<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Muhammadiyah: GKI Yasmin Bukan Persoalan Antar Umat</title><description>Dalam kaitan ini baik pemerintah daerah maupun pemerintah pusat masih belum berhasil memberikan solusi.</description><link>https://news.okezone.com/read/2012/02/05/338/569768/muhammadiyah-gki-yasmin-bukan-persoalan-antar-umat</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2012/02/05/338/569768/muhammadiyah-gki-yasmin-bukan-persoalan-antar-umat"/><item><title>Muhammadiyah: GKI Yasmin Bukan Persoalan Antar Umat</title><link>https://news.okezone.com/read/2012/02/05/338/569768/muhammadiyah-gki-yasmin-bukan-persoalan-antar-umat</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2012/02/05/338/569768/muhammadiyah-gki-yasmin-bukan-persoalan-antar-umat</guid><pubDate>Minggu 05 Februari 2012 12:26 WIB</pubDate><dc:creator>Tegar Arief Fadly</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/02/05/338/569768/JXeQPPCxcn.jpg" expression="full" type="image/jpeg">(Foto: Rizki Diputra/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/02/05/338/569768/JXeQPPCxcn.jpg</image><title>(Foto: Rizki Diputra/Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Sengketa jemaat GKI Yasmin dengan sejumlah warga Bogor, Jawa Barat, hingga kini terus berlangsung. Dalam kaitan ini baik pemerintah daerah maupun pemerintah pusat masih belum berhasil memberikan solusi.
&amp;nbsp;
Menyikapi hal ini Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah, Saleh P Daulay menyatakan persoalan GKI Yasmin bukanlah masalah antarumat beragama. Karena itu pihaknya memutuskan tidak ikut campur.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Soal GKI Yasmin, beberapa elemen agama tak terlibat karena itu tugasnya pemerintah untuk menyelesaikan, kalau tidak, maka masalah ada di pemerintah, bukan antar umat beragama,&amp;rdquo; ujarnya dalam Sarasehan Pemuda Lintas Agama di PP Muhammadiyah, Jakarta, Minggu (5/2/2012).
&amp;nbsp;
Sengketa GKI Yasmin dipicu persoalan Izin Mendirikan Bangunan (IMB). Perwakilan GKI Yasmin, Jayadi Damanik beberapa waktu lalu menjelaskan bahwa pihaknya masih diusir oleh Wali Kota Bogor bila hendak melakukan ibadah.
&amp;nbsp;
Padahal jika merujuk Surat Keputusan Bersama Mendagri dan Menag, seluruh tahap sengketa pembangunan gedung ibadah sudah dilewati; dari tahap musyawarah, mediasi, hingga pengadilan. &quot;Dan keputusan sudah final, MA memenangkan kami. Itu final dan harus dilaksanakan. Kenapa Pak Wali Kota tetap tak mau ikuti itu? Bagi kami ini sangat aneh,&quot; tandasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Sengketa jemaat GKI Yasmin dengan sejumlah warga Bogor, Jawa Barat, hingga kini terus berlangsung. Dalam kaitan ini baik pemerintah daerah maupun pemerintah pusat masih belum berhasil memberikan solusi.
&amp;nbsp;
Menyikapi hal ini Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah, Saleh P Daulay menyatakan persoalan GKI Yasmin bukanlah masalah antarumat beragama. Karena itu pihaknya memutuskan tidak ikut campur.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Soal GKI Yasmin, beberapa elemen agama tak terlibat karena itu tugasnya pemerintah untuk menyelesaikan, kalau tidak, maka masalah ada di pemerintah, bukan antar umat beragama,&amp;rdquo; ujarnya dalam Sarasehan Pemuda Lintas Agama di PP Muhammadiyah, Jakarta, Minggu (5/2/2012).
&amp;nbsp;
Sengketa GKI Yasmin dipicu persoalan Izin Mendirikan Bangunan (IMB). Perwakilan GKI Yasmin, Jayadi Damanik beberapa waktu lalu menjelaskan bahwa pihaknya masih diusir oleh Wali Kota Bogor bila hendak melakukan ibadah.
&amp;nbsp;
Padahal jika merujuk Surat Keputusan Bersama Mendagri dan Menag, seluruh tahap sengketa pembangunan gedung ibadah sudah dilewati; dari tahap musyawarah, mediasi, hingga pengadilan. &quot;Dan keputusan sudah final, MA memenangkan kami. Itu final dan harus dilaksanakan. Kenapa Pak Wali Kota tetap tak mau ikuti itu? Bagi kami ini sangat aneh,&quot; tandasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
