<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kebijakan Pembangunan Indonesia Masih Jangka Pendek</title><description>Padahal, Indonesia membutuhkan program yang bersifat jangka panjang dan berkesinambungan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2012/02/06/337/570504/kebijakan-pembangunan-indonesia-masih-jangka-pendek</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2012/02/06/337/570504/kebijakan-pembangunan-indonesia-masih-jangka-pendek"/><item><title>Kebijakan Pembangunan Indonesia Masih Jangka Pendek</title><link>https://news.okezone.com/read/2012/02/06/337/570504/kebijakan-pembangunan-indonesia-masih-jangka-pendek</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2012/02/06/337/570504/kebijakan-pembangunan-indonesia-masih-jangka-pendek</guid><pubDate>Senin 06 Februari 2012 17:23 WIB</pubDate><dc:creator>muh sahlan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/02/06/337/570504/spKqanohwu.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: Dok Google)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/02/06/337/570504/spKqanohwu.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: Dok Google)</title></images><description>JAKARTA - Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta Wilayah Jakarta menilai program pembangunan nasional saat ini masih bersifat jangka pendek. Padahal, Indonesia membutuhkan program yang bersifat jangka panjang dan berkesinambungan.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Dalam tataran kebijakan, paradigma penataan hukum, ekonomi, dan politik lebih banyak berdimensi waktu pendek atau sesaat. Visi kepemimpinan seolah hanya dibatasi rentang waktu sesuai dengan usia kepemimpinan politik, baik di tingkat pusat maupun daerah,&amp;rdquo; ujar Koordinator IKA UII Yogyakarta Wilayah Jakarta, Nur Wahyudi kepada wartawan di Jakarta, Senin (6/2/2012).
&amp;nbsp;
Nur Wahyudi menambahkan, kompleksitas permasalahan yang dihadapi Indonesia sesungguhnya memerlukan keterpaduan kebijakan di bidang politik, ekonomi, dan hukum yang efektif. Dibutuhkan kebijakan pembangunan yang berkesinambungan dan dilaksanakan konsisten dari waktu ke waktu.
&amp;nbsp;
Atas keprihatian itu, Nur Wahyudi mengatakan, IKA UII Yogyakarta Wilayah Jakarta akan menggelar seminar bertajuk Kondisi Politik, Ekonomi, dan Hukum bagi Pembangunan yang Inklusif dan Berkesinambungan di Jakarta pada Kamis 9 Februari mendatang.
&amp;nbsp;
Seminar ini menghadirkan Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie, Rektor UII Yogyakarta Edy Suandi Hamid, ekonom dan Ketua DPP PAN Didik J Rachbini, Sekretaris Komite Ekonomi Nasional Aviliani, dan Hakim Agung Artidjo Alkostar.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Hasil seminar ini nantinya diharapkan akan menghasilkan berbagai sumbang saran, pemikiran yang penting buat masyarakat dan bangsa kita ke depan,&amp;rdquo; katanya.</description><content:encoded>JAKARTA - Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta Wilayah Jakarta menilai program pembangunan nasional saat ini masih bersifat jangka pendek. Padahal, Indonesia membutuhkan program yang bersifat jangka panjang dan berkesinambungan.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Dalam tataran kebijakan, paradigma penataan hukum, ekonomi, dan politik lebih banyak berdimensi waktu pendek atau sesaat. Visi kepemimpinan seolah hanya dibatasi rentang waktu sesuai dengan usia kepemimpinan politik, baik di tingkat pusat maupun daerah,&amp;rdquo; ujar Koordinator IKA UII Yogyakarta Wilayah Jakarta, Nur Wahyudi kepada wartawan di Jakarta, Senin (6/2/2012).
&amp;nbsp;
Nur Wahyudi menambahkan, kompleksitas permasalahan yang dihadapi Indonesia sesungguhnya memerlukan keterpaduan kebijakan di bidang politik, ekonomi, dan hukum yang efektif. Dibutuhkan kebijakan pembangunan yang berkesinambungan dan dilaksanakan konsisten dari waktu ke waktu.
&amp;nbsp;
Atas keprihatian itu, Nur Wahyudi mengatakan, IKA UII Yogyakarta Wilayah Jakarta akan menggelar seminar bertajuk Kondisi Politik, Ekonomi, dan Hukum bagi Pembangunan yang Inklusif dan Berkesinambungan di Jakarta pada Kamis 9 Februari mendatang.
&amp;nbsp;
Seminar ini menghadirkan Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie, Rektor UII Yogyakarta Edy Suandi Hamid, ekonom dan Ketua DPP PAN Didik J Rachbini, Sekretaris Komite Ekonomi Nasional Aviliani, dan Hakim Agung Artidjo Alkostar.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Hasil seminar ini nantinya diharapkan akan menghasilkan berbagai sumbang saran, pemikiran yang penting buat masyarakat dan bangsa kita ke depan,&amp;rdquo; katanya.</content:encoded></item></channel></rss>
