunggu hasil autopsi terhadap jenazah tersebut. Jenazah selanjutnya dibawa ke RS Polri Kramat Jati.&amp;nbsp;&amp;nbsp; </content:encoded></item></channel></rss>
