<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jero Wacik: Tak Ada Rekomendasi Bersih-Bersih Kader</title><description>Kata Jero, berkumpulnya para pendiri partai di Cikeas pada Minggu, 5  Desember lalu guna mengembalikan idealisme kader ke jalan yang benar.</description><link>https://news.okezone.com/read/2012/02/08/339/571760/jero-wacik-tak-ada-rekomendasi-bersih-bersih-kader</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2012/02/08/339/571760/jero-wacik-tak-ada-rekomendasi-bersih-bersih-kader"/><item><title>Jero Wacik: Tak Ada Rekomendasi Bersih-Bersih Kader</title><link>https://news.okezone.com/read/2012/02/08/339/571760/jero-wacik-tak-ada-rekomendasi-bersih-bersih-kader</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2012/02/08/339/571760/jero-wacik-tak-ada-rekomendasi-bersih-bersih-kader</guid><pubDate>Rabu 08 Februari 2012 12:40 WIB</pubDate><dc:creator>Susi Fatimah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/02/08/339/571760/5U3GVYqrsk.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Jero Wacik (Foto: Koran SI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/02/08/339/571760/5U3GVYqrsk.jpg</image><title>Jero Wacik (Foto: Koran SI)</title></images><description>JAKARTA - Anggota Dewan Kehormatan Partai Demokrat Jero Wacik menegaskan tidak ada rekomendasi dari para pendiri partai untuk upaya bersih-bersih partai dari kader yang bermasalah.
&amp;nbsp;
&quot;Ya tidak ada rekomendasi membersihkan, emangnya sapu,&quot; ujar Jero sebelum mengikuti rapat kabinet di Kantor Presiden Jalan Medan Merdeka Utara, Rabu (8/1/2012).
&amp;nbsp;
Kata Jero, berkumpulnya para pendiri partai di Cikeas pada Minggu, 5 Desember lalu guna mengembalikan idealisme kader ke jalan yang benar seperti pada awal berdirinya Demokrat. &quot;Ini untuk kembali ke idealisme yang baik, jadi yang sudah melenceng sedikit mbok ya masuk ke jalan yang benar,&quot; tutur Menteri ESDM ini.
&amp;nbsp;
Jero menjelaskan para pendiri Partai Demokrat di tahun 2001 berkiprah hanya bermodalkan idealisme yang tinggi tanpa memiliki uang yang banyak dalam membesarkan partai.
&amp;nbsp;
&quot;Kita partai baru, kita partai yang tidak dianggap dulu, partai yang belum dianggap tapi karakter idealismenya sangat tinggi, hampir semua orang yang masuk Demokrat pada tahun-tahun itu modalnya hanya idealisme bagaimana membangun diri sebaik-baiknya,&quot; paparnya.
&amp;nbsp;
Namun, setelah menang pemilihan umum (pemilu) di tahun 2004 dan 2009, lalu kemudian mulai muncul satu per satu kader yang bermasalah. &quot;Ini membuat resah para pendiri, kok jadinya begini partai kita, kok jadi ada orang-orang begini, itu sebetulnya yang mereka risaukan. Terus mereka mau mengajak mari kita kembali ke idealisme yang awal, dulu kita partai yang idealis, yang sangat memikirkan rakyat,&quot; katanya.
&amp;nbsp;
Oleh karenanya, sambung Jero, ada semacam rekomendasi untuk mengajak, mengimbau agar kader Demokrat menjaga nama baik partai. &quot;Jangan ngumpulin duit yang enggak karuan,&quot; tutupnya.
&amp;nbsp;
Sementara menurut Syarif Hasan sebagai salah satu anggota Dewan Pembina Partai Demokrat menilai wajar adanya pertemuan para pendiri partai. &quot;Itu hanya keprihatinan, hanya sharing bersama, wajar dong pejuang-pejuang yang dulu melihat kondisi yang begini terus ingin memberikan sesuatu lagi, partisipasi kepada partai. Itu hal yang wajar, bahkan itu hal yang bagus, jadi mereka tidak lepas begitu saja,&quot; tandasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Anggota Dewan Kehormatan Partai Demokrat Jero Wacik menegaskan tidak ada rekomendasi dari para pendiri partai untuk upaya bersih-bersih partai dari kader yang bermasalah.
&amp;nbsp;
&quot;Ya tidak ada rekomendasi membersihkan, emangnya sapu,&quot; ujar Jero sebelum mengikuti rapat kabinet di Kantor Presiden Jalan Medan Merdeka Utara, Rabu (8/1/2012).
&amp;nbsp;
Kata Jero, berkumpulnya para pendiri partai di Cikeas pada Minggu, 5 Desember lalu guna mengembalikan idealisme kader ke jalan yang benar seperti pada awal berdirinya Demokrat. &quot;Ini untuk kembali ke idealisme yang baik, jadi yang sudah melenceng sedikit mbok ya masuk ke jalan yang benar,&quot; tutur Menteri ESDM ini.
&amp;nbsp;
Jero menjelaskan para pendiri Partai Demokrat di tahun 2001 berkiprah hanya bermodalkan idealisme yang tinggi tanpa memiliki uang yang banyak dalam membesarkan partai.
&amp;nbsp;
&quot;Kita partai baru, kita partai yang tidak dianggap dulu, partai yang belum dianggap tapi karakter idealismenya sangat tinggi, hampir semua orang yang masuk Demokrat pada tahun-tahun itu modalnya hanya idealisme bagaimana membangun diri sebaik-baiknya,&quot; paparnya.
&amp;nbsp;
Namun, setelah menang pemilihan umum (pemilu) di tahun 2004 dan 2009, lalu kemudian mulai muncul satu per satu kader yang bermasalah. &quot;Ini membuat resah para pendiri, kok jadinya begini partai kita, kok jadi ada orang-orang begini, itu sebetulnya yang mereka risaukan. Terus mereka mau mengajak mari kita kembali ke idealisme yang awal, dulu kita partai yang idealis, yang sangat memikirkan rakyat,&quot; katanya.
&amp;nbsp;
Oleh karenanya, sambung Jero, ada semacam rekomendasi untuk mengajak, mengimbau agar kader Demokrat menjaga nama baik partai. &quot;Jangan ngumpulin duit yang enggak karuan,&quot; tutupnya.
&amp;nbsp;
Sementara menurut Syarif Hasan sebagai salah satu anggota Dewan Pembina Partai Demokrat menilai wajar adanya pertemuan para pendiri partai. &quot;Itu hanya keprihatinan, hanya sharing bersama, wajar dong pejuang-pejuang yang dulu melihat kondisi yang begini terus ingin memberikan sesuatu lagi, partisipasi kepada partai. Itu hal yang wajar, bahkan itu hal yang bagus, jadi mereka tidak lepas begitu saja,&quot; tandasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
